<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TTC Travel Mart &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/ttc-travel-mart/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Oct 2022 03:49:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>TTC Travel Mart &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>TTC Travel Mart Gandeng Pelaku Pariwisata Luar Negeri dan Indonesia</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-gandeng-pelaku-pariwisata-luar-negeri-dan-indonesia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-gandeng-pelaku-pariwisata-luar-negeri-dan-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Gumilar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 03:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=30976</guid>

					<description><![CDATA[Di kuartal empat tahun 2022, TTC Indonesia kembali menggelar bursa wisata TTC Travel Mart International di dua tempat, yakni Redtop Hotel Jakarta pada Selasa (11/10/2022) dan Trans Luxury Hotel Bandung pada 13 Oktober 2022. Penyelenggaraan kali ini diikuti sekitar 60 sellers dari berbagai negara, seperti India, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Uni Emirat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di kuartal empat tahun 2022, TTC Indonesia kembali menggelar bursa wisata TTC Travel Mart International di dua tempat, yakni Redtop Hotel Jakarta pada Selasa (11/10/2022) dan Trans Luxury Hotel Bandung pada 13 Oktober 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggaraan kali ini diikuti sekitar 60 <em>sellers</em> dari berbagai negara, seperti India, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Uni Emirat Arab, Turki, Spanyol, Bhutan, Slovenia, Islandia, Jerman, Tunisia, serta pelaku wisata lokal dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kidung Pascalis, <em>Project Manager</em> TTC Indonesia, mengatakan, TTC Travel Mart International ke-36 kali ini menghadirkan berbagai <em>travel supplier</em> dari tur operator, hotel, asuransi, atraksi wisata, <em>holyland operator</em>, dan <em>sim-card provider</em> lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk TTC Travel Mart International yang di Jakarta total ada 55 <em>table</em> yang terdiri atas 60 <em>sellers</em>, kemudian yang di Bandung diikuti sebanyak 50 <em>table</em>. Kenapa Bandung? Karena memiliki market besar untuk berwisata. Tahun 2016 lalu, berhasil menghadirkan 180 <em>travel agents</em> dari Bandung dan sekitaran Bandung,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isu menarik yang dibawa oleh para <em>travel agent</em> dari berbagai negara adalah mahalnya harga tiket pesawat, perizinan visa ke Eropa, serta protokol kesehatan yang masih berlaku di beberapa negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Serta isu Jepang yang sudah mulai membuka <em>border</em>-nya per hari ini,&#8221; jelas Kidung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring dengan banyak negara yang sudah membuka <em>border</em> tanpa adanya kewajiban untuk karantina yang memberatkan wisatawan, tentu saja menjadi angin segar bagi para wisatawan yang sudah tidak sabar untuk kembali berlibur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Antusiasme pelaku wisata pun turut dirasakan oleh platform perjalanan wisata <em>business to business</em> tbo.com. Platform yang disediakan untuk para <em>travel agent</em> ini mengaku bahwa minat orang untuk berwisata sudah membaik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Elsa, <em>Manager Sales</em> tbo.com, menerangkan, tbo.com hadir di TTC Travel Mart International selain untuk memperluas jangkauan pasar dan <em>branding</em>, juga memperbarui <em>database</em> para <em>travel agent</em> setelah pandemi Covid-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harus diakui, bahwa gelombang pandemi di seluruh dunia turut berimbas ke para biro perjalanan. Bursa wisata ini momen tepat bagi kami untuk memperbaiki <em>database</em> yang selama ini sempat terputus komunikasinya,&#8221; urainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">tbo.com yang berkantor pusat di Dubai dan India ini selain menjadi pemain untuk <em>wholesale</em> perhotelan, juga menawarkan tiket penerbangan, rental mobil, juga menawarkan paket wisata dalam dan luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kebanyakan yang sudah mulai order ke platform kita adalah grup dari korporasi baik untuk <em>inbound</em> maupun yang <em>outbound</em>. <em>Solo traveler</em> pun banyak. Hanya saja paket wisatanya masih terbatas, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Kediri, dan Bali,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-gandeng-pelaku-pariwisata-luar-negeri-dan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30976</post-id>	</item>
