<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lampung Selatan &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/lampung-selatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 04:13:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Lampung Selatan &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Lampung Selatan Pacu Pariwisata, Kalianda Ditarget Jadi Simpul Baru MICE dan Wisata Terpadu</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/lampung-selatan-pacu-pariwisata-kalianda-ditarget-jadi-simpul-baru-mice-dan-wisata-terpadu/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/lampung-selatan-pacu-pariwisata-kalianda-ditarget-jadi-simpul-baru-mice-dan-wisata-terpadu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Murdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 04:13:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=44842</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Venuemagz.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai mempercepat pengembangan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Kalianda dan Bakauheni, melalui kombinasi pembiayaan daerah dan penjajakan kerja sama dengan investor internasional. Arah pengembangan itu mengemuka dalam acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M Paguyuban Muakhian Kalianda se-Jabodetabek di Aula Buya Hamka, Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (3/5/2026). Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, Venuemagz.com</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai mempercepat pengembangan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Kalianda dan Bakauheni, melalui kombinasi pembiayaan daerah dan penjajakan kerja sama dengan investor internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arah pengembangan itu mengemuka dalam acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M Paguyuban Muakhian Kalianda se-Jabodetabek di Aula Buya Hamka, Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (3/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar Rp30 miliar dari APBD untuk penataan kawasan perkotaan Kalianda sekaligus pengembangan destinasi wisata di wilayah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penataan kawasan, Pemkab Lampung Selatan juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur penunjang. Tahun ini, sekitar Rp40 miliar dialokasikan untuk peningkatan akses jalan menuju sejumlah destinasi wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Lampung Selatan juga mulai membuka ruang investasi internasional. Pemerintah daerah tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Marina Bay Sands dan operator kapal pesiar Star Cruises.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu skenario yang tengah dibahas adalah menjadikan Bakauheni sebagai titik singgah kapal pesiar rute internasional sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bali. Langkah ini dinilai strategis untuk menempatkan Lampung Selatan dalam peta pariwisata maritim regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Egi, minat investasi tersebut datang dari pihak Singapura yang melihat posisi Lampung Selatan sebagai kawasan dengan potensi besar. Targetnya, kerja sama ini dapat mulai terealisasi dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turut menyinggung arah pengembangan kawasan Kalianda–Krakatau. Sebagai putra daerah Lampung Selatan, Zulhas memberi sinyal kuat bahwa kawasan tersebut tengah diproyeksikan menjadi destinasi baru untuk MICE (<em>meeting, incentive, convention, exhibition</em>) sekaligus <em>workation</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“<em>Alhamdulillah</em> nanti di Lampung Selatan akan ada InJourney, seperti BTDC di Bali, itu sedang kita usahakan,” kata Zulhas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai Kalianda memiliki kombinasi kekuatan yang jarang dimiliki banyak daerah sekaligus lanskap alam yang kuat, aksesibilitas dari Jakarta yang relatif dekat, serta peluang pengembangan fasilitas pendukung berstandar nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Zulhas, pengembangan ini juga didukung oleh komitmen InJourney dalam menghadirkan layanan pariwisata terintegrasi sehingga arah pembangunan tidak semata bertumpu pada panorama, tetapi juga pada pembentukan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski belum diumumkan secara resmi, sinyal yang muncul mulai mengarah pada satu hal, Kalianda sedang dipersiapkan menjadi simpul baru pariwisata dan industri <em>event</em> di Indonesia, menawarkan alternatif baru di luar Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejalan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga berencana menggandeng ITDC dan InJourney untuk mendorong pengembangan kawasan wisata terpadu dengan model yang mengacu pada konsep kawasan pariwisata terintegrasi seperti di Bali dan Lombok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan target realisasi dalam dua hingga tiga tahun ke depan, pemerintah daerah berharap kawasan Kalianda dan Bakauheni tak lagi hanya dikenal sebagai jalur lintasan, melainkan tumbuh menjadi pusat aktivitas wisata, <em>event</em>, dan ekonomi baru di ujung selatan Sumatera.