Nasib MICE Pasca Jokowi

Wednesday, 04 October 23 Bayu Hari
KTT ASEAN 2023
Dok. Media Center KTT ASEAN 2023

Terkait ramainya pemberitaan pemilihan presiden pada tahun 2024 mendatang, ada satu pertanyaan yang belum mendapatkan banyak perhatian. Bagaimana nasib industri MICE selepas kepemimpinan Presiden Joko Widodo? 

Muhammad Reza Abdullah, Direktur Utama Royalindo Expoduta mengatakan bahwa karakter pemimpin (presiden) dapat memberikan dampak signifikan terhadap masa depan pelaku bisnis di sektor MICE. “Kalau ternyata pemimpinnya tidak suka dengan event, pasti akan berdampak pada bisnis ini,” jelasnya. 

Menurutnya, pada era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi angin segar bagi industri MICE di tanah air.  “Era Presiden SBY dan Jokowi, kalo boleh jujur, pelaku industri MICE cukup diuntungkan,” katanya. 

BACA JUGA:   Airbnb Mulai Menggarap Sektor Business Travel

Keduanya mempunyai ketertarikan terhadap penyelenggaraan event, baik di level nasional maupun internasional. “Presiden SBY senang jika Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah event internasional. Pada waktu itu setiap kementerian diharapkan bisa menjadi host event internasional,” katanya.

Lebih lanjut Reza menceritakan, bahwa pada masa Presiden SBY, direktorat yang khusus menangani sektor MICE pun lahir. Dan memiliki anggaran yang cukup untuk mendukung pelaku MICE membawa event internasional ke Indonesia. “Ada anggaran untuk PCO (Professional Conference Organizer) yang mau biding event internasional. Waktu itu, tiket dibayarin, hotel dibayarin, termasuk kalau kita mau ikut training di luar negeri,” ungkap Reza. 

BACA JUGA:   Industri Pariwisata Butuh Sistem Pelacakan untuk Cegah Corona

Keberpihakan pemerintah pada sektor MICE itu kemudian memicu bermunculannya para pemain baru . “Saya dapat data dari Dispar DKI, PCO yang punya izin, pada dua periode kepemimpinan tersebut jumlahnya meningkat dari sekitar 25-35 perusahaan PCO menjadi 600 perusahaan PCO,” ungkapnya. 

Kondisi sama juga dirasakan pada saat pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Perhatian Jokowi terhadap penyelenggaraan event sudah ada sejak dirinya menjabat sebagai Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta,” kata Reza.

BACA JUGA:   SIA dan Lufthansa Group Memperluas Operasional Codeshare

Ketika ditanya soal calon presiden mendatang yang mampu memberikan angin segar industri MICE, Reza menjawab singkat “Dari ketiga calon yang sudah ramai diberitakan, saya belum melihat satu pun dari mereka yang suka dengan event,” ungkapnya.