		<item>
		<title>â€˜Mak Comblang&#8221; Kembali Beraksi</title>
		<link>https://venuemagz.com/uncategorized-id/mak-comblang-kembali-beraksi/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/uncategorized-id/mak-comblang-kembali-beraksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2022 05:05:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kidung Pascalis]]></category>
		<category><![CDATA[KTO Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=30085</guid>

					<description><![CDATA[Travel agent dari berbagai negara kembali agresif untuk membujuk wisatawan asal Indonesia untuk bertandang ke negaranya. Antusiasme itu tercermin dalam acara TTC Travel Mart. Ruang meeting Hotel Santika Primier Hayam Wuruk ramai pada 7 Juni lalu. Kidung Pascalis, putra dari (alm) Tedjo Iskandar, founder TTC Travel Mart, berhasil mengumpulkan 48 seller dan hampir 600 buyer [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Travel agent dari berbagai negara kembali agresif untuk membujuk wisatawan asal Indonesia untuk bertandang ke negaranya. Antusiasme itu tercermin dalam acara TTC Travel Mart. </em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ruang meeting Hotel Santika Primier Hayam Wuruk ramai pada 7 Juni lalu. Kidung Pascalis, putra dari (alm) Tedjo Iskandar, <em>founder</em> TTC Travel Mart, berhasil mengumpulkan 48 <em>seller</em> dan hampir 600 <em>buyer</em> dalam satu atap yang sudah merindu untuk bertransaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun acaranya belum seramai 2019, sebelum wabah COVID 19, tapi hasilnya sudah sesuai target. Beberapa <em>seller</em> dari negara di Eropa dan Asia, termasuk Korea Selatan dan Jepang yang baru saja membuka gerbang untuk kedatangan turis, turut meramaikan acara TTC Travel Mart.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;30 persen seller baru. Dan kami tidak kesulitan untuk membujuk mereka. Momentumnya tepat karena mereka sudah mulai kembali berjualan. Jadi ketika mereka bisa terbang ke Jakarta, mereka akan datang,&#8221; kata Kidung selaku Project Manager TTC Travel Mart.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korea Tourism Organization (KTO) misalnya. Mereka memanfaatkan acara tersebut untuk menginformasikan kepada para biro perjalanan bahwa gerbang turis ke Korea Selatan sudah kembali dibuka pada awal Juni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami juga mensosialisasikan prosedur untuk masuk Korea Selatan kepada biro perjalanan di Indonesia,&#8221; kata Akhmed Faezal Alhamdi, MICE Manager KTO Jakarta Office.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui serangkaian kegiatan promosi, semisal di TTC Travel Mart, wisatawan Indonesia yang ke Korea Selatan kembali ramai, seperti pada 2019 yang mencapai 300 ribuan wisatawan. Untuk tahun ini ditargetkan pergerakannya sekitar 50 persen dari angka kunjungan sebelum pandemi, atau sekitar 150 ribuan wisatawan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, TTC Travel Mart juga diadakan di Hotel JW Marriott Surabaya pada 9 Juni 2022, atau dua hari setelah pelaksanaan di Jakarta. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">TTC Travel Mart kali ini akan diikuti oleh berbagai Seller yang berasal dari Dalam Negeri maupun Luar Negeri seperti, India, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, Uni Emirat Arab, Turki, Spanyol, Bhutan, Slovenia, Islandia, Jerman, Kroasia, dan kota-kota di Indonesia yang terdiri dari tour operator, hotel, asuransi, <em>tourism attraction</em>, Holyland Operator, dan Umroh Operator.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/uncategorized-id/mak-comblang-kembali-beraksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30085</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TTC Travel Mart International Kembali Digelar, Ini Harapan Para Sellers</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-international-kembali-digelar-ini-harapan-para-sellers/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-international-kembali-digelar-ini-harapan-para-sellers/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2022 10:09:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=28998</guid>

