<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gunung Bromo &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/gunung-bromo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Oct 2024 06:24:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Gunung Bromo &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Gunung Bromo Meraih Penghargaan Fotografi Terbaik Asia Tenggara di The Pano Awards</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/gunung-bromo-meraih-penghargaan-fotografi-terbaik-asia-tenggara-di-the-pano-awards/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/gunung-bromo-meraih-penghargaan-fotografi-terbaik-asia-tenggara-di-the-pano-awards/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 06:24:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Epson]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Bromo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=37948</guid>

					<description><![CDATA[Epson International Pano Awards, kompetisi fotografi panorama terbesar di dunia, kembali digelar untuk ke-15 kalinya. Kompetisi ini juga telah menentukan para pemenangnya termasuk penghargaan perdana untuk Fotografer Terbaik Asia Tenggara. Memasuki Para peserta memperebutkan hadiah uang tunai dan produk seperti printer Epson SureColor P5330, printer Epson SureColor P903, serta Epson EB-1795F. Tersedia juga proyektor ultra-tipis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Epson International Pano Awards, kompetisi fotografi panorama terbesar di dunia, kembali digelar untuk ke-15 kalinya. Kompetisi ini juga telah menentukan para pemenangnya termasuk penghargaan perdana untuk Fotografer Terbaik Asia Tenggara. Memasuki</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta memperebutkan hadiah uang tunai dan produk seperti printer Epson SureColor P5330, printer Epson SureColor P903, serta Epson EB-1795F. Tersedia juga proyektor ultra-tipis yang disediakan oleh sponsor utama, Epson Australia, dan Epson Asia Tenggara yang tahun ini menjadi sponsor untuk pertama kalinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompetisi fotografi ini berhasil mengumpulkan lebih dari 4.500 karya yang dikirimkan dari 95 negara dunia. Menariknya, jumlah peserta kompetisi tahun ini meningkat sebesar 70 persen yang berasal dari Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Peningkatan ini terjadi karena tahun ini terdapat penghargaan baru kategori Southeast Asia Open Photographer of the Year.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kurasi pemenang dilakukan oleh para juri yang berasal dari fotografer panorama dan profesional industri terbaik dunia. Beberapa panel juri yang berpartisipasi adalah Andy Chua, James Tan, Chris Yap, Hugh Hou, serta pemenang Fotografer Terbaik tahun lalu JosÃ© D. Riquelme.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Antusiasme dari para peserta di Asia Tenggara dan Asia secara keseluruhan terus meningkat. Kami sangat senang Epson Asia Tenggara juga bergabung sebagai sponsor utama bersama Epson Australia. Mengingat minat yang semakin besar dari tahun ke tahun di wilayah yang dinamis ini, kehadiran mereka sangatlah tepat,&#8221; jelas David Evans, Kurator kompetisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penentuan pemenang dilakukan dengan berbagai tahap seperti melihat hasil karya peserta dari berbagai sudut pandang. Aspek-aspek yang dinilai berdasarkan kreativitas, keunggulan teknis, dan orisinalitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kualitas karya yang masuk sungguh luar biasa dan saya terus terpesona oleh jendela-jendela spektakuler menuju dunia yang ditampilkan oleh para fotografer berbakat dari berbagai belahan dunia,&#8221; ucapnya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemenang pertama dari kategori Southeast Asia Open Photographer of the Year diraih oleh Fikri Muharom, fotografer asal Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Fikri menampilkan karya berjudul <em>The Volcanoes Theatre</em> yang berhasil menangkap keindahan dramatis Gunung Bromo di Jawa Timur saat matahari terbit.