BerandaHotelRata-rata Okupansi Hotel di Bali Mengalahkan Jakarta dan Surabaya

Rata-rata Okupansi Hotel di Bali Mengalahkan Jakarta dan Surabaya

Published on

spot_img

Colliers Indonesia mencatat performa hotel di Jakarta, Bali, dan Surabaya terus menunjukkan hasil yang positif. Pada kuartal 2 (Q2) 2023, hotel yang berada di tiga daerah tersebut telah mencatatkan rata-rata tingkat hunian (okupansi) di atas 50 persen.

“Sebenarnya, dari awal tahun pun bisnis hotel sudah kembali ideal seperti sebelum pandemi. Seperti kita tahun di tahun 2020 okupansi hotel sangat rendah, kemudian 2022 mulai pulih dan tahun ini sudah mencapai angka normal sebelum pandemi,” ujar Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia dalam Colliers Virtual Media Briefing Q2 2023 pada 20 Juli 2023. 

BACA JUGA:  Daftar Nama Hotel Swiss-Belhotel International yang Menawarkan Repatriation Package

Dari ketiga daerah tersebut, Bali menempati urutan pertama tertinggi sebagai daerah yang memiliki rata-rata tingkat hunian hotel sebesar 62 persen. Kemudian disusul hotel di Jakarta dengan rata-rata okupansi 58 persen dan terakhir Surabaya 54 persen.

“Bali yang paling tinggi okupansinya karena pada kuartal dua kemarin banyak libur Lebaran. Jadi, orang-orang banyak berlibur ke luar kota sehingga performa hotel di Bali naik sedangkan Jakarta dan Surabaya sedikit menurun,” jelasnya lagi.

BACA JUGA:  OYO Bagi-Bagi Rp2,7 Miliar di Asia Tenggara

Tak hanya wisatawan domestik, okupansi hotel di Bali juga didukung dengan kehadiran wisatawan mancanegara untuk berlibur. Berdasarkan data yang diperoleh Colliers Indonesia, jumlah kedatangan wisman ke Bali sampai dengan April 2023 sebanyak 1.880.932 orang. Angka tersebut sudah mencapai 81,6 persen dari kondisi 2019 pada kurun waktu yang sama dan diperkirakan akan terus meningkat.

Seiring dengan tingginya permintaan kamar, membuat tarif rata-rata bulanan (ADR) di hotel Bali juga semakin meningkat. Bahkan, berdasarkan data yang dicatat Colliers Indonesia, tarif rata-rata bulanan hotel di Bali sudah mencapai US$125,84. Angka tersebut jauh di atas perolehan hotel Jakarta dan Surabaya yang masing-masing hanya mencapai US$63,39 serta US$41,61.

BACA JUGA:  Sandiaga Sebut Aturan Wajib PCR Perjalanan Udara Untuk Antisipasi Libur Nataru

“Di Bali tarif ADR sudah mulai tinggi bahkan lebih tinggi dari sebelum pandemi. Mereka sudah mulai percaya diri apalagi saat memasuki musim liburan, pasti harga hotel akan naik semua,” ucap Ferry lagi.

Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk Hadirkan Fasilitas MICE Baru dengan Teknologi Modern

Jakarta, Venuemagz.com — Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk sukses menggelar acara MICE Showcase...

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...

TransNusa Buka Rute Baru Denpasar ke Surabaya

Jakarta, Venuemagz.com - Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan TransNusa dari Bali. Setelah sepanjang...

Bali Memimpin Sebagai Destinasi Liburan Musim Panas

Singapura, Venuemagz.com -- Untuk menyambut musim panas, platform perjalanan digital Agoda melaporkan kenaikan pencarian...

FINNS Menjadi Beach Club Pertama yang Miliki Helikopter Penyelamatan

Bali, Venuemagz.com -FINNS Beach Club secara resmi meluncurkan helikopter search and rescue (SAR) pertama...