					<description><![CDATA[Pandemi Covid-19 belum usai. TTC Travel Mart International, bursa wisata internasional dan independen yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia kembali digelar, hanya saja dalam format 100 persen online. Merebaknya varian virus Omicron, mengubah kebiasaan TTC Indonesia yang selalu menggelar TTC Travel Mart International di dua kota kini hanya sekali dan itu pun digelar secara online. Kidung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pandemi Covid-19 belum usai. TTC Travel Mart International, bursa wisata internasional dan independen yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia kembali digelar, hanya saja dalam format 100 persen online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Merebaknya varian virus Omicron, mengubah kebiasaan TTC Indonesia yang selalu menggelar TTC Travel Mart International di dua kota kini hanya sekali dan itu pun digelar secara online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kidung Pascalis, Project Manager TTC Indonesia mengatakan, awalnya TTC Travel Mart International akan digelar secara offline dengan opsi semi virtual seperti tahun lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Akan tetapi, karena kasus Omicron meningkat, maka kita putuskan untuk diselenggarakan secara virtual. Meski demikian, kami percaya bentar lagi pariwisata bakal bangkit kembali,&#8221; ungkap Kidung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan tema penyelenggaraan 34<sup>th</sup> TTC Travel Mart International Virtual Recover, Kidung mengaku tema &#8220;Recover&#8221; adalah bentuk optimisme bagi pelaku pariwisata untuk bersiap-siap dan bangkit kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia pun menambahkan, 34<sup>th</sup> TTC Travel Mart Virtual Recover menjadi cara yang tepat bagi TTC Indonesia untuk kembali membangun dan menjaga komunikasi yang baik antara sellers dan buyers loyalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Event 34<sup>th</sup> &nbsp;TTC Travel Mart Virtual Recover yang berlangsung pada 22-23 Februari 2022 ini, pihak TTC mampu menjaring 17 sellers dengan rincian 10 sellers dari luar negeri dan 7 sellers di antaranya dari dalam negeri, dengan diikuti oleh 243 buyers.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>JNTO dan MAG Saling Update Travel Agents</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Annisa Angraini, Senior Assistant Manager Japan National Tourism Organization (JNTO), salah satu peserta 34 rd TTC Travel Mart Virtual Recovery mengutarakan, JNTO ingin tetap menjalin komunikasi dengan para biro perjalanan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selain itu, kami ingin memperbarui data biro perjalanan yang terkini pun ingin melihat kondisi pasar wisatawan Indonesia dengan para buyers dari TTC Travel Mart,&#8221; jelas Annisa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan presentasi secara online ke para buyers, JNTO menyampaikan informasi terkini mengenai border Jepang. &#8220;Kami juga memberikan informasi mengenai JNTO dan beberapa program yang berhubungan dengan travel agents seperti e-learning, newsletter, program support untuk MICE,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada pun diutarakan oleh Firqha Andjani, McArthurGlen (MAG) Marketing Representative Indonesia. Firqha menyampaikan, selain menjalin komunikasi dengan para biro perjalanan di Indonesia, ini adalah salah satu peluang untuk bisa memperkenalkan produk MAG kepada potensial partners yang baru. Karena memang TTC kuat secara database di kota-kota besar di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">McArthurGlen Designer Outlets adalah shopping destinations yang berlokasi di Eropa dan Canada dengan total 26 outlet yang menawarkan branded items dengan potongan harga yang cukup besar sepanjang tahunnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi ini merupakan opsi yang sangat baik terutama ketika para travel agents (buyers) membawa group mereka ke Eropa dan Canada, untuk menambahkan ke dalam agenda mereka untuk berbelanja di outlets kami,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu banyak skema kerja sama lanjut Firqha, pihaknya pun menawarkan kepada buyers case by case. &#8220;Kami bisa arrange tamu-tamu travel agents (buyers) untuk bisa dapat akses ke VIP lounge, kami juga bisa buatkan personalized welcome greetings, personal shopping assistant, dan lainnya,&#8221; pungkas Firqha.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-international-kembali-digelar-ini-harapan-para-sellers/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TTC Travel Mart 2022 Angkat Tema Recover</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-2022-angkat-tema-recover/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-2022-angkat-tema-recover/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2022 07:34:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Mart]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=28949</guid>

