<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>event jogja &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/event-jogja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2026 08:00:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>event jogja &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Jogja Festival Forum &#038; Expo 2026 Dorong Pertumbuhan Ekraf Daerah</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/jogja-festival-forum-expo-2026-dorong-pertumbuhan-ekraf-daerah/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/jogja-festival-forum-expo-2026-dorong-pertumbuhan-ekraf-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 07:59:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[event jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja Festival Forum & Expo 2026]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[MICE Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=43436</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Venuemagz.com &#8211; Jogja Festival Forum &#38; Expo (JFFE) akan kembali digelar pada 15-16 April 2026. Festival ini menjadi ruang kolaborasi yang mewadahi pengembangan festival, seni, budaya, dan kreativitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam praktiknya, integrasi antara festival dalam mempertemukan pejuang ekraf dan sistem pendukung Intellectual Property (IP) masih bersifat parsial. Dibutuhkan peran negara sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, <a href="http://venuemagz.com">Venuemagz.com</a> &#8211; Jogja Festival Forum &amp; Expo (JFFE) akan kembali digelar pada 15-16 April 2026. Festival ini menjadi ruang kolaborasi yang mewadahi pengembangan festival, seni, budaya, dan kreativitas di Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam praktiknya, integrasi antara festival dalam mempertemukan pejuang ekraf dan sistem pendukung Intellectual Property (IP) masih bersifat parsial. Dibutuhkan peran negara sebagai penopang ekosistem sehingga optimalisasi festival jadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh sebabnya, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenkraf) mendukung penuh penyelenggaraan ini untuk mendapatkan hasil maksimal. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan menerima audiensi tim penyelenggara JFFE 2026 di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta Pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran tim JFFE diterima langsung oleh Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Dalam pertemuan tersebut, Irene menyatakan dukungannya terhadap JFFE 2026 karena dapat menjadi penguat ekosistem festival yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Irene, Yogyakarta telah dikenal memiliki ragam jenis festival bertaraf nasional maupun internasional. Dengan menyatukan berbagai festival di dalam acara JFFE, sudah dipastikan dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif khususnya di sekitar Yogyakarta.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yogya<em> is full expo</em> sudah dikenal banyak orang, namun setiap perhelatan festival memang harus naik kelas. Kami bisa bantu untuk mengkoneksikan JFFE 2026 sebagai festival yang tak hanya menjadi ruang perayaan budaya, melainkan juga pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dengan dorongan kolaborasi antar pejuang ekraf, pariwisata, digital, hingga merchandising yang memberi dampak ekonomi semakin luas,&#8221; jelas Irene dalam siaran persnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wamen Ekraf Irene juga menyampaikan peluang kolaborasi lintas sektor di Indonesia. Nantinya tema Festival as Cultural &amp; Economic Infrastructure akan menekankan kolaborasi dan diplomasi antar penyelenggara festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tugas Kementerian Ekraf lima tahun pertama adalah setting up the foundations dan membuka selebar-lebarnya kesempatan untuk menaikkan kapabilitas dari komunitas-komunitas kreatif yang ada. Maka, dalam suatu festival juga perlu menghadirkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu ekosistem sehingga persoalan maupun peluang dapat dibahas bersama dan berawal dari situlah kolaborasi serta model bisnis baru bisa terbentuk,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Managing Director Jogja Festivals, Dinda Intan Pramesti Putri, mengatakan bahwa JFFE merupakan acara puncak dan rumah bagi seluruh festival di Yogyakarta. Berawal dari 15 festival, kini Jogja Festivals sudah menjadi platform kolaborasi untuk 40 festival di Yogyakarta yang secara konsisten diselenggarakan tiap tahun.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tentu kami ingin membuat forum untuk tiap subsektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan jejaring pelaku festival, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama internasional,&#8221; ungkap Dinda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan JFFE 2026 juga untuk mendorong pengembangan paket wisata berbasis konten festival serta kerja sama dengan<em> travel agent</em>. JFFE juga memanfaatkan <em>platform</em> digital untuk perluas jangkauan promosi dan pengalaman festival bagi audiens global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Pemerintah Kota Yogyakarta juga sudah mendeklarasikan kotanya sebagai Kota Festival. Dengan demikian, setiap festival memiliki potensi strategis menjadi simpul pergerakan ekonomi kreatif dan <em>city branding</em> yang berdampak langsung terhadap industri kreatif dan sektor pariwisata.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Festival menjadi market ideas perayaan dari setiap subsektor ekraf dan menjadi <em>soft infrastructure</em> dalam sebuah ekosistem kreatif. Jadi, kami butuh dukungan untuk penguatan ekosistem festival sehingga ada pengembangan bisnis dengan pendekatan yang lebih terbuka terhadap inovasi,&#8221; katanya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi ditutup dengan harapan agar JFFE dapat menjadi pusat energi budaya dan ekonomi kreatif melalui agenda simposium, forum festival Asia, serta pertemuan pejuang festival ASEAN. Hal ini untuk memperkuat posisi Yogyakarta menjadi Kota Festival sekaligus hub pertukaran ide maupun kerja sama regional.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/jogja-festival-forum-expo-2026-dorong-pertumbuhan-ekraf-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43436</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perdana Digelar, Prambanan Shiva Festival Perkuat Wisata Religi di Yogyakarta</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/perdana-digelar-prambanan-shiva-festival-perkuat-wisata-religi-di-yogyakarta/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/perdana-digelar-prambanan-shiva-festival-perkuat-wisata-religi-di-yogyakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 05:51:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[event indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[event jogja]]></category>
