BerandaNewsCrowd Management Prima, Event Berjalan Sempurna

Crowd Management Prima, Event Berjalan Sempurna

Published on

spot_img

Untuk mendapatkan sertifikasi Event Venue Management, salah satunya diperlukan kompetensi di bidang crowd management atau pengaturan keramaian. Dalam “Pelatihan Berbasis Kompetensi Profesi Bidang MICE” yang diselenggarakan secara online oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 14 Mei 2020, Cristina L. Rudatin sebagai salah satu pemateri menyampaikan pentingnya mengatur keramaian di sebuah event, serta bukti apa saja yang harus dilampirkan agar bisa lulus ujian sertifikasi.

BACA JUGA:  Skenario Terbaik InJourney untuk 10,8 juta Pemudik di Jalur Langit

Cristina yang juga menjabat sebagai Lektor Kepala, Dosen, dan Peneliti Bidang MICE Politeknik Negeri Jakarta mengatakan bahwa setiap event memiliki titik keramaian yang berbeda-beda serta penanganan yang berbeda pula.

Karena itu, ada lima elemen yang harus dilakukan dalam menangani keramaian, yakni mengidentifikasi jenis kegiatan, melakukan komunikasi dengan pihak terkait mengenai kebutuhan sumber daya penanganan keramaian, memonitor pelaksanaan kegiatan, melakukan tindakan sesuai dengan kewenangan, serta melakukan evaluasi.

BACA JUGA:  KKP Kembangkan 10 Desa Wisata Bahari

Untuk kegiatan seminar atau konferensi, titik-titik keramaian biasanya ada di meja registrasi dan di area makan. Menurutnya, untuk kegiatan seminar atau konferensi cenderung tidak membutuhkan sumber daya manusia yang begitu banyak untuk menangani titik-titik keramaian tersebut, berbeda halnya dengan kegiatan konser musik atau sport event.

Bahkan, untuk konser musik atau sport event tidak cukup ditangani oleh SDM internal, melainkan harus membutuhkan bantuan dari pihak eksternal, seperti dari kepolisian dan kesehatan.

BACA JUGA:  Jelajah Eropa dengan Nyaman Bersama tiket.com dan Singapore Airlines

“Tapi untuk kegiatan indoor biasanya di venue juga sudah dilengkapi fasilitas untuk kesehatan,” ujar Cristina.

Cristina menambahkan, apabila ada tindakan yang perlu diambil, misalnya ada peserta yang sakit, harus ditangani sesuai kemampuan dan kewenangan kita. “Kalau tidak sesuai kewenangan kita, diserahkan ke pihak berwenang, misalnya kriminal ke kepolisian atau kesehatan ke rumah sakit,” ujar Cristina.

Perdana, Event Fashion SEDASA Hadir di Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Untuk pertama kalinya, event fashion SEDASA hadir di Jakarta. SEDASA lahir...

Rayakan HUT Jakarta dengan Promo Plesiran di Jakarta Bersama Properti Ascott 

Jakarta, Venuemagz.com - The Ascott Limited (Ascott), perusahaan perhotelan internasional dan unit bisnis akomodasi...

Hammersonic 2026: 10 Tahun Paling Brutal, Line Up Global Menggila

Jakarta, Venuemagz.com - Hammersonic tidak sedang merayakan ulang tahun, mereka sedang menegaskan dominasi. Masuk...

Dyandra Media International Catatkan Pertumbuhan Positif pada Kuartal I 2026

Jakarta, Venuemagz.com – PT Dyandra Media International Tbk. (Dyandra) mengumumkan kinerja keuangannya pada 29...