<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arief Yahya &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/arief-yahya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Jun 2019 15:17:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Arief Yahya &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Inilah 4 Strategi Utama Kemenpar Datangkan Wisman</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/inilah-4-strategi-utama-kemenpar-datangkan-wisman/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/inilah-4-strategi-utama-kemenpar-datangkan-wisman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2019 15:17:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah kunjungan wisatawan mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Target kunjungan wisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15060</guid>

					<description><![CDATA[Pada periode Januari-April 2019, tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 5,12 juta, naik sekitar 3,22 persen. Namun jumlah kunjungan dengan rerata 1,3 juta per bulan itu masih dibawah angka psikologis yang ditargetkan. &#8220;Angka 1,3 juta ini tidak bagus karena angka psikologis kita 1,5 juta per bulan atau 18 juta wisman pada akhir tahun ini,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pada periode Januari-April 2019, tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 5,12 juta, naik sekitar 3,22 persen. Namun jumlah kunjungan dengan rerata 1,3 juta per bulan itu masih dibawah angka psikologis yang ditargetkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Angka 1,3 juta ini tidak bagus karena angka psikologis kita 1,5 juta per bulan atau 18 juta wisman pada akhir tahun ini,&#8221; kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Halal Bi Halal 1440 H/2019 M bersama keluarga besar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Senin siang (10/6/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menpar Arief Yahya menjelaskan, untuk mengoptimalkan pencapaian target wisman pada delapan bulan berikutnya Kemenpar bersama pelaku bisnis pariwisata akan melakukan 4 strategi utama yakni; <em>border tourism; hot deals, tourism hub, </em>dan <em>low cost carrier terminal</em> (LCCT). </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemenpar bersama industri pariwisata telah menyiapkan 9 strategi, namun kita akan terapkan 4 strategi utama tersebut untuk meningkatkan kunjungan wisman pada tahun ini,&#8221; kata Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk strategi <em>border tourism</em>, kata Menpar Arief Yahya, mengandalkan kekuatan <em>proximity</em> (kedekatan jarak maupun emosional) dan strategi ini banyak dilakukan negara-negara di Eropa maupun Asia Tenggara seperti Malaysia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita fokus pada <em>border tourism</em> untuk menarik wisman dari Singapura dan Malaysia,&#8221; kata Arief Yahya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memberikan perbandingan, Malaysia mendapat wisman dari <em>border tourism</em> sebesar 60-70 persen. Sedangkan Prancis dan Spanyol di atas 80 persen karena secara natural wisman Eropa yang berkunjung ke negeri itu adalah wisatawan <em>overland</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu untuk program <em>hot deals</em> atau memberikan diskon besar-besaran untuk menjaring kunjungan wisman di saat <em>low seasons</em> pada tahun ini, menurut Arief Yahya, strategi ini diharapkan akan menghasilkan 2 juta hingga 2,5 juta wisman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun lalu <em>hot deals</em> mampu menjual 700.000 pax, terbesar dari Kepri mencapai 20 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Arief Yahya menjelaskan, untuk program <em>tourism hub</em> dilakukan melalui Singapura dan&nbsp; Kuala Lumpur (Malaysia). &#8220;Program ini sebagai solusi terhadap <em>direct flight</em> yang sulit dilakukan dan membutuhkan waktu relatif lama,&#8221; kata Arief Yahya.&nbsp; </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendatangkan turis India misalnya, saat ini <em>direct flight</em> dari Mumbai ke Bali hanya melayani 3 kali per minggu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan penerbangan dari India ke Singapura sebanyak 70 kali perminggu atau 10 kali perhari, begitu juga di Kuala Lumpur, Malaysia.&nbsp; </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada jutaan turis India dan Tiongkok yang singgah di Singapura maupun Kuala Lumpur. Melalui <em>travel agent</em> di sana kita mempengaruhi mereka untuk melanjutkan liburan ke Indonesia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kemenpar mencatat kunjungan wisman tahun 2017 lebih dari 55 persen menggunakan <em>full service carrier</em> (FSC) sisanya menggunakan <em>low cost carrier</em> (LCC). Namun, ternyata pertumbuhan FSC rata-rata di bawah 5 persen, sedangkan LCC yang tumbuh rata-rata 21 persen.&nbsp; </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk mendorong kunjungan wisman LCC kita harus memiliki terminal LCC, dan program mulai terwujud. Per 1 Mei 2019 yang lalu, Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta resmi menjadi LCCT kita harapkan akan terjadi lonjakan 1 juta wisman,&#8221; kata Arief Yahya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/inilah-4-strategi-utama-kemenpar-datangkan-wisman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15060</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serang Destinasi Wisata Halal</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 May 2019 16:59:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14983</guid>

