Sudah Lebih Dua Tahun, Vendor PON Papua Belum Dibayar Lunas

Wednesday, 13 December 23 Bayu Hari
PON Papua

Beberapa vendor yang terlibat dalam pelaksanaan PON Papua pada Oktober 2021 lalu mengaku belum dibayar lunas. Total nilai tagihan yang belum dibayar mencapai ratusan miliar. 

Salah satu vendor yang belum dibayar itu adalah PT Royalindo Expoduta, yang mengerjakan kegiatan Pembukaan dan Penutupan PON Papua. Dari total proyek senilai Rp 460 miliar, sisa tagihan yang belum terbayar sebesar Rp112 miliar. 

BACA JUGA:   KTO Jakarta Luncurkan Buku Panduan Wisata ke Korea

“Ini baru pertama pemerintah bayar telat, lewat tahun. Tidak pernah sebelumnya. PON sebelumnya, pembayarannya tidak pernah lewat tahun,” kata Muhammad Reza Abdullah, Direktur Utama PT Royalindo Expoduta. 

Menurutnya, anggaran itu sebenarnya sudah ditransfer oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ke Pengurus Besar PON Papua selaku penyelenggara. Selain Royalindo, vendor lain yang menangani pekerjaan konsumsi juga belum dibayar. 

BACA JUGA:   Rupiah Melemah, Kunjungan Wisman Diharap Meningkat Pesat 

Sebelumnya, masalah ini sempat ramai dibicarakan Evita Nursanty, Anggota Komisi VI DPR RI, saat rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir pada 4 Desember 2023.  Seperti dikutip dari CNN Indonesia, pada pelaksanaan PON Papua, perusahaannya belum dibayar Rp112 miliar. “Pemerintah nih kalau utang enak benar, padahal sudah mau PON berikutnya,” kata Evita.