Crowd Management Prima, Event Berjalan Sempurna

Friday, 15 May 20 Harry Purnama
registrasi garuda travel fair

Untuk mendapatkan sertifikasi Event Venue Management, salah satunya diperlukan kompetensi di bidang crowd management atau pengaturan keramaian. Dalam “Pelatihan Berbasis Kompetensi Profesi Bidang MICE” yang diselenggarakan secara online oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 14 Mei 2020, Cristina L. Rudatin sebagai salah satu pemateri menyampaikan pentingnya mengatur keramaian di sebuah event, serta bukti apa saja yang harus dilampirkan agar bisa lulus ujian sertifikasi.

Cristina yang juga menjabat sebagai Lektor Kepala, Dosen, dan Peneliti Bidang MICE Politeknik Negeri Jakarta mengatakan bahwa setiap event memiliki titik keramaian yang berbeda-beda serta penanganan yang berbeda pula.

Karena itu, ada lima elemen yang harus dilakukan dalam menangani keramaian, yakni mengidentifikasi jenis kegiatan, melakukan komunikasi dengan pihak terkait mengenai kebutuhan sumber daya penanganan keramaian, memonitor pelaksanaan kegiatan, melakukan tindakan sesuai dengan kewenangan, serta melakukan evaluasi.

Untuk kegiatan seminar atau konferensi, titik-titik keramaian biasanya ada di meja registrasi dan di area makan. Menurutnya, untuk kegiatan seminar atau konferensi cenderung tidak membutuhkan sumber daya manusia yang begitu banyak untuk menangani titik-titik keramaian tersebut, berbeda halnya dengan kegiatan konser musik atau sport event.

Bahkan, untuk konser musik atau sport event tidak cukup ditangani oleh SDM internal, melainkan harus membutuhkan bantuan dari pihak eksternal, seperti dari kepolisian dan kesehatan.

“Tapi untuk kegiatan indoor biasanya di venue juga sudah dilengkapi fasilitas untuk kesehatan,” ujar Cristina.

Cristina menambahkan, apabila ada tindakan yang perlu diambil, misalnya ada peserta yang sakit, harus ditangani sesuai kemampuan dan kewenangan kita. “Kalau tidak sesuai kewenangan kita, diserahkan ke pihak berwenang, misalnya kriminal ke kepolisian atau kesehatan ke rumah sakit,” ujar Cristina.