					<description><![CDATA[Perhelatan TTC Travel Mart yang ke-34 kembali digelar pada 22-23 Februari 2022 secara online atau virtual. Travel mart kali ini diikuti oleh 17 seller dan sekitar 243 buyer. Adapun seller yang ikut antara lain Andalan Usaha Cemerlang, Assist Card, Bintan Resorts, Flex Travel Turkey, Flores Trails Labuan Bajo, GNM Matahari Travel Turkey, Horas Tour Medan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Perhelatan TTC Travel Mart yang ke-34 kembali digelar pada 22-23 Februari 2022 secara online atau virtual. <em>Travel mart </em>kali ini diikuti oleh 17 <em>seller</em> dan sekitar 243 <em>buyer</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun <em>seller</em> yang ikut antara lain Andalan Usaha Cemerlang, Assist Card, Bintan Resorts, Flex Travel Turkey, Flores Trails Labuan Bajo, GNM Matahari Travel Turkey, Horas Tour Medan, Ifree Group, Indoreisen Europe, Japan National Tourism Organization, Java Lotus Hotel Jember, Magadh Tour India, McArthurglen Designer Outlets, New Optima Tourism Dubai, Pilatus Luzern, SAS Hospitality, dan Sette Reps.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kidung Pascalis, Ketua Panitia TTC Travel Mart, mengatakan, perhelatan TTC Travel Mart kali ini mengangkat tema &#8220;Recover&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena dari awal pandemi tahun 2020, TTC langsung bikin strategi baru karena pandemi ini akan lama dan serius. Maka kita langsung <em>shift our focus</em> <em>to make sure that tourism industry alive</em>. Selama 2 tahun ini fokus kita jagain semangat pariwisata agar tidak luntur,&#8221; ujar Kidung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring menurunnya kasus COVID-19 di sejumlah negara, maka beberapa negara sudah banyak yang membuka bordernya bagi wisatawan internasional. Bahkan, ada beberapa negara yang sudah tidak memberlakukan karantina bagi pengunjung internasional yang sudah divaksinasi lengkap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita punya <em>feeling</em> bahwa tidak lama lagi akan mulai ada <em>traveling</em> lagi ke luar negeri maupun domestik. Untuk itu, kita (TTC Travel Mart) harus tetap ada dan eksis karena ketika orang sudah mulai mau <em>traveling</em> lagi, kita harus ada untuk tempat bertanya-tanya,&#8221; ujar Kidung.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/ttc-travel-mart-2022-angkat-tema-recover/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TTC Indonesia 2021 Hadir Virtual, Jembatan Pelaku Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/ttc-indonesia-2021-hadir-virtual-jembatan-pelaku-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/ttc-indonesia-2021-hadir-virtual-jembatan-pelaku-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Gumilar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 08:47:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=27314</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA 1 NOVEMBER 2021. Akibat Pandemi COVID-19, selama dua tahun terakhir pelaku pariwisata sama sekali tidak menghasilkan cuan, karena bisnis belum mampu bergerak maksimal. Terutama travel agent yang biasa menjual paket wisata ke berbagai negara. Menyadari hal ini, TTC Indonesiaâ€”penyelenggara travel mart independen berupaya menjembatani antara buyer dan seller untuk kembali berbisnis dalam ruang digital [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA 1 NOVEMBER 2021. Akibat Pandemi COVID-19, selama dua tahun terakhir pelaku pariwisata sama sekali tidak menghasilkan cuan, karena bisnis belum mampu bergerak maksimal. Terutama travel agent yang biasa menjual paket wisata ke berbagai negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyadari hal ini, TTC Indonesiaâ€”penyelenggara travel mart independen berupaya menjembatani antara buyer dan seller untuk kembali berbisnis dalam ruang digital dengan mengadopsi 100 persen virtual, dikemas secara menarik, dan belum banyak dijumpai sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kidung Pascalis, Project Manager TTC Indonesia mengatakan, setelah sebelumnya TTC Travel Mart digelar secara semi-virtual, pada kuartal ke-4 tahun ini, TTC Travelmart dibuat 100 persen virtual dan pesertanya terkurasi secara eksklusif. Pun demikian dengan buyer yang didatangkan ke ruang online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">TTC Travelmart Virtual yang berlangsung pada hari Senin (01/11/2021) kali ini menghadirkan 23 seller eksklusif dari berbagai negara seperti, India, Australia, Paris, Dubai dan beberapa negara lainnya, dan mendatangkan 160 buyer dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Para seller eksklusif ini adalah mereka yang telah mengikuti TTC Travel Mart lebih dari 20 tahun. Kemudian buyer yang kami hadirkan adalah buyer yang handpicked atau tepat guna,&#8221; ungkap Kidung dari kantornya di Omah TTC, Jakarta, (1/01/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kidung menambahkan, TTC Travel Mart Virtual ini menjadi persembahan TTC Indonesia sebagai ucapan rasa terima kasih ke para seller dan buyer yang selama ini telah mendatangkan revenue bagi TTC Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selama dua tahun belakangan ini, baik seller dan buyer mereka tidak bisa berbisnis. Ini menjadi cara yang tepat bagi TTC Indonesia untuk berupaya menjembatani mereka agar bisa berbisnis kembali secara virtual dan eksklusif,&#8221; terang Kidung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Berani Hadir Menggunakan Platform Berbeda</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">TTC Indonesia berani menghadirkan inovasi dengan menggunakan platform berbeda dan belum banyak yang menggunakan pada penyelenggaraan event bursa wisata selama ini. Platform yang diadopsi ini bernama Ghater Town.