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/lampung-selatan-pacu-pariwisata-kalianda-ditarget-jadi-simpul-baru-mice-dan-wisata-terpadu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Lampung Minta Arief Yahya Dukung Lampung Krakatau Festival</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/gubernur-lampung-minta-arief-yahya-dukung-lampung-krakatau-festival/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/gubernur-lampung-minta-arief-yahya-dukung-lampung-krakatau-festival/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2017 05:07:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[festival pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Krakatau Festival 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://venuemagz.com/?p=9044</guid>

					<description><![CDATA[Banyaknya festival pariwisata yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia membuat Ridho Ficardo, Gubernur Lampung, merasa getir. Menurutnya, di satu sisi festival pariwisata tersebut menjadi bahan promosi pariwisata Indonesia ke dunia internasional. Bahkan, beberapa festival pariwisata juga telah menjadi ikon pariwisata nasional dan masuk ke dalam kalender pariwisata tahunan Kementerian Pariwisata. Namun, di sisi lain, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Banyaknya festival pariwisata yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia membuat Ridho Ficardo, Gubernur Lampung, merasa getir. Menurutnya, di satu sisi festival pariwisata tersebut menjadi bahan promosi pariwisata Indonesia ke dunia internasional. Bahkan, beberapa festival pariwisata juga telah menjadi ikon pariwisata nasional dan masuk ke dalam kalender pariwisata tahunan Kementerian Pariwisata.</p>
<p>Namun, di sisi lain, festival-festival pariwisata tersebut ada yang tidak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah sehingga tidak terpromosikan dengan baik, terutama festival-festival yang sudah tua. Karena itu, Ridho berharap Kementerian Pariwisata dapat mendukung pelaksanaan <a href="http://venuemagz.com/event/lampung-krakatau-festival-2017-tampilkan-harta-tersembunyi-lampung/" target="_blank" rel="noopener">Lampung Krakatau Festival 2017</a> yang akan diselenggarakan pada 25-27 Agustus 2017.</p>
<p>&#8220;Ini festival tua yang punya akar sejarah sehingga diharapkan mendapat perhatian dari Kementerian Pariwisata. Krakatau ini sangat terkenal di dunia karena letusannya,&#8221; ujar Ridho. &#8220;Karena itu, kami berharap ini bisa menjadi salah satu ikon pariwisata nasional apabila bisa ditangani sebaik mungkin.&#8221;</p>
<p>Apalagi, tambah Ridho, Lampung saat ini sedang berbenah untuk menjadi destinasi wisata nasional. &#8220;Kami akan membangun dermaga penyeberangan eksekutif (di Pelabuhan Bakauheni) yang akan mempersingkat waktu penyeberangan hingga setengahnya. Selain itu, pembangunan jalan tol Trans Sumatra juga diperkirakan rampung pada tahun depan yang nantinya akan tersambung hingga dermaga penyeberangan eksekutif tadi. Selain itu, kami juga akan meningkatkan status Bandara Raden Inten II menjadi bandara internasional, dan bandara di pesisir barat, yakni Bandara Taufik Kiemas, juga akan dijadikan bandara reguler,&#8221; ujar Ridho Ficardo.</p>
<p><strong>(Baca juga:Â <a href="http://venuemagz.com/event/lampung-selatan-akan-menjadi-kawasan-ekonomi-khusus-pariwisata/" target="_blank" rel="noopener">Lampung Selatan akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata</a>)</strong></p>
<p>Selain mempromosikan obyek wisata yang ada di Lampung, Ridho juga sedang giat menggerakkan ekonomi kreatif di Lampung. &#8220;Kita tidak bisa selalu menjual keindahan alam atau kegiatan budaya, karena itu kita menggerakkan ekonomi kreatif untuk mengisi konten pariwisata di Lampung,&#8221; ujar Ridho.</p>
<p>&#8220;Kami juga meringankan (kain) tapis, sebab tapis itu berat ketika dipakai dan mahal sehingga wisatawan enggan mencoba maupun membelinya. Kami akan buat kelas-kelas harga tapis sehingga bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan,&#8221; ujar Ridho.</p>
