<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banyuwangi &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/banyuwangi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2020 09:17:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Banyuwangi &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Infrastruktur Wisata Banyuwangi Dikorbankan demi Penanganan COVID-19</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/infrastruktur-wisata-banyuwangi-dikorbankan-demi-penanganan-covid-19/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/infrastruktur-wisata-banyuwangi-dikorbankan-demi-penanganan-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2020 09:17:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=19706</guid>

					<description><![CDATA[Beberapa tahun belakangan ini, daerah Banyuwangi, Jawa Timur, menjelma sebagai salah satu destinasi wisata yang digemari banyak masyarakat. Berbagai pilihan destinasi wisata disuguhkan di sana, mulai dari wisata pegunungan, air terjun, hingga pantai yang selalu menggoda para wisatawan. Namun, dengan adanya penyebaran COVID-19, pariwisata di Banyuwangi terganggu, sama seperti pariwisata di daerah lainnya. Selain menutup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Beberapa tahun belakangan ini, daerah Banyuwangi, Jawa Timur, menjelma sebagai salah satu destinasi wisata yang digemari banyak masyarakat. Berbagai pilihan destinasi wisata disuguhkan di sana, mulai dari wisata pegunungan, air terjun, hingga pantai yang selalu menggoda para wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dengan adanya penyebaran COVID-19, pariwisata di Banyuwangi terganggu, sama seperti pariwisata di daerah lainnya. Selain menutup sementara destinasi wisata di sana, pemerintah kabupaten Banyuwangi juga menunda beberapa pelaksanaan <em>event</em> besar yang ada di sana. Hal ini tentu berdampak terhadap bisnis pelaku industri pariwisata yang kian hari semakin menurun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi ini semakin diperparah dengan anggaran daerah yang kian hari semakin menipis. Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, menyebutkan saat ini anggaran di Banyuwangi mengalami defisit hingga Rp400 miliar sehingga pihaknya harus mengatur anggaran lebih ketat agar terlihat adil. Hal ini diungkapkan Anas saat kegiatan &#8220;Ngabuburit Pariwisata Nasional&#8221; yang diadakan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dan Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) melalui aplikasi Zoom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semua daerah sekarang menghadapi anggaran yang sangat berat, angka defisit itu muncul dengan asumsi jika COVID-19 ini akan tetap berlangsung selama tiga hingga empat bulan,&#8221; kata Anas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, ia mengatakan terjadi pemangkasan anggaran untuk penanganan COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia. Ia harus realokasi dana sebesar Rp54 miliar untuk kebutuhan COVID-19, padahal sebelumnya dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur wisata alam di Banyuwangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Beberapa teman-teman bupati di daerah lain juga merasakan hal tersebut. Tetapi, Banyuwangi masih bisa sedikit bernapas karena kami masih mendapat banyak insentif,&#8221; dia menambahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, realokasi anggaran tersebut tidak hanya untuk penanganan dan pengobatan COVID-19, tetapi juga untuk masa <em>recovery</em> pasca-COVID-19. Pemkab Banyuwangi dan tim telah menyiapkan anggaran <em>recovery</em> khusus untuk sektor pariwisata dan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Nantinya, anggaran tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan sehingga dapat ditindaklanjuti dengan segera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami memberikan opsi-opsi anggaran apa saja yang diperlukan untuk <em>recovery</em> pariwisata di Banyuwangi. Saya harap, daerah lain juga segera menyetor <em>recovery</em> anggaran tersebut kepada Kementerian Keuangan,&#8221; ujar Anas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anas mengatakan, anggaran <em>recovery</em> untuk sektor UMKM akan menjadi prioritas utama di daerahnya. Pasalnya, para pelaku UMKM menjadi yang paling pertama untuk gerak cepat dalam memperbaiki bisnisnya usai COVID-19 dinyatakan berakhir