					<description><![CDATA[Potensi Serang menjadi destinasi wisata halal besar. Salah satunya karena keberadaan Tanara, tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten, tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad Nawawi Bin Umar pada 1813. Syekh Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru Hasjim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ia juga memiliki 115 kitab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Potensi
Serang menjadi destinasi wisata halal besar. Salah satunya karena keberadaan Tanara,
tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten, tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad
Nawawi Bin Umar pada 1813. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Syekh
Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru
Hasjim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ia juga memiliki 115 kitab
berisikan ilmu Tauhid, Fiqh, dan Hadist serta menafsirkan kitab kuning.&nbsp; &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita
tetapkan â€˜positioningâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Serang termasuk Banten adalah wisata halal, dengan
adanya sejarah Syekh Nawawi. Untuk wisata halal sendiri, Indonesia sudah ada di
peringkat nomor 1 dunia versi Indeks Wisata Halal yang diranking Cresscent
Rating Mastercard, GMTI atau Global Muslim Travel Index 2019,&#8221; kata Arief
Yahya saat melakukan
kunjungan kerja
ke Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (29/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam
kunjungan kerja itu, Arief
Yahya bertandang ke sejumlah destinasi
di Tanara, seperti Masjid Agung Tanara, Pesantren An Nawawi, melihat cikal
bakal pembangunan Islamic Center, dan Sungai Cidurian yang bakal direvitalisasi
sebagai destinasi wisata Tirta Kali Mati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada
kesempatan itu digelar Rapat Bersama Pembahasan Kawasan Wisata Religi Syekh
Nawawi Al Bantani, di Pendopo Kabupaten Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata
halal menurut Arief Yahya, sudah menyumbang banyak kunjungan wisatawan
mancanegara dengan pemasukan yang besar. Pertumbuhannya meningkat dan sudah
banyak negara di dunia yang menggencarkan wisata halal. Banten pun diharapkan
dapat masuk daftar 10 destinasi halal di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
tunggu master plan-nya dari Kabupaten Serang untuk pengembangan wisata halal.
Nanti, kita minta bantuan dari Kementerian PUPR untuk aksesibilitas dan
revitalisasi sungai,&#8221; kata Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian
Pariwisata akan membantu dalam promosi serta pengembangan destinasi dan sumber
daya manusia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati
Serang Ratu Tatu Chasanah dalam kesempatan yang sama mengatakan tantangan
wisata halal di Serang meliputi kesiapan sumber daya manusia dan masalah sampah
menjadi yang utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masalah
sampah harus segera diselesaikan, karena pariwisata itu harus bersih. Semua
pihak harus turut serta dari level provinsi sampai desa,&#8221; kata Ratu Tatu
Chasanah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jabar Provinsi Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/jabar-provinsi-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/jabar-provinsi-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2019 19:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14860</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat dengan beragam kekayaan alam dan sumber dayanya sangat potensial untuk menjadi destinasi wisata terbaik di Indonesia Menpar Arief seusai acara Millennial Tourism Corner di Upnormal Coffee Roster Cihampelas 96, Bandung, Kamis (23/5/2019) mengatakan, beragam potensi yang ada di Jawa Barat mulai dari alam, budaya, hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menteri
Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat dengan
beragam kekayaan alam dan sumber dayanya sangat potensial untuk menjadi
destinasi wisata terbaik di Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menpar
Arief seusai acara Millennial Tourism Corner di Upnormal Coffee Roster
Cihampelas 96, Bandung, Kamis (23/5/2019) mengatakan, beragam potensi yang ada
di Jawa Barat mulai dari alam, budaya, hingga kuliner masyarakatnya
memungkinkan untuk menjadikan Jabar sebagai destinasi terbaik di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami
sangat mengapresiasi ketika Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan
daerahnya sebagai provinsi pariwisata,&#8221; kata Menpar.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain
itu, Arief Yahya juga mendesak Pemprov Jawa Barat agar mengupayakan percepatan
pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sukabumi (Cikidang) dan Pangandaran.