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fikri mengatakan Taman Nasional Bromo merupakan destinasi wisata paling populer di Indonesia dan memiliki pemandangan matahari terbit yang indah. Oleh sebabnya, semua fotografer yang berkunjung ke Indonesia tertarik untuk memotret keindahan gunung tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada bulan Juni, hujan sering turun di Surabaya pada malam hari dan biasanya jika hujan turun di tengah malam lalu berhenti sebelum fajar, Bromo akan menunjukkan kondisi terbaiknya karena laut awan rendah akan muncul di kawah. Saya langsung mengambil mobil dan bergegas ke Bromo, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan. Benar saja, pagi itu Bromo menampilkan keindahan luar biasa,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sampai lokasi, ia kemudian menerbangkan drone di Bukit Pananjakan yang menjadi titik pandang tertinggi di sana. Melalui drone tersebut, ia mengambil sejumlah foto dari kiri ke kanan dengan sudut 180 derajat untuk menciptakan panorama terbaik Bromo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan, posisi <em>runner up </em>dan memenangkan kategori <em>Open Built Environment</em> adalah Nguyá»…n Táº¥n Tuáº¥n. Ia merupakan fotografer asal Vietnam Tengah yang menonjol dari Asia Tenggara. Karya yang ditampilkannya berjudul <em>Chrysanthemum Season</em> yang menyoroti desa penanaman bunga krisan emas di Sadec, Dong Thap, Vietnam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sangat antusias melihat bakat fotografi luar biasa yang muncul dari Asia Tenggara. Kami berharap dapat melihat lebih banyak lagi karya luar biasa dari wilayah ini di masa mendatang,&#8221; ungkap Siew Jin Kiat, Managing Director Regional Epson Asia Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya menyaksikan kedalaman kreativitas dan visi dari para seniman di seluruh wilayah Asia Tenggara sangat menginspirasi banyak pihak. Epson akan terus berkomitmen mendorong inovasi dan mendukung para fotografer dalam menghidupkan perspektif unik mereka.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelar utama tahun ini diraih oleh Kelvin Yuen, seorang fotografer lanskap internasional yang berbasis di Hong Kong. Yuen memulai perjalanannya dalam fotografi lanskap setelah melakukan pendakian gunung dadakan di dekat rumahnya pada usia 18 tahun.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak saat itu, ia terus berkomitmen untuk menangkap lanskap sureal selama lebih dari satu dekade. Karya-karyanya yang berjudul <em>Power of Nature</em>, <em>Wilderness</em> dan <em>Mountain of Divinity</em> juga menempatkan Yuen sebagai pemenang dalam kategori Alam/Lanskap.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/gunung-bromo-meraih-penghargaan-fotografi-terbaik-asia-tenggara-di-the-pano-awards/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37948</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tempat yang Tepat untuk Menikmati Keindahan Bima Sakti di Indonesia</title>
		<link>https://venuemagz.com/destination/tempat-yang-tepat-untuk-menikmati-keindahan-bima-sakti-di-indonesia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/destination/tempat-yang-tepat-untuk-menikmati-keindahan-bima-sakti-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2022 09:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Sakti]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Rinjani]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Kumbolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=28499</guid>

					<description><![CDATA[Saat hari-hari penuh dengan pekerjaan dan tugas, akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk melepaskan penat. Melihat bintang jadi salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk melepas stres saat berakhir pekan bersama teman atau keluarga. Menatap langit yang penuh dengan bintang pasti akan menjadi sebuah pengalaman yang menarik, terlebih saat Bima Sakti dapat terlihat dengan jelas. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Saat hari-hari penuh dengan pekerjaan dan tugas, akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk melepaskan penat. Melihat bintang jadi salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk melepas stres saat berakhir pekan bersama teman atau keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menatap langit yang penuh dengan bintang pasti akan menjadi sebuah pengalaman yang menarik, terlebih saat Bima Sakti dapat terlihat dengan jelas. Tidak perlu jauh-jauh, kamu bisa menyaksikan keindahan Bima Sakti di planetarium. Namun, untuk pengalaman yang lebih seru, kamu juga bisa mengunjungi