di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sektor UMKM itu akan cepat bangun dari tidurnya sehingga lebih cepat bangkit. Cukup dikasih insentif sedikit saja, mereka sudah bisa bangkit kembali,&#8221; dia menambahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam anggaran <em>recovery</em> tersebut, Anas juga memasukkan beberapa kebutuhan dasar yang dapat diberikan untuk subsektor pariwisata, seperti untuk insentif MICE, insentif perizinan untuk berkegiatan, pajak, dan semua kebutuhan bagi pelaku industri pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa skenario pelatihan di sektor pariwisata dan sektor UMKM juga telah disiapkan untuk membantu para pelaku usaha menghadapi masa pemulihan COVID-19. Meskipun belum dapat menjelaskan secara detail hal apa saja yang akan dilakukan, pihaknya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk pariwisata di sana sehingga perekonomian daerah pun akan segera teratasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami masih menyiapkan beberapa skenario di dalamnya, tentu ini tidak mudah bagi kami karena kami belum tahu COVID-19 ini kapan berakhir. Andai kami semua sudah tahu kapan akan berakhir, maka skenario daerah juga akan lebih pasti kami buat, termasuk rencana induk dalam pengembangan pariwisata daerah,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/infrastruktur-wisata-banyuwangi-dikorbankan-demi-penanganan-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pariwisata Harus Dinamis Respon Perubahan</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/pariwisata-harus-dinamis-respon-perubahan/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/pariwisata-harus-dinamis-respon-perubahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 00:18:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[General Aviation]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15799</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Perubahan dan pembaruan adalah sebuah keniscayaan. Kita yang tidak mengikuti pembaruan berarti melawan keniscayaan itu. Prinsipnya, jika tidak melakukannya, maka orang lain yang akan melakukan pembaruan itu,&#8221; kata Menteri Arief Yahya dalam Seminar General Aviation for Tourism di Hotel El Royale Banyuwangi, Jumat (26/7/2019). Pada seminar yang mengangkat tema &#8220;Jurus Jitu General Aviation Mendukung Pariwisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Perubahan dan pembaruan adalah sebuah keniscayaan. Kita yang tidak mengikuti pembaruan berarti melawan keniscayaan itu. Prinsipnya, jika tidak melakukannya, maka orang lain yang akan melakukan pembaruan itu,&#8221; kata Menteri Arief Yahya dalam Seminar General Aviation for Tourism di Hotel El Royale Banyuwangi, Jumat (26/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada seminar yang mengangkat tema &#8220;Jurus Jitu General Aviation Mendukung Pariwisata Indonesia&#8221; itu, Arief memberikan contoh saat seluler mulai merambah Indonesia. Menurutnya, kehadiran teknologi seluler sempat mendapatkan penolakan. Telkom pun dihadapkan pada pilihan untuk bermain di seluler atau tidak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau Telkom menolak seluler, Telkom akan mati. Karena, para pesaing pasti mengambil kesempatan itu. Dan hasilnya, semua orang menggunakan seluler,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal serupa terjadi di pariwisata di mana perubahan dan pembaruan pasti terjadi. Meskipun, Arief menilai saat perubahan atau pembaruan terjadi, pasti ada konfrontasi dan penolakan. &#8220;Dan itu hal yang sangat biasa. Karena nantinya akan ada kolaborasi. Dan itu bagian yang penting,&#8221; paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arief Yahya berharap Seminar General Aviation itu akan menghasilkan sebuah masukan atau terobosan bagi aksesibilitas udara di Indonesia. Menurutnya, hal ini sangat penting karena Indonesia adalah negara kepulauan. Dan akses udara sangat vital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan sebuah proposal dan menjadikan Banyuwangi sebagai <em>pilot project</em>,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadir dalam kesempatan itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Dirut PT Angkasa Pura II M Awaluddin, Staf Khusus Menpar Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro. </p>