Tujuannya tidak lain untuk mempermudah arus investasi pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami
sudah mengusulkan ada dua kawasan ekonomi khusus pariwisata, satu di Sukabumi,
satu di Pangandaran. Serta masih ada 5 lainnya termasuk di Bandung Barat, ini
akan lebih cepat mendorong pembangunan pariwisata di Jabar,&#8221; kata Menpar Arief.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari
sisi kuliner, lanjut Menpar Arief,&nbsp; Jawa Barat sangat terdukung karena
sejak era Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Jabar
telah dipilih sebagai model pengembangan wisata kuliner.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
tinggal mengukuhkannya. Dan Jawa Barat akan kita jadikan destinasi kelas dunia
dengan cara menyertifikasikannya ke UNWTO sebagai destinasi kuliner tingkat
dunia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal
itu diharapkan Arief akan bisa semakin mendorong Jabar dikenal sebagai
destinasi wisata kuliner kelas dunia dengan sertifikasi lembaga yang
terpercaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait
kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Jawa Barat, Menpar Arief
Yahya mengatakan, potensi itu akan segera tergarap mengingat kopi segera
ditetapkan sebagai minuman nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemenpar
selalu mempromosikan kopi saat <em>event </em>internasional.
Kenyataannya setiap <em>event</em>, yang
paling banyak diserbu adalah pojok kopi, ini potensi yang baik untuk
dikembangkan,&#8221; ujar Menpar Arief.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/jabar-provinsi-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14860</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenpar dan Visa Kolaborasi Promosikan Wonderful Indonesia</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/kemenpar-dan-visa-kolaborasi-promosikan-wonderful-indonesia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/kemenpar-dan-visa-kolaborasi-promosikan-wonderful-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2019 16:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Visa]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14770</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Visa untuk branding Wonderful Indonesia. Melalui jaringan yang dimiliki Visa, Indonesia diharapkan kian populer di mata wisatawan dunia. &#8220;Kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak. Sama-sama ingin mendapatkan â€˜empowerâ€™ devisa dan meningkatkan penjualan merchant lokal,&#8221; kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya seusai menyaksikan penandatanganan MoU bersama Visa di Gedung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Visa untuk <em>branding</em> Wonderful Indonesia. Melalui jaringan yang dimiliki Visa, Indonesia diharapkan kian populer di mata wisatawan dunia.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak. Sama-sama ingin mendapatkan â€˜empowerâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> devisa dan meningkatkan penjualan <em>merchant</em> lokal,&#8221; kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya seusai menyaksikan penandatanganan MoU bersama Visa di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (15/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penandatanganan
MoU dilakukan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky
Handayani bersama Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko
Abdurrahman disaksikan Menpar Arief Yahya dan hadir dalam acara tersebut Ketua
Tim Co-Branding Kemenpar Priyantono.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arief
Yahya menjelaskan, posisi Visa sebagai penyedia pembayaran digital terkemuka di
dunia dapat bermanfaat untuk memperluas rekam jejak kampanye #DiscoverWonderfulIndonesia
di luar negeri.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arief
pun berharap, melalui kemitraan ini dapat membuka potensi Indonesia dalam
mengembangkan Digital Tourism 4.0 dengan menciptakan pengalaman membayar dan
perjalanan liburan yang serba mudah bagi para wisman yang mengunjungi
Indonesia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pembayaran
digital menjadi semakin terintegrasi dalam perjalanan liburan masa kini. Wisatawan
menggunakan teknologi tersebut untuk membeli tiket penerbangan, memesan hotel,
tur, dan berwisata kuliner. Dengan menggaet Visa sebagai jaringan pembayaran
digital pilihan wisman dan wisatawan domestik, kami berharap dapat mendukung
mobilitas mereka di destinasi wisata yang dikunjungi.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden
Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan kolaborasi ini
bertujuan untuk membagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam mempromosikan
destinasi unggulan di Indonesia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami
berharap pengalaman kami dapat berguna&nbsp; untuk menarik lebih banyak wisman
serta mempercepat adopsi pembayaran elektronik di sejumlah destinasi wisata di
Indonesia,&#8221; kata Riko. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Visa juga akan memfasilitasi para <em>merchant</em> lokal pilihannya dalam menerima pembayaran kartu dan nirsentuh sehingga memudahkan para wisman dan wisatawan domestik dalam menggunakan metode pembayaran yang lebih mudah, aman, dan nyaman.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memanfaatkan jaringan global Visa, maka akan dilakukan <em>joint campaign</em> antara Kemenpar dan Visa Worldwide serta kolaborasi dengan <em>channel</em> bank <em>partners</em>. Kerja sama juga meliputi <em>platform</em> digital termasuk instrumen pembiayaan digital, memanfaatkan data analitik, dan kampanye digital (<em>geo tagging</em>). </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/kemenpar-dan-visa-kolaborasi-promosikan-wonderful-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14770</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Milenial dalam Konstelasi Industri Turisme</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/milenial-dalam-konstalasi-industri-turisme/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/milenial-dalam-konstalasi-industri-turisme/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2019 17:38:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Millennials Tourism Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14753</guid>

					<description><![CDATA[Ada tiga hal yang perlu diadakan untuk menarik kunjungan wisatawan milenial yakni TVC milenial, destinasi milenial, serta event milenial. &#8220;Ketiganya harus memenuhi kebutuhan kaum milenial yakni kebutuhan untuk diakui di sosial media,&#8221; kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Millennials Tourism Corner (14/5/2019) yang diikuti oleh pelaku bisnis digital dan 100 anak muda milenial di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ada tiga hal yang perlu diadakan untuk menarik kunjungan wisatawan milenial yakni TVC milenial, destinasi milenial, serta <em>event</em> milenial. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ketiganya harus memenuhi kebutuhan kaum milenial yakni kebutuhan untuk diakui di sosial media,&#8221; kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Millennials Tourism Corner (14/5/2019) yang diikuti oleh pelaku bisnis digital dan 100 anak muda milenial di Jakarta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selera
milenial itu bagi saya unik. Mereka menyukai tempat-tempat tidak biasa hingga
cara memperkenalkan sebuah daerah yang tidak biasa. Tapi anehnya hal tersebut
disukai. Jadi, kaum milenial sebaiknya diberi kebebasan untuk menentukan
sendiri konten publikasi, destinasi, dan <em>event</em>
yang ingin mereka kunjungi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisatawan
milenial memiliki potensi yang besar untuk terlibat dalam pengembangan
pariwisata. Mereka bisa mempromosikan pariwisata dengan cara mengunggah foto
destinasi yang dikunjungi. Dalam waktu yang sama, mereka juga bisa membangun
ekosistem pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Wisatawan
milenial memiliki â€˜powerâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> karena mereka &#8216;besar dan berisik&#8217; tapi belum dilayani
dengan baik. Hal inilah yang akan dilakukan Kemenpar, yakni memfasilitasi
kesediaan pariwisata terbaik bagi kaum milenial,&#8221; lanjut Menpar.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua
Tim Percepatan Milenialls Kemenpar Gabriella Patricia mengatakan tim yang
dipimpinnya itu dibentuk untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang banyak
dilakukan oleh kaum milenial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kaum
