BerandaNewsBima Arya Tata Bogor demi Kebun Raya Bogor

Bima Arya Tata Bogor demi Kebun Raya Bogor

Published on

spot_img

Pentahelix menjadi konsep yang terus digaungkan oleh pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata. Bahkan, pentahelix ini telah dituangkan dalam Peraturan Menteri (Permen) Pariwisata Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 yang berisikan Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan bahwa untuk menciptakan orkestrasi dan memastikan kualitas aktivitas, fasilitas, pelayanan, dan untuk menciptakan pengalaman dan nilai manfaat kepariwisataan agar memberikan keuntungan dan manfaat pada masyarakat dan lingkungan, maka diperlukan pendorong sistem kepariwisataan melalui optimalisasi peran bisnis, pemerintah, komunitas, akademisi, dan media.

BACA JUGA:  Industri Gim dan Film Tumbuh Kuat di Indonesia

Salah satu implementasi dari konsep pentahelix adalah kemitraan antara LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dengan PT Mitra Natura Raya untuk mendukung tugas fungsi kebun raya dalam riset dan penyelamatan dari jenis tumbuhan di Indonesia melalui konservasi ex situ agar bisa dikelola secara lebih baik serta untuk mendukung fungsi pelayanan publik. Tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk memperkuat fungsi kebun raya, yaitu fungsi konservasi, pendidikan lingkungan, dan wisata yang berbasis edukasi dan konservasi.

BACA JUGA:  Bluebird Group Berikan Vaksinasi di Bali dan Lombok

Selain itu, LIPI dan PT Mitra Natura Raya juga bekerja sama dengan unsur pemerintahan, yakni Pemkot Bogor, dalam mengelola Kebun Raya Bogor.

Bima Arya, Wali Kota Bogor, mengatakan, “Ini yang selalu dipesankan oleh Presiden, sebuah implementasi dari konsep pentahelix, yaitu bermitra berkolaborasi. Ini sempurna, ada unsur pemerintah, akademisi, korporasi/swasta, media, dan komunitas.”  

Bima Arya menjelaskan, “Kebun raya akan digarap dengan konsep pentahelix, ada swastanya dengan sentuhan profesional, teman-teman media yang akan mengekspos, lalu teman-teman komunitas yang menjaga secara bersama-sama, di antaranya komunitas lingkungan, komunitas peduli Ciliwung, dan pemerintah kota yang menyiapkan regulasi dan intervensi fisik.”

BACA JUGA:  Perlukah Sertifikasi CHSE Bagi Industri MICE?

Menurut Bima Arya, untuk mendukung kemitraan tersebut, Pemkot akan menyelaraskan pembangunan di seputar Kebun Raya Bogor, seperti menyiapkan jalur hijau, pedestrian, kebersihan, dan penataan DAS Ciliwung.

“Sekarang ini yang paling penting adalah diatur traffic orang maupun kendaraan. Kita berharap ke depan tidak ada kendaraan masuk ke sini supaya konservasi betul-betul terjaga secara maksimal. Pemkot akan membangun lahan parkir di area pasar Bogor sekarang, mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana,” ujar Bima.

Archipelago Hotels Beri Diskon 25 Persen Selama November 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Di tengah kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana...

The Ritz-Carlton Bali Mendapatkan Kunci Emas

Bali, Venuemagz.com -- The Ritz-Carlton, Bali resmi meraih sertifikasi Green Key, sebuah standar internasional...

AFECA Asia MICE Youth Challenge 2026 Akan Digelar di Xiamen

Singapura, Venuemagz.com – Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) mengumumkan penyelenggaraan AFECA...

Sky Garden Novotel Living Singapore Orchard, Venue Unik Baru di Singapura

Singapura, Venuemagz.com — Novotel Living Singapore Orchard baru saja membuka Sky Garden pada 1...

Archipelago Hotels Beri Diskon 25 Persen Selama November 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Di tengah kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana...

The Ritz-Carlton Bali Mendapatkan Kunci Emas

Bali, Venuemagz.com -- The Ritz-Carlton, Bali resmi meraih sertifikasi Green Key, sebuah standar internasional...

AFECA Asia MICE Youth Challenge 2026 Akan Digelar di Xiamen

Singapura, Venuemagz.com – Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) mengumumkan penyelenggaraan AFECA...