<p class="wp-block-paragraph">General Aviation juga diharapkan mampu menghadirkan <em>air touring</em> pesawat berbendera asing di kepulauan RI. Menurutnya, semua <em>project</em> ini bisa dilakukan oleh Banyuwangi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Dirut PT Angkasa Pura II M. Awaluddin mengatakan kegiatan ini bisa menghasilkan ide-ide baru. Untuk mendukung ide itu, Banyuwangi dipilih menjadi tuan rumah seminar.&nbsp; </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami memilih Banyuwangi bukan tanpa alasan. Banyuwangi akan jadi <em>pilot project</em>. Dari diskusi ini kami harapkan ada aksinya. Apakah benar <em>general aviation</em> mendukung sektor pariwisata. Dan kami harapkan Banyuwangi mendukung hal itu,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/pariwisata-harus-dinamis-respon-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15799</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Gandeng LOKET untuk Menjadi Destinasi Wisata Olahraga Terfavorit</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-gandeng-loket-untuk-menjadi-destinasi-wisata-olahraga-terfavorit/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-gandeng-loket-untuk-menjadi-destinasi-wisata-olahraga-terfavorit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2019 04:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sport tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15722</guid>

					<description><![CDATA[Ajang wisata olahraga (sport tourism) dalam kegiatan Banyuwangi Ijen Green Run 2019 kembali diadakan untuk keempat kalinya. Setiap tahun, ajang wisata yang dipadukan dengan kegiatan olahraga ini berhasil menarik antusiasme tinggi para atlet lari profesional dan pehobi lari, tetapi juga wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Antusiasme yang tinggi dari para wisatawan ini turut mendorong Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ajang wisata olahraga (<em>sport
tourism</em>) dalam kegiatan Banyuwangi Ijen Green Run 2019 kembali diadakan
untuk keempat kalinya. Setiap tahun, ajang wisata yang dipadukan dengan
kegiatan olahraga ini berhasil menarik antusiasme tinggi para atlet lari
profesional dan pehobi lari, tetapi juga wisatawan baik domestik maupun
mancanegara. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Antusiasme yang tinggi dari para wisatawan ini turut
mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk terus mengembangkan
wilayah yang mendapat julukan <em>Sunrise of
Java</em> ini sebagai destinasi <em>sport
tourism</em> terfavorit di Indonesia. Untuk mewujudkannya, Pemkab Banyuwangi
kemudian menggandeng LOKET, perusahaan penyedia sistem teknologi manajemen <em>event</em> dan hiburan yang telah bekerja
sama dengan hampir 90 persen <em>event</em>
raksasa di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kolaborasi ini, LOKET memberikan dukungan sebagai <em>official partner management ticketing</em>
dalam 11 kegiatan <em>sport tourism</em> di Banyuwangi
yang diawali dengan Banyuwangi Ijen Green Run 2019. Melalui kolaborasi ini, para
calon peserta diberikan kemudahan untuk membeli tiket secara online baik
melalui platform unggulan LOKET yakni Loket.com dan GO-TIX yang tersedia di
aplikasi GOJEK dan laman go-tix.id. Daftar kegiatan sport tourism yang ada di
Banyuwangi, nantinya dapat diakses calon wisatawan melalui laman
loket.com/banyuwangisporttourism.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengungkapkan bahwa
kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Banyuwangi untuk menjadikan pariwisata
sebagai pilar baru yang menopang pertumbuhan ekonomi di daerah. &#8220;Melalui
kolaborasi dengan LOKET, peserta akan semakin termudahkan dalam pembelian
maupun penukaran tiket sehingga diharapkan mereka bisa merasa lebih nyaman
dalam mengikuti beragam kegiatan <em>sport
tourism</em> di Banyuwangi. Selain itu, distribusi tiket juga akan lebih
menyebar secara luas sehingga diharapkan dapat menarik minat lebih banyak
wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi,&#8221; ujar Azwar Anas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data Pemkab Banyuwangi, tingkat kunjungan
wisatawan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kurun waktu 10 tahun
terakhir. Di tahun 2018 jumlah, wisatawan domestik meningkat hingga 960 persen
dan mancanegara meningkat hingga 919 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Azwar juga menambahkan bahwa kegiatan Banyuwangi Ijen