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform ini sangat diyakini membawa marwah dari setiap penyelenggaraan event TTC Travel Mart selama ini yang selalu kasual, fleksibel dan independen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gather Town sendiri merupakan platform online asal Amerika yang dapat menggabungkan video call dengan peta 2D dan memungkinkan para penggunanya berbicara dengan orang lain serta berjalan-jalan di ruangan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita akan semaksimal mungkin dapat menciptakan suasana table top yang biasa dilakukan secara offline. Mengingat TTC Travel Mart identik dengan event yang santai dan seru,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam ruangan online, para buyer dapat melakukan komunikasi langsung dengan seller. Bahkan langsung berbisnis. Buyer pun dapat mendownload brosur dan atau e-catalog lainnya yang disediakan oleh seller.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di platform ini, baik buyer maupun seller bisa jalan-jalan, free appointment, berbincang-bincang, lebih interaktif dan gimmick ivation, sehingga para peserta lebih betah lama dan angkanya dari awal hingga akhir event cenderung setabil mengikutinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Di awal hingga akhir sesi pertama, angka 80 peserta yang hadir tidak turun, dan semua ada di ruangan. Mereka menemukan ada nuansa baru dibandingkan dengan platform sebelumnya yang telah digunakan oleh banyak orang,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">TTC Indonesia berharap dengan menggunakan platform online ini membuat buyer tidak lagi tersekat akan batasan wilayah negara, kota atau kabupaten lainnya untuk saling mengetahui kabar dan situasi bisnis pariwisata terkini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/ttc-indonesia-2021-hadir-virtual-jembatan-pelaku-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Wisata di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/pasar-wisata-di-tengah-pandemi/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/pasar-wisata-di-tengah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2021 03:03:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=23704</guid>

					<description><![CDATA[Diikuti sekitar 17 seller dan dihadiri 120 buyer, TTC Travel Mart kembali digelar pada 7 Juni 2021 di Jakarta. Ini merupakan kali pertama pasar wisata berkonsep B2B yang digelar secara offline pada masa pandemi COVID-19. Menurut Tedjo Iskandar, founder TTC Travel Mart, dari 17 seller, ada lima di antaranya merupakan seller baru, yaitu Baitul Agung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Diikuti sekitar 17 <em>seller</em> dan dihadiri 120 <em>buyer,</em> TTC Travel Mart kembali digelar pada 7 Juni 2021 di Jakarta. Ini merupakan kali pertama pasar wisata berkonsep B2B yang digelar secara <em>offline</em> pada masa pandemi COVID-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tedjo Iskandar, <em>founder</em> TTC Travel Mart, dari 17 <em>seller</em>, ada lima di antaranya merupakan <em>seller</em> baru, yaitu Baitul Agung, Gyeongnam Jakarta Office, 2 hotel Lourdes dari Prancis, Kitaspedia (layanan visa), dan Mediterranean Travel Expert.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pasar Indonesia bertumbuh, dan ini merupakan momentum untuk kembali bangkit,&#8221; kata Tedjo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut ia menjelaskan, agar tetap berada di peta industri pariwisata, para <em>seller</em> tetap harus hadir dalam kegiatan <em>travel mart</em>. &#8220;Kalau tidak sekarang, kapan lagi. Jadi sebelum normal, kita sudah gas dahulu, di mana <em>follower</em> atau kompetitor kita baru mulai,&#8221; katanya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pentingnya promosi dan melakukan <em>branding</em> di tengah pandemi juga disadari oleh Dubai, yang pada tahun ini akan menjadi tuan rumah pelaksanaan World Expo 2020. &#8220;Dubai World Expo itu dirancang bukan hanya untuk bisnis, melainkan juga <em>leisure</em>. Banyak hal baru dan menarik yang dapat dijumpai,&#8221; kata Christian Sidharta, Trade &amp; MICE Manager Indonesia Office, Dubai Tourism.