<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menpar &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/menpar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 May 2019 17:00:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>Menpar &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Serang Destinasi Wisata Halal</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 May 2019 16:59:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14983</guid>

					<description><![CDATA[Potensi Serang menjadi destinasi wisata halal besar. Salah satunya karena keberadaan Tanara, tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten, tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad Nawawi Bin Umar pada 1813. Syekh Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru Hasjim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ia juga memiliki 115 kitab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Potensi
Serang menjadi destinasi wisata halal besar. Salah satunya karena keberadaan Tanara,
tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten, tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad
Nawawi Bin Umar pada 1813. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Syekh
Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru
Hasjim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ia juga memiliki 115 kitab
berisikan ilmu Tauhid, Fiqh, dan Hadist serta menafsirkan kitab kuning.&nbsp; &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita
tetapkan â€˜positioningâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Serang termasuk Banten adalah wisata halal, dengan
adanya sejarah Syekh Nawawi. Untuk wisata halal sendiri, Indonesia sudah ada di
peringkat nomor 1 dunia versi Indeks Wisata Halal yang diranking Cresscent
Rating Mastercard, GMTI atau Global Muslim Travel Index 2019,&#8221; kata Arief
Yahya saat melakukan
kunjungan kerja
ke Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (29/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam
kunjungan kerja itu, Arief
Yahya bertandang ke sejumlah destinasi
di Tanara, seperti Masjid Agung Tanara, Pesantren An Nawawi, melihat cikal
bakal pembangunan Islamic Center, dan Sungai Cidurian yang bakal direvitalisasi
sebagai destinasi wisata Tirta Kali Mati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada
kesempatan itu digelar Rapat Bersama Pembahasan Kawasan Wisata Religi Syekh
Nawawi Al Bantani, di Pendopo Kabupaten Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata
halal menurut Arief Yahya, sudah menyumbang banyak kunjungan wisatawan
mancanegara dengan pemasukan yang besar. Pertumbuhannya meningkat dan sudah
banyak negara di dunia yang menggencarkan wisata halal. Banten pun diharapkan
dapat masuk daftar 10 destinasi halal di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
tunggu master plan-nya dari Kabupaten Serang untuk pengembangan wisata halal.
Nanti, kita minta bantuan dari Kementerian PUPR untuk aksesibilitas dan
revitalisasi sungai,&#8221; kata Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian
Pariwisata akan membantu dalam promosi serta pengembangan destinasi dan sumber
daya manusia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati
Serang Ratu Tatu Chasanah dalam kesempatan yang sama mengatakan tantangan
wisata halal di Serang meliputi kesiapan sumber daya manusia dan masalah sampah
menjadi yang utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masalah
sampah harus segera diselesaikan, karena pariwisata itu harus bersih. Semua
pihak harus turut serta dari level provinsi sampai desa,&#8221; kata Ratu Tatu
Chasanah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jabar Provinsi Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/jabar-provinsi-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/jabar-provinsi-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2019 19:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14860</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat dengan beragam kekayaan alam dan sumber dayanya sangat potensial untuk menjadi destinasi wisata terbaik di Indonesia Menpar Arief seusai acara Millennial Tourism Corner di Upnormal Coffee Roster Cihampelas 96, Bandung, Kamis (23/5/2019) mengatakan, beragam potensi yang ada di Jawa Barat mulai dari alam, budaya, hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menteri
Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat dengan
beragam kekayaan alam dan sumber dayanya sangat potensial untuk menjadi
destinasi wisata terbaik di Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menpar
Arief seusai acara Millennial Tourism Corner di Upnormal Coffee Roster
Cihampelas 96, Bandung, Kamis (23/5/2019) mengatakan, beragam potensi yang ada
di Jawa Barat mulai dari alam, budaya, hingga kuliner masyarakatnya
memungkinkan untuk menjadikan Jabar sebagai destinasi terbaik di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami
sangat mengapresiasi ketika Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan
daerahnya sebagai provinsi pariwisata,&#8221; kata Menpar.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain
itu, Arief Yahya juga mendesak Pemprov Jawa Barat agar mengupayakan percepatan
pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sukabumi (Cikidang) dan Pangandaran.
Tujuannya tidak lain untuk mempermudah arus investasi pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami
sudah mengusulkan ada dua kawasan ekonomi khusus pariwisata, satu di Sukabumi,
satu di Pangandaran. Serta masih ada 5 lainnya termasuk di Bandung Barat, ini
akan lebih cepat mendorong pembangunan pariwisata di Jabar,&#8221; kata Menpar Arief.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari
sisi kuliner, lanjut Menpar Arief,&nbsp; Jawa Barat sangat terdukung karena
sejak era Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Jabar
telah dipilih sebagai model pengembangan wisata kuliner.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
tinggal mengukuhkannya. Dan Jawa Barat akan kita jadikan destinasi kelas dunia
dengan cara menyertifikasikannya ke UNWTO sebagai destinasi kuliner tingkat
dunia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal
itu diharapkan Arief akan bisa semakin mendorong Jabar dikenal sebagai
destinasi wisata kuliner kelas dunia dengan sertifikasi lembaga yang
terpercaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait
kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Jawa Barat, Menpar Arief
Yahya mengatakan, potensi itu akan segera tergarap mengingat kopi segera
ditetapkan sebagai minuman nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemenpar
selalu mempromosikan kopi saat <em>event </em>internasional.
Kenyataannya setiap <em>event</em>, yang
paling banyak diserbu adalah pojok kopi, ini potensi yang baik untuk
dikembangkan,&#8221; ujar Menpar Arief.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/jabar-provinsi-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14860</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisman Habiskan US$400 untuk Kuliner</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/wisman-habiskan-us400-untuk-kuliner/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/wisman-habiskan-us400-untuk-kuliner/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2019 18:29:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[Millenial Tourism Corner]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14855</guid>