Green Run tahun ini dibuat lebih spesial dan istimewa dibandingkan dengan
tahun-tahun sebelumnya, yang menggelar tiga rute lintasan baru, yaitu sepanjang
9K, 22K dan 42K. Pelari profesional maupun pehobi lari dapat menyaksikan dan
menikmati langsung keindahan alam hutan, sungai, serta area hijau lainnya yang
menyegarkan mata selama mengikuti olahraga ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi kolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi, Ario Adimas,
VP Marketing LOKET, menyatakan kebanggaan turut dilibatkan dalam kegiatan serta
mengakui bahwa perkembangan <em>sport tourism</em>
Banyuwangi yang keindahan alamnya sudah menjadi perbincangan para wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami bangga dan kesempatan untuk turut serta dalam
pengembangan destinasi <em>sport tourism</em>
di Banyuwangi yang telah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di
Indonesia. Dukungan ini merupakan yang pertama untuk <em>sport tourism</em> setelah kolaborasi sebelumnya dengan pemerintah dalam
penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia dalam Asian Games dan Asian
Para Games tahun 2018. Sebagai pionir di industri teknologi <em>event</em>, kami siap memberikan dukungan
untuk memberikan pengalaman terbaik baik bagi Pemkab Banyuwangi maupun para
peserta dan wisatawan yang mengikuti kegiatan Banyuwangi Green Ijen Run tahun
ini,&#8221; ujar Dimas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guna mendukung kemajuan pariwisata di Banyuwangi, LOKET
berkomitmen untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan <em>sport tourism</em> hingga tahun 2020 mendatang. Menyusul Banyuwangi Ijen
Run 2019, Pemkab Banyuwangi akan menyelenggarakan 10 kegiatan <em>sport tourism</em> lainnya, yaitu Blue Fire
Ijen Challenge 2019 di bulan Juli, Savana Duathlon dan International Tour de
Banyuwangi Ijen di bulan September. Kemudian Red Island Cycling Adventure,
Durian Happy Cycling dan Alas Purwo Geopark Run di bulan November 2019, serta
International BMX Competition 2019 di bulan Oktober. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tahun 2020 akan ada Banyuwangi Ijen Green Run 2020, Blue
Fire Ijen Challenge 2020, serta International BMX Competition 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memberikan kemudahan untuk membeli tiket <em>event</em> secara daring, LOKET juga mengajak
para <em>event creator</em> di Banyuwangi
untuk dapat mendukung misi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mewujudkan &#8220;Majestic
Banyuwangi&#8221;. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Banyuwangi Ijen Green Run 2019 adalah titik awal baru bagi
perkembangan <em>sport tourism</em> Banyuwangi.
Masih ada beragam kegiatan lain yang tak kalah menarik yang telah dipersiapkan
bagi para wisatawan. Dengan dukungan dan beragam kemudahan yang diberikan
LOKET, kami berharap kolaborasi ini dapat membantu kemajuan pariwisata serta menjadikan
Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism terfavorit di Indonesia,&#8221; ujar Dimas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-gandeng-loket-untuk-menjadi-destinasi-wisata-olahraga-terfavorit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15722</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Gelar Ritual Tolak Bala</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/banyuwangi-gelar-ritual-tolak-bala/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/banyuwangi-gelar-ritual-tolak-bala/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2019 11:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Azwar Anas]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Barong ider bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15037</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Daerah Banyuwangi menggelar tradisi Barong Ider Bumi di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Acara ini merupakan ritual tolak bala (bencana) yang sudah turun-temurun dilakukan warga Desa Using (suku lokal setempat) sejak ratusan tahun yang lalu. Ritual ini digelar setiap 2 Syawal atau lebaran hari kedua. Tradisi ini ditandai dengan mengarak barong mengelilingi desa yang diakhiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Daerah Banyuwangi menggelar tradisi Barong Ider Bumi di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Acara ini merupakan ritual tolak bala (bencana) yang sudah turun-temurun dilakukan