<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Destinasi pariwisata super prioritas &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/destinasi-pariwisata-super-prioritas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Aug 2023 06:07:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Destinasi pariwisata super prioritas &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Pemerintah Kembangkan DPSP Likupang dengan Konsep Pariwisata Hijau</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/pemerintah-kembangkan-dpsp-likupang-dengan-konsep-pariwisata-hijau/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/pemerintah-kembangkan-dpsp-likupang-dengan-konsep-pariwisata-hijau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Aug 2023 06:07:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi pariwisata super prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[DPSPLikupang]]></category>
		<category><![CDATA[Likupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=33711</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus menggenjot perkembangan parekraf di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang. Dalam hal ini, Kemenparekraf, akan menggunakan konsep ecotourism atau pariwisata hijau dalam upaya menghadirkan pariwisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di Likupang. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pihaknya telah melakukan diskusi bersama Yayasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus menggenjot perkembangan parekraf di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang. Dalam hal ini, Kemenparekraf, akan menggunakan konsep <em>ecotourism </em>atau pariwisata hijau dalam upaya menghadirkan pariwisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di Likupang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pihaknya telah melakukan diskusi bersama Yayasan Indonesia Biru dan CIRAD untuk menyiapkan konsep tersebut. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama antara Presiden RI Joko Widodo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Hiroshima pada pertemuan G7 beberapa waktu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tim CIRAD Prancis telah menyelesaikan konsep awal dan sudah ada kunjungan dari tim Yayasan Indonesia Biru atas nama Likupang untuk presentasi ke pemerintah daerah yakni Bupati dan saya dari pemerintah pusat. Kami menyepakati bahwa inilah yang akan menjadi fokus dari pembangunan Likupang ke depan yaitu yang berfokus kepada pariwisata hijau,&#8221; jelas Sandiaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga menambahkan, nantinya kawasan Likupang akan dikembangkan menjadi <em>regenerative zone </em>yang mengharuskan adanya kesepakatan dan pakta integritas dengan seluruh ekosistem termasuk masyarakat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang usaha, dan lapangan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, langkah ini dilakukan lantaran pembangunan di Likupang sedikit berbeda dengan empat DPSP lainnya. Hal ini disebabkan karena pembangunan Likupang memang tidak difokuskan pada infrastruktur, tetapi bagaimana aspek kelestarian lingkungan bisa dijaga dan dilestarikan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Borobudur infrastrukturnya sudah terbangun dan sudah memiliki <em>event-event</em> MICE yang besar. Tapi, kalau di sini kita akan fokuskan kepada <em>ecotourism</em> yang menyatu dengan alam,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, mengaku pihaknya akan menyambut baik inisiasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, Likupang merupakan kawasan yang dilintasi oleh garis Wallace sehingga tepat untuk diimplementasikan konsep regeneratif <em>ecotourism</em>.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Garis Wallace adalah garis yang membentang dari Laut Sulawesi hingga Gugusan Kepulauan Nusa Tenggara. Garis ini berfungsi untuk memisahkan jenis fauna antara Pulau Kalimantan dan Sulawesi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada prinsipnya yang menyangkut wilayah di Minahasa Utara ini kami akan mendukung dan kami menunggu kira-kira apa saja yang perlu kami siapkan, apa saja yang perlu kami jaga untuk bisa mendorong pengembangan <em>ecotourism</em>,&#8221; ucap Joune.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/pemerintah-kembangkan-dpsp-likupang-dengan-konsep-pariwisata-hijau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">33711</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Butuh Investasi Rp28 Triliun Kembangkan Destinasi Super Prioritas</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/butuh-investasi-rp28-triliun-kembangkan-destinasi-super-prioritas/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/butuh-investasi-rp28-triliun-kembangkan-destinasi-super-prioritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2019 01:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi pariwisata super prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15705</guid>

					<description><![CDATA[Untuk mempercepat penyelesaian pengembangan pariwisata di satu destinasi pariwisata super prioritas dibutuhkan investasi sebesar Rp28 triliun. &#8220;Total investasi yang dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan destinasi pariwisata untuk satu destinasi rata-rata membutuhkan 2 miliar dolar AS atau Rp28 triliun. Dimana 1 miliar dolar AS untuk pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar, sementara 1 miliar dolar AS untuk amenitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Untuk mempercepat penyelesaian pengembangan pariwisata di satu destinasi pariwisata super prioritas dibutuhkan investasi sebesar Rp28 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Total investasi yang dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan destinasi pariwisata untuk satu destinasi rata-rata membutuhkan 2 miliar dolar AS atau Rp28 triliun. Dimana 1 miliar dolar AS untuk pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar, sementara 1 miliar dolar AS untuk amenitas seperti hotel, resor, dan lain-lain,&#8221; ujar kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, pada Selasa (23/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan agar pengembangan fasilitas pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT harus selesai pada 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Badan Otorita Pariwisata harus mempercepat pengembangan pariwisata di Labuan Bajo seperti arahan Presiden. Sehingga, Labuan Bajo dapat segera mungkin menjadi destinasi pariwisata kelas dunia,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kunjungan kerja tersebut, ia melakukan peninjauan kesiapan 3A (Aksesibilitas, Atraksi, dan Amenitas) untuk mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata berkelas atau premium ke sejumlah lokasi di wilayah itu. Adapun lokasi yang dikunjungi di antaranya Desa Wisata Liang Ndara, Gua Batu Cermin, Puncak Waringin, dan Pelabuhan Marina ASDP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Desa Liang Ndara, Menpar meninjau percontohan Homepod yang akan menjadi amenitas penginapan bagi wisatawan. Dilanjutkan peninjauan penataan Gua Batu Cermin, yang nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti Kampung Festival Labuan Bajo, Playground Anak, Plaza Pengunjung, Pusat Belanja Kreatif, Food Court, gazebo dan pedestarian, area parkir roda empat, panggung terbuka, Workshop Kreatif, dan Pondok Kuliner.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arief kemudian meninjau ke Puncak Waringin, Manggarai Barat, NTT. Rencananya, di lokasi ini akan dibangun Rest Area dan Souvenir Shop menggunakan desain arsitektur nusantara yang diharapkan selesai pada Desember 2019. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kawasan Pelabuhan Marina ASDP menjadi lokasi peninjauan terakhir. Marina Komodo Labuan Bajo merupakan pusat komersial yang telah beroperasi sejak Mei 2019. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini sudah ada 6 <em>tenant</em> yang beroperasi (Starbucks, Sport Station, Cafe Melinjo, Sunglass, BurnBurn, dan Fila). Sejumlah <em>tenant</em> lainnya sedang dalam proses operasional (Sarinah, L&#8217;art, Warung Made, Miniso, dan Bank). Selain itu, di lokasi ini juga akan dibangun hotel di bawah operator Hotel Indonesia Group. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, dengan meningkatnya status Bandara Komodo menjadi bandara internasional akan lebih mudah menarik investor. Apalagi Labuan Bajo paling diminati oleh investor dan <em>customer</em> dengan segmentasi kelas atas. <br> </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/butuh-investasi-rp28-triliun-kembangkan-destinasi-super-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15705</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