beberapa lokasi di Indonesia untuk menikmatinya langsung dengan suasana yang damai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki keindahan yang memukau dengan wisata alam yang beragam di berbagai titik di setiap daerah. Kamu harus pergi jauh dari kota untuk melihat Bima Sakti dengan jelas, sebab langit di perkotaan sudah banyak tercemar dengan polusi asap dan cahaya sehingga kemungkinan bintang untuk terlihat menjadi lebih kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekarang ini, banyak kalangan pencinta alam yang mengunjungi beberapa tempat ini membawa <em>drone</em> untuk mengambil gambar keindahan Bima Sakti dengan jelas. Untuk kamu yang ingin menikmati hal yang sama, simak beberapa lokasi di Indonesia berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gunung Bromo</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasi ini memang sudah populer sebagai salah satu tempat wisata yang cocok untuk menikmati pemandangan alam. Namun, tidak hanya melihat terbit dan terbenamnya matahari, Gunung Bromo akan terlihat begitu menakjubkan saat kamu menginap di sana malam hari bersama dengan bintang-bintang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://travel.kompas.com/read/2019/04/08/200300427/4-tips-penting-untuk-wisatawan-yang-ingin-berlibur-ke-gunung-bromo?page=all" target="_blank" rel="noopener">Gunung Bromo</a> terletak di Jawa Timur dengan ketinggian mencapai 2329 meter di atas permukaan laut. Dengan lokasinya yang tinggi, Anda bisa melihat bintang lebih jelas dan lebih dekat. Para wisatawan disarankan untuk <em>camping</em> dan bermalam di sini untuk melihat indahnya Bima Sakti. Jangan lupa siapkan baju hangat karena udara bisa menjadi sangat dingin di sini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pulau Hoga, Wakatobi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pulau kecil yang terletak di Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini merupakan lokasi yang tepat untuk melihat bintang dengan jelas. Kabupaten Wakatobi juga dikenal dengan aktivitas perairannya yang menyenangkan sehingga tidak sedikit pengunjung dari luar wilayah yang datang untuk menyaksikan indahnya pemandangan alam yang cantik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak wisatawan, khususnya Amerika dan Eropa, datang ke tempat ini untuk menikmati air laut yang jernih dan bermalam demi bertemu dengan bintang-bintang di langit. Bima Sakti paling jelas terlihat pada bulan Maret sampai September, jadi jangan lupa untuk merencanakan liburan kamu dari jauh-jauh hari.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ranu Kumbolo</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Danau air tawar ini berlokasi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Tempat yang berada di dataran tinggi ini masuk ke dalam rekomendasi sebab lokasinya yang jauh dari kata polusi. Di sini, kamu bisa melihat cahaya yang jelas saat memandangi Bima Sakti di malam hari dengan begitu jelas. Tidak seperti di kota, bintang-bintang yang ada di langit akan terlihat jauh lebih banyak dan lebih terang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemandangan yang ada pasti akan selalu membuat siapapun takjub karena keindahannya. Kamu disarankan untuk berkemah di Ranu Kumbolo untuk pengalaman melihat bintang yang tidak akan terlupakan. Di sini, akan sangat cocok untuk <a href="https://iprice.co.id/kamera-foto/drone/" target="_blank" rel="noopener">mengambil gambar dengan <em>drone</em></a> agar seluruh pemandangan dapat kamu kenang saat pulang nanti.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gunung Rinjani</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Gunung Rinjani terletak di Lombok, Nusa Tenggara Timur dengan ketinggian 3726 meter di atas permukaan laut. Pengalaman melihat bintang di gunung ini bisa menjadi cukup sulit tetapi paling dikenang. Kamu akan memerlukan energi yang cukup untuk mendaki gunung, tetapi dapat dipastikan semua itu terbayar saat Bima Sakit muncul di depan mata saat malam menjelang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendaki gunung ini, kamu diharuskan untuk datang dalam keadaan yang sehat alias <em>fit</em>. Saat mencapai puncak dan menghabiskan malam di sana, kamu akan merasa terpuaskan dan tentunya terkejut dengan pemandangan yang luar biasa indah. Tidak ada lokasi lain yang dapat memberikan pengalaman melihat bintang seperti di Gunung Rinjani.