BerandaEventSandiaga Uno: 60 Ribu Tiket MotoGP Hari Ketiga Sudah Habis Terjual

Sandiaga Uno: 60 Ribu Tiket MotoGP Hari Ketiga Sudah Habis Terjual

Published on

spot_img

Penyelenggaraan MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia sudah menghitung hari lagi. Puncak acara balap internasional tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 18-20 Maret di Sirkuit Mandalika.

Sejumlah regulasi pun telah ditetapkan pemerintah, salah satunya syarat menjadi penonton MotoGP di Mandalika. Selain tidak perlu melakukan karantina mandiri, penonton MotoGP di Mandalika juga tidak perlu melampirkan tes PCR atau antigen. Dengan kata lain, hasil negatif tes antigen ataupun PCR tidak diberlakukan.

“Jadi, syarat untuk penonton MotoGP saat ini hanya melampirkan bukti vaksinasi dua dosis dan tidak perlu melakukan tes PCR atau antigen,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kratif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf pada 7 Maret 2022.

BACA JUGA:  Dukung MotoGP Mandalika, Kemenparekraf Hadirkan Mobil Vaksin Keliling

Selain itu, Sandiaga juga menyampaikan perkembangan terkini terkait persiapan MotoGP Mandalika 2022. Menurutnya, saat ini pemerintah telah menurunkan target kapasitas penonton MotoGP yang sebelumnya 100ribu menjadi 60ribu orang saja.

“Kami mendapatkan kabar bahwa saat ini 60ribu tiket penonton sudah habis terjual untuk hari ketiga. Jadi, terkait kebijakan ASN untuk membeli tiket akan tergantikan dengan harapan seluruh pihak agar dapat memfasilitasi kesuksesan MotoGP dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Sandiaga lagi.

Sementara itu, terkait akomodasi masih ada sekitar 7.300 kamar yang belum terisi per tanggal 4 Marer 2022. Oleh sebab itu, Sandiaga, berharap agar kekosongan tersebut dapat segera terisi karena lokasi akomodasi tersebut berada di sekitar Mandalika hingga Gili.

BACA JUGA:  RX Japan Hadirkan Tiga Pameran F&B dalam Satu Atap

“Kalau saya pribadi rencananya akan tinggal di Gili pada malam pertama dan mencoba glamping di Mandalika di hari kedua,” ujar Sandiaga lagi.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Henky Manurung, menambahkan bahwa saat ini seluruh unsur terkait 3A (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas) sudah dikomunikasikan bersama pemerintah provinsi dan juga Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, hampir seluruh pelaku usaha di NTB sudah menyatakan siap memberikan pelayanan terbaik bagi para wisatawan.

BACA JUGA:  Lamandau Pelajari Kesuksesan Bali

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk menjadikan karya anak bangsa bangkit kembali,” Henky menambahkan.

Kemenparekraf juga akan menyiapkan help desk baik secara online maupun offline yang melibatkan 263 mahasiswa dari Poltekpar Lombok. Nantinya, mahasiswa tersebut bertugas untuk membantu para pelaku perjalanan dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati pariwisata di NTB.

“Mereka semua akan menjadi frontliner dengan memberikan informasi terpercaya, solusi terbaik di lapangan atau saat berada di area MotoGP. Ini menjadi salah satu kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, pemerintah daerah, dan juga pemerintah pusat,” ucapnya lagi.

spot_img
spot_img

Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 Hadirkan 115 Brand

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International...

The Grove Suites by Grand Aston Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia melalui Inisiatif CSR yang Bermakna

Jakarta, Venuemagz.com -- The Grove Suites by Grand Aston memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia melalui...

Jogja Cultural Wellness Festival 2026, Cara Apik Yogyakarta Bidik Wisata Wellness Berbasis Budaya

Yogyakarta, Venuemagz.com — Yogyakarta akan menggelar Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 pada 6-8...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...