BerandaHotelColliers Indonesia Sebut Okupansi Hotel Mudah Diprediksi

Colliers Indonesia Sebut Okupansi Hotel Mudah Diprediksi

Published on

spot_img

Adanya penurunan kasus Covid-19 di Indonesia membuat bisnis perhotelan kian meningkat, khususnya di Jakarta. Berdasarkan data dari Colliers Indonesia, tingkat hunian (okupansi) hotel sudah mulai membaik sejak Desember 2021 dan berlanjut pada Januari 2022.

Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi lantaran adanya pelonggaran kebijakan pemerintah terkait kasus pandemi saat ini. Dengan demikian, masyarakat mulai melakukan perjalanan dan bisnis perhotelan mulai ada pergerakan ke arah yang positif.

BACA JUGA:  Kembangkan MICE, Macau Beri Insentif

“Akhir tahun lalu juga pemerintah memiliki spending cukup tinggi untuk melakukan kegiatan di hotel, jadinya, okupansi hotel di Jakarta cukup penuh. Ditambah lagi dengan kegiatan self karantina untuk orang-orang yang baru sampai dari luar negeri. Itu semua masih terbawa hingga Januari 2022,” jelas Ferry.

Meskipun sempat mengalami peningkatan, okupansi hotel kembali menurun pada Februari 2022 dan terus melemah saat Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut terjadi karena memasuki masa low season, khususnya bagi hotel komersial. Bahkan, menurut Ferry, kondisi tersebut sering terjadi di waktu yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  Strategi RedDoorz Untuk Meningkatkan Bisnis di 2022

“Tingkat okupansi hotel sebenarnya predictable, gampang diprediksi karena sudah ada polanya. Misalnya di awal tahun, menjelang puasa, dan lebaran itu pasti turun okupansinya. Nanti, akan naik lagi pada September hingga November,” jelasnya lagi.

Ke depannya, Ferry, optimistis bisnis perhotelan akan semakin membaik seiring dengan pelonggaran aturan perjalanan dari pemerintah. Bahkan, Colliers Indonesia, memproyeksikan okupansi hotel di Jakarta dapat mencapai 60 persen, yang artinya kembali ke angka normal sebelum pandemi Covid-19.

BACA JUGA:  Aston Priority Simatupang Hadirkan Kuliner Ala 90-an dan Bagikan Cokelat Gratis

“Hotel ini menjadi sektor yang paling rentan dengan regulasi, jadi, dengan adanya pelonggaran aturan tersebut akan meningkatkan okupansi. Di sini, saya menilai bahwa hotel ini menjadi salah satu bisnis yang paling cepat recovery kalau didukung dengan regulasi dari pemerintah,” Ferry menambahkan.

spot_img

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

Jakarta, Venuemagz.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),...

Masjid Ocean View Parangtritis Jogja, Destinasi Religi Estetik dengan Ruang Meeting dan Panorama Laut

Yogyakarta, Venuemagz.com - Kawasan selatan Yogyakarta kembali punya magnet baru yang ramai dibicarakan wisatawan....

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Kesuksesan Kolaborasi Ho Chi Minh City Tourism Festival dengan Grab

HO CHI MINH CITY, Vietnam, Venuemagz.com – Menyusul kesuksesan penyelenggaraan Ho Chi Minh City...

Conrad Bali Lakukan Renovasi Kura Kura Kids Club

Conrad Bali baru menyelesaikan renovasi terkait salah satu fasilitas yang dimilikinya yaitu Kura Kura...

Hotel TRIBE Pertama Hadir di Bali

TRIBE, bagian dari Ennismore, sebuah merek gaya hidup global yang kolektif, telah membuka hotel...

HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading, Jakarta Gelar Pertemuan Asosiasi dengan Tema Fun Weekend 

HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading, Jakarta, kembali menggelar association gathering pada tanggal 29-30...