BerandaNewsWork From Bali Makin Aman Dengan Protokol Kesehatan CHSE

Work From Bali Makin Aman Dengan Protokol Kesehatan CHSE

Published on

spot_img

Salah satu syarat utama untuk tetap aman berwisata dalam masa pandemi COVID-19 adalah penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) yang ketat di destinasi wisata.

Dengan protokol kesehatan berbasis CHSE yang ketat di destinasi wisata, maka keamanan dan kenyamanan para wisatawan akan semakin terjamin sehingga wisatawan dan pelaku wisata tanah air bisa sama-sama merasakan manfaatnya.

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengapresiasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE di destinasi wisata Alas Harum, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Sandiaga mengatakan, destinasi wisata yang dilengkapi dengan restoran dan sentra produksi kopi luwak ini dinilai berhasil menerapkan protokol CHSE secara ketat dan disiplin.

BACA JUGA:  Menparekraf Yakin Program Work From Bali Dapat Pulihkan Perekonomian

“COVID-19 ini memaksa kita untuk terus berinovasi, dan tadi saya lihat Alas Harum sudah membangun beberapa tambahan layanan. Ini adalah bentuk adaptasi kita. Saya juga mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di sini karena kita perlu mempersiapkan diri menghadapi beberapa agenda besar yang ada di Bali,” ujar Sandiaga.

BACA JUGA:  Pemerintah Tetapkan Bekerja Tidak Lagi Dari Rumah, Tapi Dari Bali

Tak hanya itu, Sandiaga juga mendorong agar Ubud menjadi destinasi work from gallery sebagai bagian dari program Work From Bali.

“Jadi, nanti akan disiapkan spot-spot di galeri-galeri dan museum-museum yang tersebar di seluruh Bali untuk menyediakan kepada rekan-rekan yang sudah memutuskan untuk kembali berkegiatan di tengah-tengah alam yang sangat indah dikelilingi oleh artefak-artefak, lukisan-lukisan, serta produk-produk kriya kelas dunia. Kita harapkan work from gallery ini menjadi salah satu pilihan bagi rekan-rekan yang akan memulai work from Bali di kuartal ketiga 2021,” katanya.

BACA JUGA:  Indonesia Spice Up The World Targetkan 4.000 Restoran Indonesia Mendunia

Sandiaga mengatakan, wacana ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah, dalam hal ini Kemenparekraf, untuk menggerakkan dan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata. Dengan prokes berbasis CHSE yang sudah diterapkan di seluruh destinasi di Bali, maka keamanan wisatawan jelas akan semakin terjamin.

Hammersonic 2026: 10 Tahun Paling Brutal, Line Up Global Menggila

Jakarta, Venuemagz.com - Hammersonic tidak sedang merayakan ulang tahun, mereka sedang menegaskan dominasi. Masuk...

Dyandra Media International Catatkan Pertumbuhan Positif pada Kuartal I 2026

Jakarta, Venuemagz.com – PT Dyandra Media International Tbk. (Dyandra) mengumumkan kinerja keuangannya pada 29...

Sambut Hari Kartini, Ada Diskon Menginap dan Makan di The Grove Suites by Grand Aston   

Jakarta, Venuemagz.com – Memperingati Hari Kartini, The Grove Suites by Grand Aston menghadirkan promosi...

Aloft Jakarta Kebon Jeruk Resmikan Grand Ballroom Baru

Jakarta, Venuemagz.com – Aloft Jakarta Kebon Jeruk resmi memperkenalkan Grand Ballroom terbarunya pada 10...

Menparekraf Yakin Program Work From Bali Dapat Pulihkan Perekonomian

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meyakini program Work From Bali (WFB)...

Setelah Work From Bali, Kini Muncul Work From Gallery

Untuk menyukseskan program Work From Bali (WFB), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan...

25 Persen ASN Akan Diusulkan Untuk Work From Bali

Program Work From Bali (WFB) yang dicanangkan oleh Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi...