<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sport event &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/sport-event/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 09:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>sport event &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Dari Lari ke Hyrox, Sport Event Jadi Mesin Bisnis Baru Industri MICE</title>
		<link>https://venuemagz.com/feature/dari-lari-ke-hyrox-sport-event-jadi-mesin-bisnis-baru-industri-mice/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/feature/dari-lari-ke-hyrox-sport-event-jadi-mesin-bisnis-baru-industri-mice/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Murdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 09:27:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Hyrox]]></category>
		<category><![CDATA[sport event]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=45303</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Venuemagz.com &#8211; NICE PIK 2 akan menjadi saksi debut salah satu fenomena olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pada 27–28 Juni 2026, Hyrox Jakarta untuk pertama kalinya hadir di Indonesia sekaligus menjadi salah satu penyelenggaraan perdana di kawasan Asia Pasifik. Bagi sebagian orang, nama Hyrox mungkin masih terdengar asing. Namun, di komunitas kebugaran global, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, Venuemagz.com &#8211; </strong>NICE PIK 2 akan menjadi saksi debut salah satu fenomena olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pada 27–28 Juni 2026, Hyrox Jakarta untuk pertama kalinya hadir di Indonesia sekaligus menjadi salah satu penyelenggaraan perdana di kawasan Asia Pasifik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi sebagian orang, nama Hyrox mungkin masih terdengar asing. Namun, di komunitas kebugaran global, olahraga ini sedang mengalami pertumbuhan yang sulit diabaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada <em>circle</em> komunitas kebugaran, media sosial ramai membicarakan Hyrox Jakarta 2026 setelah muncul klaim bahwa tiket acara tersebut habis terjual hanya dalam hitungan menit dan <em>waiting list</em> mencapai ribuan peserta. Terlepas dari fakta bahwa tiket masih tersedia dalam beberapa kategori, satu hal yang sulit dibantah adalah tingginya antusiasme terhadap <em>event</em> ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena tersebut menunjukkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar tren olahraga baru. Di balik popularitas Hyrox, terdapat sebuah ekosistem bisnis yang mulai berkembang dan membuka peluang baru bagi industri <em>event</em>, <em>venue</em>, hingga pariwisata olahraga.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><a></a><strong>Dari Jerman ke Seluruh Dunia</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hyrox lahir di Hamburg, Jerman, pada 2017. Konsepnya sederhana, tetapi menantang, yakni menggabungkan lari dan latihan fungsional dalam satu kompetisi yang memiliki format standar di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Event</em> olahraga ini awalnya diciptakan oleh seorang penyelenggara acara olahraga berpengalaman, Christian Toetzke, bersama Moritz Fürste yang merupakan atlet hoki peraih medali emas Olimpiade.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta harus menyelesaikan delapan putaran lari sejauh satu kilometer yang diselingi delapan tantangan kebugaran, seperti SkiErg, <em>sled push, sled pull, rowing, burpee broad jumps, farmer&#8217;s carry, sandbag lunges</em>, hingga <em>wall balls</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan lomba lari tradisional atau kompetisi CrossFit yang sering kali berubah format, Hyrox menawarkan pengalaman yang konsisten. Seorang peserta di Jakarta akan menghadapi tantangan yang sama dengan peserta di London, New York, Sydney, atau Berlin. Standardisasi inilah yang menjadi salah satu kunci pesatnya pertumbuhan Hyrox.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah peserta globalnya meningkat tajam. Ratusan ribu atlet dari berbagai negara kini mengikuti rangkaian kompetisi Hyrox setiap tahun. Tidak sedikit pula peserta yang menjadikan <em>event</em> tersebut sebagai target olahraga tahunan layaknya maraton.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><a></a><strong>Ketika Olahraga Menjadi Industri</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jika dulu <em>event</em> olahraga identik dengan pertandingan profesional atau kejuaraan federasi, kini lanskapnya mulai berubah. Hyrox hadir di tengah tren yang berkembang dalam satu dekade terakhir di mana olahraga sebagai gaya hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena yang sama pernah terjadi pada lomba lari. Jakarta Marathon misalnya, bukan lagi sekadar kompetisi bagi pelari elite. <em>Event</em> yang kembali digelar pada 13-14 Juni 2026 itu telah berkembang menjadi magnet wisata olahraga yang mendatangkan ribuan peserta dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal serupa juga terlihat pada sektor olahraga air. Bali bulan ini menjadi tuan rumah dua ajang internasional sekaligus, yakni 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 pada 13–15 Juni di Jimbaran dan OCEANMAN Bali 2026 pada 19–21 Juni di Pantai Kedonganan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari lari, renang perairan terbuka, triathlon, hingga Hyrox, pola yang muncul semakin jelas: peserta tidak hanya membeli tiket kompetisi, tapi juga membeli pengalaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka membutuhkan hotel, transportasi, makanan, <em>merchandise</em>, perlengkapan olahraga, layanan kebugaran, hingga aktivitas wisata sebelum dan sesudah acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sinilah industri MICE mulai melihat peluang baru.