		<category><![CDATA[event yogayakarta]]></category>
		<category><![CDATA[industri event]]></category>
		<category><![CDATA[MICE Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan Shiva Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan Shiva Festival 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=42991</guid>

					<description><![CDATA[Yogyakarta, Venuemagz.com &#8211; Prambanan Shiva Festival resmi digelar untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Januari hingga 15 Februari 2026. Acara ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik Candi Prambanan sebagai salah satu destinasi wisata religi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Prambanan Shiva Festival 2026 merupakan kegiatan nasional yang memadukan persembahyangan Sivaratri, dharma wacana, pagelaran seni budaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Yogyakarta, <a href="http://venuemagz.com">Venuemagz.com</a> &#8211; Prambanan Shiva Festival resmi digelar untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Januari hingga 15 Februari 2026. Acara ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik Candi Prambanan sebagai salah satu destinasi wisata religi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prambanan Shiva Festival 2026 merupakan kegiatan nasional yang memadukan persembahyangan Sivaratri, dharma wacana, pagelaran seni budaya, serta diskusi keagamaan dan kebudayaan. Festival ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan nilai spiritual keagamaan umat Hindu sekaligus upaya pelestarian warisan budaya bangsa yang memiliki nilai historis tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai kegiatan nasional, acara ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak salah satunya Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar).&nbsp; Dalam hal ini, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa ikut membuka Prambanan Shiva Festival 2026 yang digelar di kawasan Candi Prambanan.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-1024x682.jpeg" alt="" class="wp-image-42992" srcset="https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-1024x682.jpeg 1024w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-300x200.jpeg 300w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-768x512.jpeg 768w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-640x427.jpeg 640w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-130x87.jpeg 130w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2026/01/Wamen-Pariwisata-Ni-Luh-scaled.jpeg 800w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati tengah memberi sambutan dalam Prambanan Shiva Festival 2026.</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini menjadi tonggak penting transformasi Candi Prambanan, dari sekadar situs warisan budaya dunia menjadi ruang spiritual yang hidup dan terbuka bagi umat serta wisatawan dari berbagai penjuru,&#8221; katanya dalam siaran pers yang dirilis Kementerian Pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama kurang lebih satu bulan, terdapat serangkaian acara yang digelar untuk memeriahkan Prambanan Shiva Festival 2026. Pembukaan festival dilakukan dalam rangka menyambut hari suci Shiwaratri yang diperingati umat Hindu dan acara penutupan dilakukan dengan upacara Mahashivaratri pada 15 Februari 2026 mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada hari Shiwaratri, umat Hindu melaksanakan upacara pemujaan kepada Dewa Shiwa yang dimaknai sebagai momentum perenungan mendalam, introspeksi diri, serta permohonan pengampunan. Menurut Ni Luh, perayaan ini menjadi kesempatan penting untuk meneguhkan peran Candi Prambanan tidak hanya sebagai warisan budaya dunia, tetapi juga sebagai pusat ibadah umat Hindu di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari sisi kepariwisataan, kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara ke Candi Prambanan,&#8221; ujar Ni Luh</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan Shiwaratri bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang kontemplasi untuk menguatkan keteguhan diri, menata batin, dan melatih pengendalian diri melalui tapa brata. Upacara ini juga dapat menjadi landasan dalam mewujudkan pariwisata berkarakter yang menghadirkan nilai-nilai spiritual dan kebudayaan yang lebih mendalam dalam pengalaman wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pariwisata berbasis spiritualitas tidak hanya berfokus pada eksplorasi fisik destinasi, tetapi juga pada perenungan diri, keseimbangan batin, serta hubungan yang harmonis dengan lingkungan dan budaya setempat,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ni Luh juga menilai perayaan Shiwaratri di Candi Prambanan merepresentasikan kekuatan pariwisata Indonesia di mata dunia. Tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan warisan budaya yang hidup, dirawat, dipahami, dan dihormati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Candi Prambanan adalah <em>living heritage</em> yang harus kita jaga bersama. Kesuciannya harus kita rawat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya mengungkapkan bahwa makna universal ajaran Shiwa menjadi dasar pelaksanaan festival yang sejalan dengan semangat moderasi beragama. Menurutnya, nilai-nilai Shiwa mengajarkan keseimbangan antara cipta, rasa, dan karsa. Festival ini merayakan kesadaran yang menyatukan manusia, alam, dan Tuhan dalam satu harmoni.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini merupakan bentuk nyata moderasi beragama yang menggabungkan nilai keagamaan, budaya, dan edukasi dalam ruang dialog yang damai dan berperan penting dalam membangun harmoni sosial,&#8221; tutup Wisnu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/perdana-digelar-prambanan-shiva-festival-perkuat-wisata-religi-di-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42991</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
