Waspada Modus Penipuan Berkedok Arisan Online

Wednesday, 29 September 21 Venue

Modus penipuan berkedok arisan online marak terjadi di tengah masyarakat. Hanya bermodalkan ponsel pintar, banyak orang jahat yang menggunakan arisan online menjadi modus baru penipuan.

“Oleh karena itu, kita perlu waspada dengan modus penipuan ini,” kata Jatmiko Fitri Hamzah, Tim Owner IT Building at CV. Lestari Ilmu Digital Text & Ketua Relawan TIK Magetan, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (28/9/2021).

BACA JUGA:   Peran Orangtua Mengajarkan Keamanan Internet Pada Anak

Menurut dia, biasanya pelaku yang melakukan modus arisan online ini mengincar ibu-ibu sebagai korban kejahatannya. “Namun bisa jadi Anda juga menjadi salah satu korban dari modus penipuan berkedok arisan online ini,” kata Jatmiko.

Dia mengatakan, terdapat langkah modus yang dilakukan para penipu arisan online, yaitu:

  • Membuat grup chat di media sosial untuk mengajak orang-orang ikut arisan online.
  • Mengirim pesan secara pribadi dan memaksa ikut arisan tersebut.
  • Mengajak banyak orang bergabung, bahkan orang yang tidak dikenal sekalipun.
  • Memberikan testimoni palsu yang menggiurkan.
  • Biasanya memutar uang arisan satu dengan lainnya untuk menutup lubang.
BACA JUGA:   Dua Kunci Penting Netiket

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).