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><a></a><strong>Venue Baru, Peluang Baru</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Hyrox Jakarta di NICE PIK 2 juga menunjukkan bagaimana <em>venue</em> modern mulai mengincar pasar <em>sport event</em> yang selama ini didominasi stadion atau ruang terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan pameran atau konser, <em>event</em> seperti Hyrox membutuhkan kombinasi ruang <em>indoor</em> yang luas, area logistik yang kompleks, serta pengalaman peserta yang terintegrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pengelola <em>venue</em>, segmen ini menawarkan keuntungan menarik. <em>Event</em> olahraga partisipatif umumnya memiliki durasi lebih panjang, melibatkan sponsor yang kuat, serta menghadirkan pengunjung yang tidak hanya datang menonton, tetapi juga berpartisipasi langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam banyak kasus, peserta bahkan membawa keluarga atau komunitas mereka sehingga menciptakan pergerakan ekonomi yang lebih luas dibandingkan <em>event</em> olahraga konvensional.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><a></a><strong>Efek Domino untuk Industri Event</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, pertumbuhan Hyrox tidak hanya menguntungkan penyelenggara acara. Di berbagai negara, muncul bisnis-bisnis baru yang tumbuh mengikuti popularitas olahraga ini. Pusat kebugaran mulai membuka kelas khusus persiapan Hyrox. <em>Personal trainer</em> menawarkan program latihan spesifik. <em>Brand</em> perlengkapan olahraga menciptakan produk secara spesifik yang ditujukan untuk komunitas Hyrox.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, sejumlah agen perjalanan mulai menawarkan paket wisata yang dikombinasikan dengan partisipasi dalam kompetisi Hyrox di berbagai kota dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini mengingatkan pada awal perkembangan industri maraton beberapa tahun lalu. Ketika jumlah pelari meningkat, bisnis pendukung ikut berkembang, mulai dari <em>race organizer</em>, <em>apparel</em>, nutrisi olahraga, hingga <em>sport tourism</em>. Kini, pola yang sama mulai terlihat pada Hyrox.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><a></a><strong>Masa Depan Sport Tourism Indonesia</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Indonesia, kemunculan Hyrox Jakarta 2026 menjadi sinyal bahwa pasar <em>sport tourism</em> semakin matang. Selama ini pembahasan industri MICE sering berpusat pada konser musik, pameran dagang, atau konferensi internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, <em>event</em> olahraga partisipatif memiliki karakteristik yang tidak kalah menarik. Peserta biasanya merencanakan perjalanan jauh hari, menginap lebih lama, dan memiliki tingkat pengeluaran yang relatif tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Jakarta Marathon, ajang triathlon, kejuaraan renang perairan terbuka di Bali, hingga Hyrox Jakarta menunjukkan bahwa Indonesia mulai masuk ke radar penyelenggara <em>event</em> olahraga global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pemilik <em>venue</em>, <em>event organizer</em>, hotel, maskapai, hingga destinasi wisata, ini adalah peluang yang semakin sulit untuk diabaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena pada akhirnya, yang dijual bukan hanya perlombaan atau kompetisi. Yang dijual adalah pengalaman, komunitas, dan gaya hidup. Dan seperti yang telah dibuktikan industri lari dalam satu dekade terakhir, ketika sebuah olahraga berhasil menjadi bagian dari gaya hidup, bisnis di sekitarnya akan ikut bertumbuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hyrox mungkin baru akan menjalani debutnya di Indonesia akhir Juni ini. Namun, bagi industri <em>event</em>, kedatangannya bisa menjadi pertanda bahwa pasar <em>sport event</em> premium di Tanah Air sedang memasuki babak baru.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/feature/dari-lari-ke-hyrox-sport-event-jadi-mesin-bisnis-baru-industri-mice/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45303</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Membawa Tinju ke Daerah untuk Dukung Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/membawa-tinju-ke-daerah-untuk-dukung-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/membawa-tinju-ke-daerah-untuk-dukung-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 11:25:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[sport event]]></category>
		<category><![CDATA[sport tourism]]></category>