warga Desa Using (suku lokal setempat) sejak ratusan tahun yang lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ritual ini digelar setiap 2 Syawal atau lebaran hari kedua. Tradisi ini ditandai dengan mengarak barong mengelilingi desa yang diakhiri dengan kenduri massal oleh warga di sepanjang jalan desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menghadiri Barong Ider Bumi di Bayuwangi, Kamis (6/6/2019) mengatakan Banyuwangi konsisten menjaga tradisi warganya sebagai bentuk mempertahankan kearifan lokal. Anas meyakini, kearifan lokal yang dibangun para leluhur itu dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan alam dan kehidupan warganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini adalah cara â€˜nguri-nguriâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> budaya yang ditradisikan oleh Banyuwangi. Banyuwangi boleh saja maju, Banyuwangi juga boleh berkembang, tapi budaya Banyuwangi tidak boleh tertinggal dari pergaulan global. Oleh karena itu, sesibuk apapun, kami akan terus menjaga kelestarian budaya, salah satunya lewat balutan festival semacam ini,&#8221; kata Anas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Menteri Pariwisata RI Arief Yahya yang telah mendukung perkembangan pariwisata Banyuwangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara Barong Ider Bumi diisi oleh berbagai ritual dan kegiatan mulai dari ritual &#8216;sembur othik-othik&#8217;. Ritual ini dilakukan dengan cara merebutkan uang koin yang dicampur beras kuning serta bunga. Anak-anak langsung berebut mencari uang yang terjatuh di tanah. Sambil berebut mereka riang gembira, tanpa ada rasa bermusuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai &#8216;sembur othik-othik&#8217;, seluruh warga mengarak tiga Barong Using yang diyakini bisa mengusir bencana. Tampak Bupati Anas turut berbaur bersama warga dan sesepuh desa mengikuti prosesi selamatan bersih desa tersebut sambil mengendarai kereta kencana menuju perbatasan desa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/banyuwangi-gelar-ritual-tolak-bala/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Siapkan 99 Event Pariwisata di Tahun 2019</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-siapkan-99-event-pariwisata-di-tahun-2019/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-siapkan-99-event-pariwisata-di-tahun-2019/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2019 07:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=13587</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, tiga strategi telah dilakukan pemerintah bersama stakeholder pariwisata untuk mempercepat destinasi Banyuwangi go international. Pertama, memperkuat atraksi budaya. Banyuwangi memiliki atraksi budaya berkelas dunia, antara lain Gandrung Sewu, Banyuwangi Ethno Carnival, dan International Tour de Banyuwangi Ijen yang masuk dalam 100 Events Wonderful Indonesia. Kedua, menjadikan Bandara Banyuwangi sebagai bandara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, tiga strategi telah dilakukan pemerintah bersama <em>stakeholder</em> pariwisata untuk mempercepat destinasi Banyuwangi <em>go international</em>. Pertama, memperkuat atraksi budaya. Banyuwangi memiliki atraksi budaya berkelas dunia, antara lain Gandrung Sewu, Banyuwangi Ethno Carnival, dan International Tour de Banyuwangi Ijen yang masuk dalam 100 <em>Events</em> Wonderful Indonesia. Kedua, menjadikan Bandara Banyuwangi sebagai bandara internasional.</p>
<p>&#8220;Sejak 19 Desember 2018, Bandara Banyuwangi telah ditetapkan sebagai bandara internasional dan akan terus dievaluasi hingga Maret 2019. Untuk itu, <em>seat capacity</em> penerbangan ke sana harus ditingkatkan agar di atas 60 persen. Ketiga, Banyuwangi harus menjadi UNESCO Global Geopark (UGG). Dengan menjadi UGG, promosi Banyuwangi akan mendunia,&#8221; kata Arief Yahya.</p>
<p>Arief Yahya mengatakan, penetapan Banyuwangi menjadi UGG diperkirakan sekitar tahun 2021 karena tahun lalu Banyuwangi baru saja dikunjungi Sekjen UNESCO Global Geopark Guy Martini untuk penilaian <em>geopark</em> di sana. &#8220;Kita bisa belajar dari China yang mampu memanfaatkan <em>geopark</em> miliknya untuk menggaet sebanyak 21 juta pengunjung,&#8221; kata Arief Yahya.</p>
<p>Tiga destinasi di Banyuwangi, yakni Taman Nasional Alas Purwo, Gunung Ijen, dan Pantai Pulau Merah, telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional dan telah diusulkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG).</p>
