Thailand Alokasikan Rp21 Miliar Bantuan Medis untuk Wisatawan Asing

Wednesday, 21 February 24 Harry
Launch-of-Assistance-Scheme-for-Foreign-Tourist-Injury-and-Casualty-1-scaled

Kementerian Pariwisata dan Olahraga (MOTS) Thailand, berkolaborasi dengan National Institute of Emergency Medicine (NIEM) di bawah naungan Kementerian Kesehatan, akan menyediakan dana sebesar 50 juta Baht (sekitar Rp21.834.735.000) untuk membantu wisatawan asing yang membutuhkan bantuan medis atau mengalami kecelakaan selama berwisata di Thailand.

Sudawan Wangsuphakijkosol, Menteri Pariwisata dan Olahraga, mengatakan, “Perdana Menteri dan Menteri Keuangan, H.E. Srettha Thavisin, telah menyetujui pembayaran kompensasi kepada turis yang mengalami kecelakaan atau kecopetan. Karena itu, Kementerian Pariwisata dan Olahraga telah meluncurkan program ‘Assistance Scheme for Foreign Tourist Injury and Casualty’ sebagai upaya kami untuk memberi keamanan dan meningkatkan kenyamanan wisatawan asing di Thailand.”

BACA JUGA:   Asa Baru MICE Kota Malang

Dana 50 juta Baht akan digunakan untuk membantu turis yang mengalami kecelakaan, kejahatan, dan kejadian lain atau bencana alam. Namun, hal tersebut tidak dapat diberikan apabila terjadi karena kelalaian turis, atau karena faktor kesengajaan.

Turis yang berhak mendapatkan bantuan tersebut antara lain harus memiliki paspor aktif, dan mengunjungi Thailand antara 1 Januari sampai 31 Agustus 2024 dengan visa turis atau untuk keperluan berwisata lainnya. Untuk mendapatkan bantuan tersebut, wisatawan asing harus mendaftar terlebih dahulu di https://www.tts.go.th/.

BACA JUGA:   Phuket Kembali Dibuka untuk Wisatawan Internasional

Kompensasi yang diberikan untuk kematian mencapai 1 juta Baht (sekitar Rp436.694.700). Sementara untuk cacat, akan mendapatkan 300.000 Baht (sekitar Rp131.008.410). Lalu, untuk luka-luka karena kecelakaan mendapatkan bantuan biaya medis maksimal 500.000 Baht (sekitar Rp218.347.350).

Flt. Lt. Dr. Atchariya Pangma, Sekjen NIEM, mengatakan, “Dengan mengerahkan segenap sumber daya untuk memastikan turis mendapatkan bantuan medis secara cepat, tentunya akan meningkatkan kepercayaan wisatawan asing saat berkunjung ke Thailand.”