<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Geowisata &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/geowisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jan 2020 11:51:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Geowisata &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Kriteria Dalam Pengembangan Geowisata di Indonesia</title>
		<link>https://venuemagz.com/feature/kriteria-dalam-pengembangan-geowisata-di-indonesia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/feature/kriteria-dalam-pengembangan-geowisata-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Herry Drajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2020 11:51:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Geowisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=17847</guid>

					<description><![CDATA[Salah satu jenis wisata minat khusus yang layak dikembangkan di Indonesia adalah geowisata karena Indonesia mempunyai potensi wisata geologi yang sangat melimpah. Namun, tidak semua daya tarik wisata alam cocok dengan pola pengembangan pariwisata massal, yaitu pariwisata yang berusaha mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya. Wisatawan minat khusus tidak akan puas berkunjung ke destinasi wisata alam hanya untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Salah satu jenis
wisata minat khusus yang layak dikembangkan di Indonesia adalah geowisata
karena Indonesia mempunyai potensi wisata geologi yang sangat melimpah. Namun, tidak
semua daya tarik wisata alam cocok dengan pola pengembangan pariwisata massal,
yaitu pariwisata yang berusaha mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisatawan minat khusus
tidak akan puas berkunjung ke destinasi wisata alam hanya untuk melihat-lihat
panorama alam atau sekadar berfoto <em>selfie</em>,
mereka menginginkan lebih dari itu, di antaranya adalah memuaskan hasrat bertualang
serta menambah wawasan serta pengalaman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Andi Mappi
Sammeng dalam buku <em>Cakrawala Pariwisata</em>
(2001), berdasarkan waktu pemanfaatannya, daya tarik wisata alam dalam kegiatan
geowisata dibagi menjadi dua, yaitu berupa atraksi alam yang tidak bergerak di mana
wisatawan dapat secara langsung memanfaatkannya tanpa harus menunggu, contohnya
adalah pantai, gunung, bukit, goa alami dan lain sebagainya. Sedangkan, yang
dimaksud atraksi alam yang bergerak adalah wisatawan harus menunggu atau tidak
langsung memanfaatkan, contohnya adalah fenomena lava pijar dan lain-lain. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata geologi
(geowisata) dapat dijadikan media bagi sosialisasi ilmu pengetahuan alam, pendidikan
lingkungan, serta pelestarian alam yang pada akhirnya diharapkan akan terwujud
pembangunan pariwisata geologi yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prinsip yang harus diperhatikan dalam mengembangkan geowisata di antaranya <em>Geologically Based</em>, Berkelanjutan, Bersifat Informasi Geologi, Bermanfaat Secara Lokal, Kepuasan Wisatawan. </p>


]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/feature/kriteria-dalam-pengembangan-geowisata-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17847</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