milenial diharapkan bukan hanya sebagai pelaku wisata tapi juga sebagai
ekosistem pariwisata sehingga promosi pariwisata yang dilakukan bisa berdampak
lebih besar lagi,&#8221; ujar Gabriella.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara
itu, Co-Founder Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan bahwa pertumbuhan kaum
milenial begitu besar. Saat ini, 30 persen pekerja Indonesia adalah kaum
milenial. Pada tahun 2020 akan ada 50 persen pekerja kaum milenial. Sementara
tahun 2030, akan ada 75 persen pekerja kaum milenial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita
bisa mempelajari kebiasaan mereka yang menyukai sesuatu yang mudah. Biasanya
mereka lebih percaya rekomendasi dari teman dibanding iklan,&#8221; kata
Gaery.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilanjutkannya,
layanan aplikasi mobile yang dikembangkan oleh&nbsp;<a href="http://tiket.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">tiket.com</a>&nbsp;belakangan
ini merupakan hasil telaah dari penelitian yang menyebutkan bahwa kaum milenial
lebih suka melakukan perencanaan pariwisata menggunakan telepon selular.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih
dari sisi sosial media, Manajer Penjangkauan Politik dan Pemerintah Facebook
Noudhy Valdryno mengatakan bahwa Jakarta merupakan kota paling <em>instragamable</em>.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jakarta
itu menarik bagi para milenial. Di Jakarta, kita bisa melakukan berbagai
aktivitas menarik yang bisa di upload,&#8221; jelas Noudhy.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Noudhy mengimbau agar peserta Millennial Tourism Corner untuk merekam berbagai destinasi pariwisata di Indonesia. Hal tersebut dinilai dapat membantu Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/milenial-dalam-konstalasi-industri-turisme/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Kementerian Perhubungan dan Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/kolaborasi-kementerian-perhubungan-dan-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/kolaborasi-kementerian-perhubungan-dan-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 May 2019 17:57:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Airlines Roadshow]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Karya Sumadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14702</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menemui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk membahas dukungan sektor transportasi bagi pengembangan pariwisata di Tanah Air, Jumat (10/5/2019) Pertemuan tersebut juga dalam rangka Airlines Roadshow tahun 2019 yang secara rutin dilakukan Menpar Arief Yahya. &#8220;Koordinasi dan sinergi terus dilakukan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata karena pariwisata sebagaimana prinsip [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menteri
Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menemui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya
Sumadi untuk membahas dukungan sektor transportasi bagi pengembangan pariwisata
di Tanah Air, Jumat (10/5/2019)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan
tersebut juga dalam rangka Airlines Roadshow tahun 2019 yang secara rutin
dilakukan Menpar Arief Yahya. &#8220;Koordinasi dan sinergi terus dilakukan untuk
mendukung pengembangan sektor pariwisata karena pariwisata sebagaimana prinsip
dasarnya sangat membutuhkan dukungan sektor lain termasuk dari sisi
transportasi,&#8221; kata Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan
yang diharapkan dari Kementerian Perhubungan antara lain adanya fasilitas
kemudahan bagi <em>airlines</em> yang ingin
mengembangkan jaringannya, termasuk rute baru ke 10 Destinasi Prioritas,
khususnya 4 Destinasi Super Prioritas (Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan
Borobudur).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di
samping itu, juga diharapkan ada upaya untuk terus melakukan <em>update</em> Air Service Agreement (ASA)
sesuai kebutuhan pasar.&nbsp;

&#8220;Kami berharap terus ada
dukungan dalam upaya untuk menjaring lebih banyak wisman melalui hub akses
udara di negara-negara tetangga seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok
yang sudah banyak terdapat wisman di sana,&#8221; kata Arief Yahya.