<p>Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengatakan, tahun ini Banyuwangi menyiapkan 99 <em>event</em> unggulan yang dikemas sebagai Majestic Banyuwangi Festival 2019. &#8220;Majestic Banyuwangi Festival 2019 ini ibarat rangkuman bagi segenap potensi yang ada di Kabupaten Banyuwangi, mulai dari seni budaya, kekayaan alam, dan kreativitas masyarakat sekaligus mengukuhkan Banyuwangi sebagai kota festival yang terkenal di Indonesia karena keberhasilannya dalam menyelenggarakan Banyuwangi Ethno Carnival,&#8221; kata Abdullah Azwar Anas.</p>
<p>Abdullah Azwar Anas mengatakan, peluncuran Majestic Banyuwangi Festival 2019 memberi semangat pada masyarakat Banyuwangi untuk melakukan perubahan, antara lain lebih ramah, bersih, dan sejahtera. &#8220;Bila semula PAD pariwisata Banyuwangi sebesar Rp90 miliar, kini mencapai Rp460 miliar dan ini dinikmati langsung oleh masyarakat,&#8221; kata Abdullah Azwar Anas.</p>
<p>Arief Yahya mengapresiasi Majestic Banyuwangi Festival 2019 yang menampilkan 99 <em>event,</em> di antaranya <em>event</em> digital dan milenial. &#8220;Ada 30 persen sebagai <em>event</em> digital dan milenial, di antaranya Festival Juragan Pintar,&#8221; kataÂ  Arief Yahya.</p>
<p>Festival Juragan Pintar menghadirkan <em>start up</em> Warung Pintar yang merupakan warung dikawinkan dengan teknologi dalam pengelolaannya sehingga memberikan kemudahan bagi pemilik warung serta kenyamanan bagi para pelanggannya. Teknologi ini bisa digunakan sebagai alat promosi pariwisata di Indonesia berbasis digital.</p>
<p>Pada 2012, Banyuwangi baru memiliki 12 <em>event</em>, lalu pada 2018 melonjak menjadi 75 <em>event</em>, dan tahun ini menjadi 99 <em>event</em>. Semua <em>event</em> ini melibatkan seluruh potensi masyarakat Banyuwangi.</p>
<p>Jumlah kunjungan wisman ke Banyuwangi pada 2017 sebanyak 98.970 orang, sedangkan wisnus sebanyak 4,83 juta. Tahun 2018 kunjungan wisman diproyeksikan sebanyak 100.000 wisman, dan wisnus sekitar 5 juta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-siapkan-99-event-pariwisata-di-tahun-2019/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13587</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arief Yahya Tetapkan Banyuwangi Kota Festival Terbaik</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/arief-yahya-tetapkan-banyuwangi-kota-festival-terbaik/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/arief-yahya-tetapkan-banyuwangi-kota-festival-terbaik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ahmad Baihaki]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2018 11:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://venuemagz.com/?p=10983</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan Banyuwangi sebagai kota festival terbaik di Indonesia. Hal itu diungkapkannya pada saat meresmikan peluncuran Top 77 Calendar of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018 pada 1 Februari 2018. Salah satu alasan penetapan Banyuwangi sebagai kota festival terbaik adalah karena Banyuwangi memiliki nilai budaya, konsisten menyelenggarakan berbagai acara, serta memiliki akses penerbangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan Banyuwangi sebagai kota festival terbaik di Indonesia. Hal itu diungkapkannya pada saat meresmikan peluncuran Top 77 Calendar of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018 pada 1 Februari 2018. Salah satu alasan penetapan Banyuwangi sebagai kota festival terbaik adalah karena Banyuwangi memiliki nilai budaya, konsisten menyelenggarakan berbagai acara, serta memiliki akses penerbangan langsung dan tidak langsung menuju Bandara Blimbingsari Banyuwangi.</p>
<p>Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengatakan, awalnya penerbangan ke Banyuwangi hanya dua kali dalam seminggu. Sekarang, ada enam penerbangan setiap minggu. Selain itu, Banyuwangi saat ini memiliki lebih dari 300 <em>homestay, </em>dan pada Maret atau April 2018 akan dibangun tiga hotel baru dari Alila Grup dan Aston Grup dengan jumlah kamar di atas 100.</p>
<p>Pada 2012, Banyuwangi hanya memiliki 12 <em>event</em>, lalu pada 2017 meningkat menjadi 72 <em>event</em>, dan pada tahun ini menjadi 77 <em>event</em>.</p>