		<category><![CDATA[tinju]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=19959</guid>

					<description><![CDATA[Sport tourism tak hanya sebatas kegiatan lari, tetapi juga mencakup seluruh acara olahraga di Indonesia. Salah satu olahraga yang saat ini mulai gencar mengedepankan sport tourism ialah tinju. Jika biasanya pertandingan tinju digelar di kota-kota besar saja, saat ini kegiatan tinju sudah mulai masuk ke daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia. Seperti halnya yang dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Sport tourism</em> tak hanya sebatas kegiatan lari, tetapi juga mencakup seluruh acara olahraga di Indonesia. Salah satu olahraga yang saat ini mulai gencar mengedepankan <em>sport tourism</em> ialah tinju. Jika biasanya pertandingan tinju digelar di kota-kota besar saja, saat ini kegiatan tinju sudah mulai masuk ke daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu promotor pertandingan tinju di Indonesia, yakni Mahkota Promotions. Gustiantira Alandy, CEO Mahkota Promotions, mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan daerah-daerah di Indonesia yang memiliki potensi wisata yang bagus untuk dijadikan tempat pelaksanaan pertandingan tinju.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terakhir itu saya membuat pertandingan tinju di Batu, Malang. Saya melihat di sana ada potensi untuk mengembangkan <em>sport tourism</em> karena memiliki alam yang begitu indah. Kemudian saya meminta izin kepada Ibu Wali Kota sana dan diizinkan untuk menggelar tinju di Batu,&#8221; ujar Tira, begitu sapaan akrabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya Tira mendapatkan banyak penolakan terkait tempat pelaksanaan pertandingan tinju yang berada di luar Jakarta. Namun, dengan pengalaman sebelumnya saat menggelar pertandingan sepeda di Batu, Malang, Jawa Timur, Tira yakin bahwa pertandingan tinjunya dapat meraih kesuksesan yang sama dengan <em>sport event</em> sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya banyak ditanya orang, kenapa membuat acaranya di Batu? Lalu, saya bilang bahwa Indonesia itu tidak hanya di Jakarta, masih banyak daerah lainnya yang dapat kita <em>explore</em> untuk menggelar <em>event-event</em> olahraga,&#8221; ucap Tira lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keyakinan Tira membawa pertandingan tinju ke daerah Batu ternyata membuahkan hasil. Menurutnya, usai pertandingan digelar, Tira mendapatkan respons positif dari seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Tidak hanya dari tim pelaksana dan penonton, tetapi organisasi tinju yang datang menyaksikan pertandingan tersebut juga memberikan respons positif terhadap tempat pelaksanaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu itu ada dua organisasi tinju yang datang dan respons mereka semua sangat suka dengan tempat pertandingannya. Mereka bilang, sebelumnya tidak pernah ada yang melakukan pertandingan tinju di tempat sebagus itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kota Batu, Malang, memang dikenal sebagai daerah dengan pemandangan alam yang indah serta udara yang sejuk sehingga kota ini populer sebagai destinasi wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita cari tempat yang seindah mungkin. Jadi ketika keluar <em>venue</em> pertandingan semua orang akan melihat pemandangan gunung di sekitar sana. Cuacanya juga enak banget karena di Batu itu dingin â€˜<em>kan</em>. Mereka bilang belum pernah merasakan tempat seenak ini buat pertandingan tinju,&#8221; ujar Tira.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depannya Tira akan mencari daerah-daerah lain di Indonesia yang juga memiliki potensi untuk diselenggarakannya pertandingan tinju. Tidak hanya di Pulau Jawa, Tira akan mencoba melebarkan sayapnya ke pulau lain, seperti Sulawesi, Kalimantan, atau Indonesia bagian Timur. Ia juga berharap promotor pertandingan tinju lainnya juga mengikuti jejaknya karena saat ini tempat pelaksanaan tinju hanya terfokus di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka menganggap kalau di Jakarta itu banyak yang menonton karena pusat kota, tapi menurut saya justru di Jakarta sudah banyak hiburan. Jadi, saya harap kita bisa membuat pertandingan ini di daerah-daerah lain dan semoga ini bisa menjadi ide bagi teman-teman lainnya untuk melakukan hal yang serupa,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menemukan suasana yang baru, menggelar pertandingan tinju di daerah juga dapat meningkatkan pariwisata dari daerah tersebut. Banyak pelaku usaha pariwisata yang terbantu dengan adanya <em>sport event</em> sehingga dapat meningkatkan pendapatan di daerah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Orang luar daerah itu justru yang paling antusias kalau ada pertandingan tinju. Misalnya saja di Indonesia Timur, orang sana bisa sampai naik perahu hanya untuk menonton pertandingan tinju,&#8221; dia menambahkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/membawa-tinju-ke-daerah-untuk-dukung-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19959</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Event Lari Dongkrak Perekonomian Daerah</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/event-lari-dongkrak-perekonomian-daerah/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/event-lari-dongkrak-perekonomian-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 00:39:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[sport event]]></category>