</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/kolaborasi-kementerian-perhubungan-dan-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Investor Mulai Bangun Prasarana Pariwisata Danau Toba</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/investor-mulai-bangun-prasarana-pariwisata-danau-toba/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/investor-mulai-bangun-prasarana-pariwisata-danau-toba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2019 09:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Otorita Pariwisata Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14699</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah memastikan pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendukung pariwisata di kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas berjalan dengan lancar. Rencana pengembangan kawasan Danau Toba tersebut ditindaklanjuti dengan rapat yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Jakarta, Kamis (9/5/2019). Hadir dalam rapat tersebut Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah memastikan pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendukung pariwisata di kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas berjalan dengan lancar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana
pengembangan kawasan Danau Toba tersebut ditindaklanjuti dengan rapat yang
digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Jakarta, Kamis
(9/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadir
dalam rapat tersebut Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri
Pariwisata Arief Yahya, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang
Rizky Ratman, Ketua Tim Percepatan Pengembangan 10 Destinasi Pariwisata
Prioritas Hiramsyah, Kepala Badan Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo,
Bupati Toba Samosir, serta Kadispar Provinsi Sumatera Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri
Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, dalam rapat
tersebut telah disepakati beberapa hal di antaranya investasi yang telah
ditandatangani pada 12 Oktober 2018 sudah ditindaklanjuti dengan pemetaan dan
perencanaan implementasi di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan
adanya kerja sama ini, para investor akan mulai melakukan pengembangan dengan
membangun fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata,&#8221; kata Arief.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia
menambahkan, beberapa infrastruktur dan akomodasi yang dikembangkan antara lain
hotel dan resor berstandar internasional, MICE (<em>meeting, incentive, convention, and exhibition</em>), agro-forestry, pertanian
organik, wisata desa, pendidikan tentang pariwisata, dan pemberdayaan sosial
ekonomi yang memungkinkan masyarakat di kawasan pariwisata Danau Toba dan
sekitarnya menjadi lebih sejahtera.

&#8220;<em>Ground breaking</em> investasi tersebut rencananya akan dilaksanakan
pada 28 September 2019, bertepatan sehari setelah hari Pariwisata
Internasional,&#8221; pungkas Menpar Arief Yahya.



</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/investor-mulai-bangun-prasarana-pariwisata-danau-toba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14699</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden: Proyek Infrastruktur Terkoneksi dengan Kawasan Wisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/presiden-proyek-infrastruktur-terkoneksi-dengan-kawasan-wisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/presiden-proyek-infrastruktur-terkoneksi-dengan-kawasan-wisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2019 12:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14684</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Joko Widodo meminta proyek infrastruktur terkoneksi dengan kawasan wisata di setiap daerah agar sektor pariwisata bisa semakin mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata. Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, Ballroom Hotel Shangri-La, Kamis (9/5/19). Lebih lanjut ia meminta gubernur, walikota, dan jajarannya agar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Presiden Joko Widodo meminta proyek infrastruktur terkoneksi dengan kawasan wisata di setiap daerah agar sektor pariwisata bisa semakin mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo
(Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, Ballroom Hotel Shangri-La, Kamis (9/5/19).
