BerandaNewsTiga Fokus Utama Pemerintah Untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron

Tiga Fokus Utama Pemerintah Untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron

Published on

spot_img
spot_img

Seiring dengan melonjaknya kasus harian Covid-19 varian Omicron, pemerintah mengimbau masyarakat untuk untuk tetap hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, juga mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo beserta jajarannya, pemerintah sepakat untuk mengantisipasi peningkatan Omicron dengan tiga hal utama. Pertama adalah peningkatan protokol kesehatan berbasis 3M dan 3T (testing, tracing, dan treatment) serta yang kedua adalah mempercepat program vaksinasi Covid-19.

“Setelah berhasil melakukan program vaksinasi dosis satu dan kedua, saat ini kita fokus untuk mempersiapkan booster bagi masyarakat serta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing secara virtual.

BACA JUGA:  Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Event GPDRR 2022 Untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Langkah ketiga yang menjadi prioritas untuk dilakukan pemerintah adalah melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat terkait perkembangan terkini dari kasus Omicron. Pasalnya, sesuai prediksi dari pemerintah, akan ada lonjakan kasus Omicron secara tajam pada pertengahan bulan Februari hingga awal Maret 2022.

“Namun, kami berharap agar tingkat hunian rumah sakit dan tingkat kematiannya jauh lebih rendah jika dibandingkan kasus Covid-19 varian delta. Intinya, tetap waspada dan tidak terlalu panik. Kita tingkatkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” tegas Sandiaga.

BACA JUGA:  Enam Desa Wisata Peninggalan Megalitikum yang Dapat Dikunjungi Wisatawan

Sandiaga juga menjelaskan bahwa apabila seseorang terpapar virus tapi tidak bergejala atau bergejala ringan maka diminta untuk isolasi mandiri di rumah. Nantinya, setiap orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah akan ditunjang dengan obat-obatan melalui fasilitas kesehatan dan telemedicine. 

“Sedangkan, bagi yang bergejala sedang dan berat dapat ditangani di rumah sakit,” Sandiaga menambahkan.

Menparekraf juga meminta semua pihak saling bergandeng tangan untuk memastikan fase sulit ini dapat dilewati dengan cepat. Dengan harapan, sektor parekraf tetap dapat membangun citra dan reputasi yang baik agar ekonomi Indonesia kembali menggeliat.

BACA JUGA:  Epson Luncurkan Series Monna Lisa Pertama di Indonesia

“Ketika kita bisa melewati fase ini, maka ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kita dan penciptaan lapangan kerja. Kita akan terus hadirkan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu, serta memahami kebutuhan masyarakat untuk hadir dan bergerak cepat,” jelas Sandiaga.

Sementara itu, kegiatan atau aktivitas yang berhubungan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif akan terus disesuaikan dengan kebijakan PPKM. Kebijakan terkait PPKM akan menunggu dari keputusan kementerian terkait melalui Inmendagri. 

“Jadi per hari ini kita masih menunggu level PPKM yang ditetapkan pemerintah,” ucap Sandiaga lagi.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...