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/destination/tempat-yang-tepat-untuk-menikmati-keindahan-bima-sakti-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28499</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lempar Sedekah di Kawah Bromo Memikat Turis</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/lempar-sedekah-di-kawah-bromo-memikat-turis/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/lempar-sedekah-di-kawah-bromo-memikat-turis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2019 02:02:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Tengger]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Yadnya Kasada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15677</guid>

					<description><![CDATA[Upacara Yadnya Kasada yang dilakukanÂ  Suku Tengger sebagai wujud persembahan terhadap Sang Hyang Widhi menjadi atraksi wisata yang memikat wisatawan bertandang ke Bromo. Upacara Yadnya Kasada Bromo memiliki makna dan tujuan untuk memperoleh berkah, tolak bala atau malapetaka, dan sebagai wujud syukur atas karunia yang diberikan Tuhan kepada masyarakat Tengger. Saat upacara Yadnya Kasada Bromo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Upacara Yadnya Kasada yang dilakukanÂ  Suku Tengger sebagai wujud persembahan terhadap Sang Hyang Widhi menjadi atraksi wisata yang memikat wisatawan bertandang ke Bromo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upacara Yadnya Kasada Bromo memiliki makna dan tujuan untuk memperoleh berkah, tolak bala atau malapetaka, dan sebagai wujud syukur atas karunia yang diberikan Tuhan kepada masyarakat Tengger.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat upacara Yadnya Kasada Bromo berlangsung, masyarakat Suku Tengger berkumpul dengan membawa hasil bumi, ternak peliharaan seperti ayam sebagai sesaji yang disimpan dalam tempat yang bernama ongkek. Setiba di bibir kawah Bromo semua hasil bumi dan ternak di buang ke dalam kawah Bromo sebagai sesajian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event 2019 Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty di Jakarta, Sabtu (20/7/2019) mengatakan, kegiatan melabuh hasil bumi ke kawah Bromo sudah menjadi tradisi turun-temurun warga Tengger yang terus dilestarikan hingga sekarang. Seiring berjalannya waktu, kegiatan sakral ini terbuka untuk umum, bahkan menjadi daya tarik bagi wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini salah satu tradisi masyarakat Tengger yang saat ini menjadi agenda pariwisata yang cukup potensial mendatangkan wisatawan. Bahkan kalau kita perhatikan, banyak sekali turis asing yang berkunjung ke Bromo,&#8221; kata Esthy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mul, salah satu warga dari Desa Ngadirejo sengaja datang untuk berburu sesembahan yang umumnya dilempar warga Tengger pada puncak perayaan Yadnya Kasada, Kamis (18/7/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia membawa serta sang istri, yang juga ikut menangkap lemparan sedekah menggunakan alat tangkap yang dinamakan pemarit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari rumah kami berangkat sekitar pukul 03.00 pagi dan langsung menuju puncak Bromo. Kami menunggu di lokasi hingga siang hari, karena yang melabuh sedekah tidak datang bersamaan. Ada yang pagi, ada juga yang siang baru datang,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat cara mereka berebut sedekah, membuat sebagian pengunjung justru khawatir. Mengenai hal itu, Mul memastikan tidak akan terjadi apa-apa terlebih, dirinya dan rekan-rekannya sudah berpengalaman dan telah melakukan ini sejak beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kali perayaan Yadnya Kasada, Mul mengaku bisa mengumpulkan lebih dari 70 kg kentang belum termasuk kol, uang, dan lain-lain. Karena sesajian yang dilabuh warga Tengger, jenisnya memang beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Barang-barang ini nantinya kita jual ke pasar. Jadi hasilnya tergantung harga komoditas tersebut. Jika harga kentang sedang mahal, uang yang kita dapat pun lumayan. Sebagian kecil saja yang kita konsumsi sendiri,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/lempar-sedekah-di-kawah-bromo-memikat-turis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15677</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