</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut ia meminta gubernur, walikota,
dan jajarannya agar segera merampungkan proyek infrastruktur seperti pembangunan
jalan tol, pelabuhan, dan bandara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Segera pemerintah provinsi, kabupaten, kota
menyambungkan titik-titik di tempat masing-masing. Tanpa itu, daerah tidak bisa
menikmati pertumbuhan ekonomi. Sambungkan dengan kawasan industri, wisata,
dengan sentra industri kecil, dengan pusat produksi baik pertanian atau
perkebunan,&#8221; kata Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Jokowi mengatakan, menyambungkan
pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan kawasan wisata akan membuat daerah
menjadi lebih cepat berkembang. Hal itu kata dia, menjadi tugas pemerintah
daerah yang memahami dengan baik karakteristik di wilayahnya masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau itu tidak bisa dikerjakan, jangan
pernah mimpi (Indonesia) masuk kelima, keempat, (negara dengan ekonomi)
terbesar dunia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia berpeluang besar menjadi lima besar negara dengan ekonomi kuat di dunia, bahkan bisa menjadi empat besar ekonomi dunia pada tahun 2045. Namun untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah sesuatu hal yang mudah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Perekonomian negara yang kuat juga harus
ditopang dengan perekonomian di daerah yang juga kuat. Pemerataan infrastruktur
dimaksudkan untuk menumbuhkan potensi peningkatan perekonomian di daerah-daerah
yang sebelumnya tak tersentuh. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden mengharapkan agar sentra-sentra sumber ekonomi yang ada di daerah dapat tersambung dengan adanya sejumlah infrastruktur yang dibangun pemerintah pusat. Dengan tersambung pada sentra industri dan pariwisata, maka denyut perekonomian daerah akan semakin kencang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tanpa itu tidak akan daerah bisa
menikmati yang namanya pertumbuhan ekonomi,&#8221; kata Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara itu, hadir para pejabat dan
Menteri Kabinet Kerja termasuk Menteri Pariwisata Arief Yahya serta para kepala
daerah dari seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan prinsip dasar pariwisata memerlukan dukungan sektor lain untuk berkembang, maka dukungan infrastruktur seperti instruksi Presiden memang sudah menjadi keharusan. &#8220;Kemenpar siap mendukung upaya pengembangan destinasi wisata di daerah sesuai instruksi Presiden Jokowi,&#8221; kata Menpar Arief. </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/presiden-proyek-infrastruktur-terkoneksi-dengan-kawasan-wisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14684</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mempromosikan Kuliner Nusantara hingga Spanyol</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/mempromosikan-kuliner-nusantara-hingga-spanyol/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/mempromosikan-kuliner-nusantara-hingga-spanyol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2019 13:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Vita Datau]]></category>
		<category><![CDATA[World Forum on Gastronomy Tourism 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14614</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pariwisata mempromosikan kuliner lokal khas nusantara dalam ajang 5th United Nation World Tourism Organization (UNWTO) World Forum on Gastronomy Tourism 2019 yang berlangsung di San Sebastian, Spanyol pada 2-3 Mei 2019. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Vita Datau, mengatakan World Forum on Gastronomy Tourism 2019 adalah acara kuliner [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Pariwisata mempromosikan kuliner
lokal khas nusantara dalam ajang 5th United Nation World Tourism Organization
(UNWTO) World Forum on Gastronomy Tourism 2019 yang berlangsung di San
Sebastian, Spanyol pada 2-3 Mei 2019.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata
Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Vita Datau, mengatakan
World Forum on Gastronomy Tourism 2019 adalah acara kuliner bergengsi yang
kehadirannya ditunggu oleh 157 negara. &#8220;Ini forum dunia. Forum yang sangat
ditunggu oleh 157 negara yang berstatus anggota UNWTO,&#8221; tutur Vita Datau usai
acara World Forum on Gastronomy Tourism 2019 pada Minggu (5/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Vita menjelaskan, ajang World
Forum on Gastronomy Tourism 2019 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk
berpromosi sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama promosi di bidang wisata
gastronomi. Tahun ini merupakan tahun ketiga dimana Kementerian Pariwisata
berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tahun ini, topik yang dibicarakan adalah
pengembangan sumber daya manusia di sektor gastronomi, terutama yang tenaga
kerja lokal. Tema ini sangat cocok dengan program prioritas Kabinet Kerja 2019.
