BerandaNewsNTT Siap Terima Wisatawan Lagi

NTT Siap Terima Wisatawan Lagi

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah berkomitmen untuk memulihkan pariwisata nasional pasca-pandemi. Ni Wayan Giri Adnyani, Sekretaris Kemenparekraf, mengatakan saat ini pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk mewujudkan pariwisata yang lebih baik dari sebelumnya.

Dalam situasi saat ini, Kemenparekraf akan meningkatkan pariwisata dengan fokus pada pasar domestik. Selain menggenjot wisatawan domestik, Kemenparekraf juga akan fokus dalam penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di berbagai destinasi wisata.

BACA JUGA:  Permintaan GeNose C19 Meningkat, Produksinya Terbatas

“Penerapan protokol kesehatan dalam situasi saat ini memang sangat penting karena berguna untuk melakukan pemasaran dan promosi destinasi. Jadi, kita akan gunakan penerapan protokol kesehatan untuk ajang promosi,” ungkap Giri.

Salah satu destinasi yang akan digenjot dalam penerapan protokol CHSE ialah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penerapan protokol CHSE yang akan dilakukan antara lain menyiapkan fasilitas kebersihan di tempat umum, khususnya destinasi wisata, seperti tempat cuci tangan, toilet, tempat sampah, serta infrastruktur penunjang keselamatan dan keamanan lainnya.

BACA JUGA:  INACA Sebut Jumlah Penumpang di Agustus 2020 Naik Signifikan

Wayan Darmawan, Kepala Dinas Parekraf Provinsi NTT, menjelaskan bahwa penerapan protokol CHSE juga sejalan dengan kebijakan terdahulu dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, yakni Gerakan Budaya Bersih. Menurutnya, gerakan ini sudah dibuat oleh Gubernur NTT saat menetapkan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerahnya.

“Pembangunan pariwisata dengan pengembangan CHSE harus dimulai dengan spirit bagaimana menguatkan budaya bersih di dalamnya. Makanya, dapat diartikan bahwa gerakan ini mempermudah pemerintah dalam penerapan CHSE di daerah NTT,” jelas Wayan.

BACA JUGA:  Regulasi dan Kemudahan Transaksi Picu Peningkatan Wisata Outbound Tiongkok

Melalui penerapan dua cara ini, Wayan berharap NTT akan menjadi pilihan utama wisatawan yang ingin melakukan perjalanan pasca-pandemi. Wayan juga meminta agar masyarakat lokal dapat menjaga momentum ini untuk menjadikan pariwisata NTT bertaraf internasional.

“Pendekatan-pendekatan berkaitan CHSE menjadi kekuatan kunci kami untuk menyiapkan diri sebagai destinasi bertaraf internasional. Saya rasa, masyarakat di sana pun tidak akan melewatkan momentum ini,” kata Wayan lagi.

spot_img

Snoopy Run Hadirkan Pawrent Run dan Pengalaman Imersif di PIK

Kabar gembira bagi para pencinta olahraga sekaligus penggemar karakter ikonik PEANUTS™! Untuk pertama kalinya,...