					<description><![CDATA[Dari total pengeluaran wisman, rerata 30 persen di antaranya dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum selama berwisata. &#8220;Portofolio bisnis pariwisata kita, 60 persen orang datang karena faktor budaya. Dari 60 persen itu, 45 persen uangnya digunakan untuk kuliner dan belanja. Karena itu, mencicipi masakan Indonesia itu bisa menjadi teaser atau promosi pembuka sebelum mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Dari total pengeluaran wisman, rerata 30
persen di antaranya dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum selama
berwisata.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Portofolio
bisnis pariwisata kita, 60 persen orang datang karena faktor budaya. Dari 60
persen itu, 45 persen uangnya digunakan untuk kuliner dan belanja. Karena itu,
mencicipi masakan Indonesia itu bisa menjadi <em>teaser</em> atau promosi pembuka sebelum mereka terbang ke Indonesia,&#8221;
Kata Menpar Arief Yahya pada acara Millenial Tourism Corner, di Bandung, Kamis
(23/5/2019). &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih
lanjut ia menjelaskan, tren preferensi kuliner juga tercermin dari data yang dirilis
oleh BPS dan Bekraf yang menunjukkan PDB ekonomi kreatif Indonesia pada 2016
sebesar Rp923 triliun atau sekitar 7,4 persen dari total PDB negara. Dari angka
itu, kontribusi wisata kuliner mencapai Rp150 triliun. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait
dengan itu, Menpar mengajak generasi milenial untuk mempromosikan wisata
kuliner di destinasinya masing-masing salah satunya melalui program Millenial
Tourism Corner. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada
kesempatan yang sama, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Millennial Tourism
Kemenpar Gabriella Patricia Mandolang mengatakan, Millennial Tourism Corner merupakan
sarana pendorong minat generasi milenial untuk terlibat dalam industri
pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
berharap kita tidak hanya menjadi penikmat pariwisata Indonesia. Tetapi juga
memanfaatkan semua peluang yang ada dalam ekosistem pariwisata dan menjadi
bagian di dalamnya,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gabriella
juga menjelaskan, kegiatan Millenial Tourism Corner diselenggarakan di beberapa
kota besar di Indonesia, dengan konsep Road and Talkshow. Nantinya konsep akan
mengangkat tema berbeda di setiap kota, berdasarkan potensi sektor pariwisata
di daerah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk
di Bandung kami mengangkat tema, â€˜Jalan Makan Jalanâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />. Karena Bandung memiliki
potensi kuliner yang besar dan banyak yang menyebut bahwa Bandung merupakan
surga kuliner. Mau makan apa saja ada di Bandung,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/wisman-habiskan-us400-untuk-kuliner/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14855</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden: Proyek Infrastruktur Terkoneksi dengan Kawasan Wisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/presiden-proyek-infrastruktur-terkoneksi-dengan-kawasan-wisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/presiden-proyek-infrastruktur-terkoneksi-dengan-kawasan-wisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2019 12:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14684</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Joko Widodo meminta proyek infrastruktur terkoneksi dengan kawasan wisata di setiap daerah agar sektor pariwisata bisa semakin mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata. Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, Ballroom Hotel Shangri-La, Kamis (9/5/19). Lebih lanjut ia meminta gubernur, walikota, dan jajarannya agar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Presiden Joko Widodo meminta proyek infrastruktur terkoneksi dengan kawasan wisata di setiap daerah agar sektor pariwisata bisa semakin mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo
(Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, Ballroom Hotel Shangri-La, Kamis (9/5/19).
</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut ia meminta gubernur, walikota,
dan jajarannya agar segera merampungkan proyek infrastruktur seperti pembangunan
jalan tol, pelabuhan, dan bandara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Segera pemerintah provinsi, kabupaten, kota
menyambungkan titik-titik di tempat masing-masing. Tanpa itu, daerah tidak bisa
menikmati pertumbuhan ekonomi. Sambungkan dengan kawasan industri, wisata,
dengan sentra industri kecil, dengan pusat produksi baik pertanian atau
perkebunan,&#8221; kata Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Jokowi mengatakan, menyambungkan
pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan kawasan wisata akan membuat daerah
menjadi lebih cepat berkembang. Hal itu kata dia, menjadi tugas pemerintah
daerah yang memahami dengan baik karakteristik di wilayahnya masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau itu tidak bisa dikerjakan, jangan
pernah mimpi (Indonesia) masuk kelima, keempat, (negara dengan ekonomi)
terbesar dunia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia berpeluang besar menjadi lima besar negara dengan ekonomi kuat di dunia, bahkan bisa menjadi empat besar ekonomi dunia pada tahun 2045. Namun untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah sesuatu hal yang mudah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Perekonomian negara yang kuat juga harus
ditopang dengan perekonomian di daerah yang juga kuat. Pemerataan infrastruktur
dimaksudkan untuk menumbuhkan potensi peningkatan perekonomian di daerah-daerah
yang sebelumnya tak tersentuh. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden mengharapkan agar sentra-sentra sumber ekonomi yang ada di daerah dapat tersambung dengan adanya sejumlah infrastruktur yang dibangun pemerintah pusat. Dengan tersambung pada sentra industri dan pariwisata, maka denyut perekonomian daerah akan semakin kencang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tanpa itu tidak akan daerah bisa
menikmati yang namanya pertumbuhan ekonomi,&#8221; kata Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara itu, hadir para pejabat dan
Menteri Kabinet Kerja termasuk Menteri Pariwisata Arief Yahya serta para kepala
daerah dari seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan prinsip dasar pariwisata memerlukan dukungan sektor lain untuk berkembang, maka dukungan infrastruktur seperti instruksi Presiden memang sudah menjadi keharusan. &#8220;Kemenpar siap mendukung upaya pengembangan destinasi wisata di daerah sesuai instruksi Presiden Jokowi,&#8221; kata Menpar Arief. </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/presiden-proyek-infrastruktur-terkoneksi-dengan-kawasan-wisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14684</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ukus Kuswara Tutup Usia</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/ukus-kuswara-tutup-usia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/ukus-kuswara-tutup-usia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2019 13:11:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[Ukus Kuswara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14591</guid>