<p>Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk membenahi sektor pariwisatanya. &#8220;Lampung sudah bagus, sudah layak jual. Apalagi pertumbuhan wisatawan di Lampung mencapai 30 persen, di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang sekitar 20 persen,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>Perhelatan Lampung Krakatau Festival 2017 akan dilaksanakan pada 25-27 Agustus 2017. Perhelatan Lampung Krakatau Festival yang telah memasuki tahun ke-27 ini mengangkat tema &#8220;<em>The Glory of Lampung Crown</em>&#8220;. Melalui festival ini, Pemprov Lampung ingin mempromosikan destinasi wisata unggulannya, yakni Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, Air Terjun Putri Malu, serta Taman Nasional Way Kambas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/gubernur-lampung-minta-arief-yahya-dukung-lampung-krakatau-festival/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9044</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lampung Selatan akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/lampung-selatan-akan-menjadi-kawasan-ekonomi-khusus-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/lampung-selatan-akan-menjadi-kawasan-ekonomi-khusus-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2017 11:20:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan ekonomi khusus pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Krakatau Festival 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://venuemagz.com/?p=9041</guid>

					<description><![CDATA[Pada acara peluncuran Lampung Krakatau Festival 2017, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memiliki tiga kebijakan strategis pembangunan, yang pertama adalah memperkuat ketahanan pangan, kedua adalah memperkuat industri dan manufaktur, serta yang ketiga adalah membangun pariwisata daerah sebagai bagian dari pariwisata nasional. Hal tersebut mendapat tanggapan positif dari Menteri Pariwisata Arief [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada acara peluncuran <a href="http://venuemagz.com/event/lampung-krakatau-festival-2017-tampilkan-harta-tersembunyi-lampung/" target="_blank" rel="noopener">Lampung Krakatau Festival 2017</a>, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memiliki tiga kebijakan strategis pembangunan, yang pertama adalah memperkuat ketahanan pangan, kedua adalah memperkuat industri dan manufaktur, serta yang ketiga adalah membangun pariwisata daerah sebagai bagian dari pariwisata nasional.</p>
<p>Hal tersebut mendapat tanggapan positif dari Menteri Pariwisata Arief Yahya. &#8220;Ketiga program tersebut ternyata sudah sama dengan apa yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi untuk tahun 2018, hanya saja urutannya yang berbeda, yakni pariwisata ada di urutan nomor dua,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>&#8220;Ketika sudah diprioritaskan, alokasi sumber dayanya juga akan mengikuti, terutama alokasi anggarannya,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>Menurut Ridho, alasannya menempatkan pariwisata dalam tiga kebijakan strategis pembangunan adalah karena pariwisata yang paling cepat untuk membangun ekonomi. Namun, Arief Yahya mengatakan, untuk mengubah Lampung menjadi destinasi wisata itu membutuhkan waktu yang sangat lama.</p>
<p>&#8220;Untuk mempercepat revolusi pariwisata, caranya adalah dengan membuat kawasan ekonomi khusus pariwisata karena di dalam kawasan itu semuanya serba mudah bagi investor, seperti kemudahan fiskal dan pelayanan terpadu satu atap,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ridho Ficardo mengatakan bahwa Pemprov Lampung juga sedang mengupayakan agar daerah di Lampung Selatan ke depannya akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Bahkan, Pemprov Lampung telah menyediakan lahan seluas 800 hektare untuk dijadikan KEK Pariwisata.</p>
<p>&#8220;Ke depannya Lampung Selatan akan menjadi tumpuan perekonomian Lampung. Apabila dari arah Jakarta menggunakan tol, nantinya di sebelah kiri jalan adalah Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan di sebelah kanannya adalah kawasan strategis industri nasional,&#8221; ujar Ridho.</p>
<p>Selain itu, Arief Yahya juga mengatakan bahwa apabila Lampung ingin menjadi destinasi wisata kelas dunia, maka bandaranya juga harus kelas dunia. &#8220;Sebab dari seluruh wisatawan yang datang ke Indonesia, 75 persennya menggunakan pesawat,&#8221; ujar Arief Yahya.</p>
<p>Hal itu pun tampaknya akan segera terealisasi, mengingat Pemprov Lampung pun sedang berusaha menaikkan status Bandara Raden Inten II menjadi bandara internasional.</p>
<p>Kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung setiap tahun terus meningkat. Pada 2015, jumlah pergerakan wisatawan nusantara ke Lampung sebanyak 6,8 juta, memberikan kontribusi sebesar 2,7 persen dari total pergerakan wisnus nasional sebesar 255 juta. Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 115.000 wisman, meningkat dibandingkan 2014 yang hanya 95.000 wisman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/lampung-selatan-akan-menjadi-kawasan-ekonomi-khusus-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9041</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
