BerandaNewsMemajukan Pariwisata Menggunakan Reksadana

Memajukan Pariwisata Menggunakan Reksadana

Published on

spot_img

Pada acara Kompas CEO Forum yang digelar oleh Kompas Gramedia Group bersama Bank BNI selaku bank partner pada 24 November 2016 di JCC, turut hadir Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, sebagai pembicara. Arief Yahya mengatakan, industri pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi serta untuk mewujudkan peningkatan investasi nasional.

Selain itu, pariwisata juga menjadi faktor kunci dalam hal pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Arief menjelaskan, untuk kemajuan investasi Indonesia, perlu adanya sinergi di antara semua stakeholder.

BACA JUGA:  Taman Hiburan Di Dubai Menghasilkan $5 Miliar Pada 2020

“Saya paham bukan hanya Pak Presiden yang sedang galau. Banyak pemimpin dunia yang galau soal branding. Kementerian Pariwisata juga terus melakukan promosi dengan program Wonderful Indonesia maupun Pesona Indonesia. Namun, hal itu belum cukup. Karena itu, sektor swasta diharapkan bisa bersinergi membuat brand yang bisa meng-endorse brand pariwisata Indonesia,” Arief.

BACA JUGA:  Pasar China Meningkat di Jawa Timur, Dongkrak Kinerja Hotel Surabaya

Arief menjelaskan, untuk meningkatkan investasi, ada tiga hal yang harus dibentuk ekosistemnya oleh Indonesia. Pertama, Indonesia harus memiliki lokomotif, yakni investor. Kedua, ide harus dijual dulu, baru melakukan investasi, sebab harus berawal dari awal, bukan berawal dari akhir. Ketiga, join the winner melalui people to people atau relationship.

Arief menambahkan, Kementerian Pariwisata juga terus menggali sumber-sumber pendanaan untuk membiayai pengembangan 10 destinasi wisata prioritas yang mencapai lebih dari Rp200 triliun. Salah satu yang sedang dilakukan Kementerian Pariwisata adalah menghadirkan produk reksadana bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BACA JUGA:  TCEB Perkuat Thailand Sebagai Pusat Pendidikan MICE Di ASEAN

“Hingga saat ini peringkat Bali jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Saya harus mengakui bahwa brand value Bali dibandingkan Indonesia masih jauh. Diharapkan dengan adanya reksadana ini dapat memajukan 10 destinasi pariwisata yang diprioritaskan,” kata Arief.

Penulis: Ahmad Baihaki

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...