Seperti digital dan inovasi yang menjadi <em>highlight</em>,
juga pembangunan berkelanjutan yang selalu melibatkan komunitas lokal untuk
memberikan kesejahteraan kepada masyarakat setempat,&#8221; kata Vita Datau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bicara destinasi gastronomi, Indonesia telah
menetapkan Ubud sebagai destinasi gastronomi berstandar UNWTO. Untuk mencapai
tahap itu, Tim Kemenpar bekerja sama dengan Tim Lokal Ubud Gianyar telah
menyelesaikan laporan yang diminta oleh UNWTO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya percaya apa yang kita lakukan sekarang
menjadi model bagi destinasi kuliner lainnya. Destinasi kuliner lain juga akan
dinaikkan menjadi destinasi berstandar global,&#8221; kata Menpar Arief Yahya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, terkait strategi untuk
menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki daya saing pariwisata,
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku memiliki strategi khusus untuk memposisikan
pariwisata Indonesia dalam peta dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu strategi yang diperkenalkan yakni bekerja sama dengan institusi dunia yang mempunyai reputasi, seperti UNWTO sebagai global <em>endorser</em> terbaik dunia. Keikutsertaan Indonesia dalam 5th UNWTO World Forum on Gastronomy Tourism 2019 merupakan salah satu strategi yang dijalankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita harus menaikkan kualitas pariwisata Indonesia menjadi berstandar global. Baik dalam hal pendidikan pariwisata, maupun destinasi manajemen. Karena, untuk bersaing secara global, kita harus memiliki standar global juga,&#8221; kata Arief.  </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/mempromosikan-kuliner-nusantara-hingga-spanyol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14614</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bidik Turis Mediterania Timur</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/indonesia-bidik-turis-mediterania-timur/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/indonesia-bidik-turis-mediterania-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2019 13:31:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Indolevant Travel Mart]]></category>
		<category><![CDATA[Mediterania Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14551</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri acara Gala Dinner Indolevant Travel Mart 2019 di W Hotel, Amman Yordania, (3/5/2019) untuk membujuk turis Mediterania Timur memanfaatkan program Tourism Hub dari Singapura, Malaysia, dan Thailand, untuk kemudian meneruskan perjalanannya ke Indonesia. &#8220;Kemenpar menargetkan strategi tourism hub menyumbang 4 juta wisatawan mancanegara, dengan adanya program tourism hub yang memudahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pariwisata
Arief Yahya menghadiri acara Gala Dinner Indolevant Travel Mart 2019 di W
Hotel, Amman Yordania, (3/5/2019) untuk membujuk turis Mediterania Timur memanfaatkan program
Tourism Hub dari Singapura, Malaysia, dan Thailand, untuk kemudian meneruskan
perjalanannya ke Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemenpar menargetkan strategi <em>tourism hub</em> menyumbang 4 juta wisatawan mancanegara, dengan adanya program <em>tourism hub</em> yang memudahkan konektivitas turis Mediterania Timur ke Indonesia,&#8221; kata Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Arief, kawasan Mediterania Timur atau Levant Countries menjadi pasar yang
potensial bagi Indonesia. Hal
itu karena jumlah pengeluaran wisman dari kawasan itu sangat besar sehingga
memberikan dampak langsung yang signifikan bagi pariwisata Indonesia. &#8220;Tingkat spending yang tinggi dari mereka, ini
merupakan peluang yang sangat besar,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang
sama, Dubes RI untuk Jordan dan Palestina Andy Rachmianto mengatakan KBRI Amman
ingin mengundang lebih banyak wisman dari negara-negara Levant dan Timur Tengah
yang mayoritas muslim ke Indonesia. Mereka merupakan pasar yang besar bagi
program wisata halal Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mediteriania Timur
atau lazim disebut Levant Countries merupakan sebutan untuk negara-negara
meliputi Jordan, Cyprus, Mesir, Iraq, Lebanon, Palestina, Syria, dan Turki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat ini Indonesia sudah berada di ranking
teratas pada Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019.
Target wisman pada 2019 sebesar 20 juta wisman, dan diharapkan 25 persennya
atau sekitar 5 juta wisman merupakan wisman dari segmen wisata halal.
Diharapkan ini bisa menjadi langkah baik untuk mengundang wisman Mediterania
Timur ke Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/indonesia-bidik-turis-mediterania-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14551</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