					<description><![CDATA[Pariwisata Indonesia berduka dengan berpulangnya Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara yang tutup usia pukul 06.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senin, 6 Mei 2019. Ukus wafat pada usia ke-59 tahun. Hampir setengah masa hidupnya diabdikan bagi kemajuan pariwisata Indonesia. Ia mengawali karier di Kementerian Pariwisata yang dulu bernama Departemen Pos [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pariwisata
Indonesia berduka dengan berpulangnya Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus
Kuswara yang tutup usia pukul 06.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat
(RSPAD) Gatot Subroto, Senin, 6 Mei 2019.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ukus wafat pada usia ke-59 tahun. Hampir setengah masa hidupnya diabdikan bagi kemajuan pariwisata Indonesia. Ia mengawali karier di Kementerian Pariwisata yang dulu bernama Departemen Pos dan Telekomunikasi sejak 1 Mei 1987 dengan pangkat Penata Muda (III/a).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri
Pariwisata Arief Yahya saat menerima Jenazah di Gedung Sapta Pesona, Jakarta,
Senin (6/5/2019) mengaku mengenal Ukus secara pribadi sebagai seorang yang
selalu murah senyum dalam setiap kesempatan dan ramah kepada siapa saja. Menpar
bahkan pernah berjanji akan mengantarkan Ukus saat kelak nanti memasuki masa
pensiunnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
berjanji kepada beliau akan mengantar sampai beliau pensiun nanti, dan sekarang
janji saya terlaksana, saya benar-benar mengantar beliau hingga akhir hayatnya&#8221;
kata Menpar Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Almarhum
Ukus Kuswara diberangkatkan dari Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata,
menuju kampung halaman di Kuningan, Jawa Barat untuk diterima Bupati Kuningan,
lalu disalatkan di Masjid Agung Kuningan sebelum kemudian dimakamkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semasa
karirnya, Ukus yang terakhir menjabat sebagai Sekretaris Kementerian sejak 2015
itu berhasil membawa Kementerian yang dipimpin Menteri Pariwisata Arief Yahya
menerima berbagai penghargaan. Salah satunya, prestasi dalam Evaluasi Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik Tahun 2018 dengan predikat &#8220;Sangat
Baik&#8221; dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Almarhum
juga menjabat sebagai Ketua III Dewan Pegurus Nasional (DPN) KORPRI periode
2015-2020 dan juga sebagai Ketua Forum Sesmen (Forses) selain menjabat sebagai
Sekretaris Kementerian Pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menpar
Arief Yahya dalam sambutannya setelah mensalatkan jenazah mengatakan, bahwa
Almarhum Ukus Kuswara selama menjabat sebagai Sesmen Kemenpar banyak berjasa
dalam mensejahterakan pegawai Kemenpar.

&#8220;Sepanjang saya memimpin
Kemenpar, almarhum banyak berjasa khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan
pegawai Kementerian Pariwisata, semoga Allah SWT menerima seluruh amal baik
beliau&#8221;, kata Menpar.



</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/ukus-kuswara-tutup-usia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14591</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