		<category><![CDATA[sport tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=19953</guid>

					<description><![CDATA[Kehadiran event lari tak hanya sebatas untuk kesehatan, tetapi juga untuk hiburan. Melalui hiburan tersebut, event lari memberikan keuntungan lebih bagi pariwisata Indonesia karena telah melibatkan banyak pelaku industri pariwisata di dalamnya. Biasa disebut sebagai sport tourism, event lari dapat mengombinasikan antara olahraga dengan pariwisata. Memiliki tempat penyelenggaraan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran <em>event</em> lari tak hanya sebatas untuk kesehatan, tetapi juga untuk hiburan. Melalui hiburan tersebut, <em>event</em> lari memberikan keuntungan lebih bagi pariwisata Indonesia karena telah melibatkan banyak pelaku industri pariwisata di dalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biasa disebut sebagai <em>sport tourism</em>, <em>event</em> lari dapat mengombinasikan antara olahraga dengan pariwisata. Memiliki tempat penyelenggaraan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat <em>event</em> lari ini sebagai salah satu cara promosi pariwisata terbaik bagi seluruh kepala daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, menurut Andreas Kansil, <em>Founder &amp; Executive Director</em> Pandara Sports, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sangat mendukung keberadaan <em>event</em> lari di Indonesia karena dapat mendongkrak perekonomian negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemenparekraf ini sudah menggaungkan <em>sport tourism</em> dari beberapa tahun yang lalu karena sangat jelas bahwa <em>sport tourism</em> ini dapat memberikan <em>impact</em> yang baik bagi negara atau suatu daerah tertentu,&#8221; kata Andreas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal sebagai pelaksana <em>event</em> lari di Indonesia, Andreas merasakan banyak keuntungan yang didapat oleh pelaku industri pariwisata saat pihaknya menggelar sebuah kegiatan lari di suatu daerah. Ia mencontohkan, saat membuat <em>event</em> Borobudur Marathon di Magelang, Jawa Tengah, banyak pelaku pariwisata di daerah tersebut yang terbantu bisnisnya selama acara digelar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu tahun lalu itu, ada lebih dari 10.000 peserta yang mengikuti Borobudur Marathon. Dengan begitu, artinya kita bisa membawa 10.000 orang lebih untuk datang ke Magelang, dan itu sangat membantu perekonomian daerah di sana. Begitu juga saat kita membuat acara di Jakarta, Bali, dan daerah lainnya,&#8221; jelasnya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, menurutnya, jumlah orang yang datang ke daerah tersebut akan jauh lebih banyak lantaran setiap peserta <em>event</em> lari tidak akan datang sendirian. Menurutnya, banyak di antara mereka yang mengajak keluarga, teman, atau pasangannya untuk ikut serta menemani saat acara tersebut berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Biasanya jumlah orang yang datang itu bisa tiga kali lipat dari peserta yang terdaftar karena mereka datang bersama orang terdekatnya. Waktu tahun lalu itu, kurang lebih ada sekitar 30.000 orang yang datang ke Magelang untuk mengikuti atau sekadar menyaksikan Borobudur Marathon,&#8221; ujarnya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya sekadar mengikuti pertandingan lari, mereka yang datang juga akan melakukan aktivitas lain yang berhubungan dengan pariwisata. Beberapa di antaranya ialah menyewa kamar hotel untuk penginapan, melakukan perjalanan wisata, menggunakan transportasi di daerah tersebut, mencicipi makanan khas daerah sana, serta aktivitas lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka itu tidak hanya sebatas melakukan pendaftaran lari, tetapi pasti banyak melakukan aktivitas di daerah tersebut. Kalau sudah seperti itu, dipastikan ekonomi daerah memiliki <em>impact</em> yang sangat besar dengan kehadiran <em>sport event</em> ini,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, di tengah pandemi COVID-19, banyak kegiatan <em>sport event</em> yang terkendala lantaran melibatkan banyak orang di dalamnya. Tak hanya dari dalam negeri, pada umumnya <em>sport event</em> juga melibatkan masyarakat dari negara lain sehingga sudah dipastikan acara tersebut mengalami pembatalan atau penundaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya mendapatkan informasi banyak <em>event</em> maraton di luar negeri yang di-<em>cancel</em> karena pandemi COVID-19, salah satunya itu Gold Coast di Australia. Kalau begitu, sudah dipastikan negara tersebut akan kehilangan pemasukan yang cukup besar atas pembatalan <em>event</em> larinya,&#8221; ungkapnya lagi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/event-lari-dongkrak-perekonomian-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19953</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
