BerandaNewsLima Dampak Penting dari Libur Panjang Lebaran

Lima Dampak Penting dari Libur Panjang Lebaran

Published on

spot_img

Momen liburan panjang bagaikan dua mata pisau. Di satu sisi pergerakan wisatawan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi pelaku pariwisata. Namun, di sisi lain, ada beberapa tantangan yang dihadapi pelaku pariwisata dan juga pemerintah.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pariwisata Nasional (SIPParnas) dan berbagai sumber lainnya, ada lima hal besar yang menjadi sorotan selama libur Lebaran 2024. Pertama, terjadi lonjakan pengunjung di berbagai destinasi wisata. Di Jawa Barat, pantai Pangandaran mencatat lonjakan pengunjung hingga 20.223 orang pada 12 April, dengan tingkat okupansi hotel mencapai 95%.

Sementara itu, di Jawa Tengah, Kebumen, pantai Menganti menjadi destinasi dengan lonjakan tertinggi, yakni 210.952 pengunjung pada 13 April, diikuti Borobudur dengan 13.780 pengunjung pada tanggal yang sama dengan tingkat okupansi hotel 75-80%.

BACA JUGA:  Rangkuman Kondisi Pariwisata Dunia Selama Kuartal 3 2020

Di Jawa Timur, Telaga Sarangan menjadi primadona dengan 23.911 kunjungan pada tanggal 13 April, dan tingkat okupansi hotel mencapai 61-90%. Bahkan, di Bali, okupansi hotel mencapai 80% selama libur Lebaran.

Kedua, adanya kejadian bencana alam dan non-alam yang memengaruhi kegiatan pariwisata. Misalnya, kejadian wisatawan yang jatuh di jembatan Pantai Siung, Gunungkidul, pada 11 April 2024, dan wisatawan yang tenggelam di Pantai Katapang, Condong Sukabumi, pada hari yang sama. Dalam menghadapi insiden tersebut, pengelola Pantai Siung menutup sementara jembatan hingga waktu yang tidak ditentukan dan akan mengevaluasi serta memperbaikinya. Dinas Pariwisata Gunungkidul juga akan memantau proses perbaikan jembatan tersebut.

BACA JUGA:  Butuh Insentif untuk Menggarap Pasar Incentive Travel

Ketiga, kemacetan lalu-lintas di berbagai titik dan di sekitar destinasi wisata, seperti di Ciwidey, Lembang, Pangandaran, Purwakarta menuju Bandung, Pantai Anyer Carita, dan Bali.

Keempat, masalah penumpukan sampah yang meningkat setelah liburan berakhir di destinasi wisata, misalnya di pantai Pangandaran. Terakhir, masih ditemukan praktik pungutan liar di beberapa destinasi wisata. Selain pungutan liar, ada juga permintaan harga yang tidak wajar di beberapa destinasi.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Berikan Rp100 Miliar Untuk 7 Sektor Usaha

Kemenparekraf mengapresiasi upaya kepolisian dalam menangani praktik pungli di kawasan Simpang Lima Semarang dan merekomendasikan pemda untuk mengomunikasikan komitmen pemerintah serta berbagai pihak dalam mencegah praktik pungli secara aktif di destinasi wisata.

Kejadian-kejadian ini menjadi evaluasi bersama bagi pemerintah, pengelola destinasi, serta wisatawan agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas dan senantiasa mematuhi protokol CHSE. Tidak hanya pengusaha, tetapi juga wisatawan harus sama-sama mengikuti kebijakan bersama dalam menikmati liburan yang aman dan nyaman.

spot_img
spot_img

IFRA 2026 Sukses Digelar, Buka Akses Bisnis dan Kolaborasi Baru

Jakarta, Venuemagz.com - Tren kewirausahaan dan ekspansi bisnis di Indonesia terus membuka ruang bagi...

IIPE 2026 Resmi Dibuka, Tawarkan Produk Gratis dari Ratusan Peserta Lokal dan Internasional

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 resmi dibuka hari ini, 4...

Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 Hadirkan 115 Brand

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International...

Jumlah Wisatawan Ke Luar Negeri Melonjak Selama Liburan Lebaran

Libur Lebaran masih menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat Indonesia untuk berwisata, baik di...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...