<p>Tiga tahun lalu, pemerintah daerah Banyuwangi melakukan survei kegiatan kepariwisataan. Hasilnya, kata Azwar, 2.400 persen lebih <em>return of investment</em> dari biaya promosi dan lainnya dampak yang didapatkan adalah peningkatan pendapatan per kapita rakyat. &#8220;Dahulu pendapatan rakyat setiap tahun Banyuwangi 14 juta per orang. Sekarang, pendapatan per kapita 41,6 juta per orang, tumbuh drastis di atas Jember dan Malang,&#8221; kata Azwar.</p>
<p>Pada 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terdiri dari 77.000 wisman dan 4 juta wisnus. Lalu, pada 2017 meningkat menjadi 91.000 wisman dengan pendapatan devisa mencapai Rp546 miliar. Pemkab Banyuwangi menargetkan pada 2018 Banyuwangi akan dikunjungi lebih dari 100.000 wisman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/arief-yahya-tetapkan-banyuwangi-kota-festival-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Luncurkan 77 Acara Utama di Tahun 2018</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-luncurkan-77-acara-utama-di-tahun-2018/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-luncurkan-77-acara-utama-di-tahun-2018/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 05:41:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[77 Acara Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://venuemagz.com/?p=10965</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah kabupaten Banyuwangi meluncurkan Top 77 Calendar of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018 pada 1 Februari 2018. Kegiatan peluncuran yang dilakukan di kantor Kementerian Pariwisata ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Peluncuran 77 acara utama di Banyuwangi ini bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara, ke Banyuwangi. Selain itu, acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah kabupaten Banyuwangi meluncurkan Top 77 Calendar of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018 pada 1 Februari 2018. Kegiatan peluncuran yang dilakukan di kantor Kementerian Pariwisata ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.</p>
<p>Peluncuran 77 acara utama di Banyuwangi ini bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara, ke Banyuwangi. Selain itu, acara ini juga mendukung program Visit Wonderful Indonesia 2018 yang menargetkan kunjungan 17 juta wisman pada tahun ini.</p>
<p>Dari 77 acara utama tersebut, tiga di antaranya telah masuk ke dalam 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia 2018, yakni Banyuwangi Ethno Carnival, International Tour De Banyuwangi Ijen, dan Gandrung Sewu.</p>
<p>&#8220;Banyuwangi sebagai kota karnaval dan festival harus memiliki <em>event</em> yang berkualitas sepanjang tahun, dan 77 acara utama ini akan mendorong wisatawan berkunjung ke Banyuwangi karena setiap hari dapat menyaksikan karnaval atau festival,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>Arief Yahya menambahkan, Banyuwangi telah diberikan predikat The City Of Carnival And Festival karena kesiapan unsur 3A-nya, yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas, terutama konektivitas udara dengan telah terhubungnya Bandara Blimbingsari di Banyuwangi dengan sejumlah kota, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali.</p>
<p>&#8220;Untuk atraksi, Banyuwangi tercatat paling cepat berkembang karena melibatkan seluruh potensi masyarakat. Pada 2012, Banyuwangi hanya memiliki 12 <em>event</em>, sedangkan pada 2017 meningkat menjadi 72 <em>event</em>, lalu pada tahun ini menjadi 77 <em>event</em>,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengatakan, kekuatan pariwisata Banyuwangi adalah pada partisipasi seluruh lapisan masyarakatnya sehingga tercipta 77 acara ini, dan lima di antaranya menjadi unggulan dalam mendatangkan wisman. Kelima <em>event</em> unggulan itu adalah International Tour De Banyuwangi Ijen yang akan diadakan pada 26-29 September, Banyuwangi Ethno Carnival yang diadakan pada 29 Juli, Festival Gandrung Sewu yang diadakan pada 20 Oktober, Banyuwangi Beach Jazz Festival yang diadakan pada 12-13 Mei, dan Ijen Summer Jazz pada 22 September.</p>
<p>Pada 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terdiri dari 77.000 wisman dan 4 juta wisnus. Lalu, pada 2017 meningkat menjadi 91.000 wisman dengan pendapatan devisa mencapai Rp546 miliar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/banyuwangi-luncurkan-77-acara-utama-di-tahun-2018/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10965</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