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memudahkan <em>seller</em> yang berada di luar kota dan luar negeri, TTC Travel Mart memfasilitasinya secara <em>virtual</em>. Ini mungkin <em>buyer </em>yang hadir, tetap melakukan transaksi bisnis dengan <em>seller</em> secara <em>real time</em> meskipun terpisah oleh jarak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pelaksanaan acara tersebut juga menerapkan protokol kesehatan yang terbilang ketat seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. Bahkan, para <em>buyer</em> dan <em>seller</em> yang datang diwajibkan melakukan tes swab antigen di sebuah ruang yang telah disediakan oleh penyelenggara sebelum mengikuti acara.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/pasar-wisata-di-tengah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23704</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tren Berwisata Pasca Pandemi</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/tren-berwisata-pasca-pandemi/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/tren-berwisata-pasca-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2021 12:36:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Himpunan Anak Media]]></category>
		<category><![CDATA[Tedjo Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=22972</guid>

					<description><![CDATA[Tedjo Iskandar, Founder TTC Travel Martâ€”penyelenggara bursa wisata independen dalam bincang ringan dengan Himpunan Anak Media (HAM) bertajuk &#8220;Destinasi Favorit Setelah Pandemi di Dalam &#38; Luar Negeri&#8221; pada Jumâ€™at (26/03/2021) mengatakan terjadi perubahan tren berwisata pasca pandemi. &#8220;Dalam catatan TTC terjadi tren dimana peserta atau tamu ingin melakukan perjalanan yang pendek, tidak transit, rutenya bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tedjo Iskandar, Founder TTC Travel Martâ€”penyelenggara bursa wisata independen dalam bincang ringan dengan Himpunan Anak Media (HAM) bertajuk &#8220;Destinasi Favorit Setelah Pandemi di Dalam &amp; Luar Negeri&#8221; pada Jumâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />at (26/03/2021) mengatakan terjadi perubahan tren berwisata pasca pandemi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam catatan TTC terjadi tren dimana peserta atau tamu ingin melakukan perjalanan yang pendek, tidak transit, rutenya bisa custom,  dan dalam grup sekala kecil. Sementara gaya hidup untuk menginap di hotel sudah mulai menurun dari yang biasanya bintang 5 menjadi bintang 4,&#8221; ungkap Tedjo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa destinasi Indonesia menarik sendiri selain Bali, 5 destinasi super prioritas bakal menjadi incaran utama setelah pandemi selain aktivitas outbound.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami pun mencatat ada kegemaran baru melancong dengan menggunakan kendaraan pribadi atau self driving seperti campervan. Fenomena ini mustinya dapat ditangkap oleh tour operator untuk mengembangkan market ini,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Destinasi Luar Negeri?<br></strong>TTC pun mencatat ada tren baru untuk orang Indonesia berkunjung ke luar negeri. Negara <em>middle east</em> seperti, Turki, Dubai, Mesir, Yordania, Israel, Uzbekistan dan Moroko dalam 6 bulan terakhir menjadi perhatian khusus TTC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Beberapa tour operator telah menjual paket ke Turki dan wisatawan Indonesia pun telah ada beberapa yang berkunjung ke sana. Harga yang ditawarkannya pun cukup sangat terjangkau,â€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang pernah berprofesi sebagai tour leader untuk diberbagai negara ini pun menerangkan, wisata religi pun diperkirakan bakal meledak setelah pandemi. Salah satunya Umroh Plus yang dipaketkan dengan Turki, Yordania, Mesir atau bahkan Maroko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Arab Saudi sempat membuka diri, namun belakangan ditutup kembali karena dikhawatirkan pengunjungnya meledak di tengah pandemi ini. Kemudian Israel pun diprediksi bakal menjadi favorit untuk dikunjungi untuk umat Kristiani, pun demikian dengan India bagi umat Hindu dan Budha,&#8221; papar Tedjo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama pandemi, lanjut Tedjo banyak orang mendekatkan diri pada Tuhan. Inilah yang menurut catatannya bahwa wisata religi pun dapat masuk check list pertama dalam berwisata setelah pandemi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Market Milenial Setelah Pandemi?</strong><br>Berdasar analisa Tedjo, untuk pasar milenial selain mengikuti tren terkini, mereka cenderung akan memilih destinasi yang unik. Milenial memiliki kebutuhan yang unik yaitu eksistensi di ranah sosial media.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagi mereka mengunggah konten seperti di negara Singapura atau Malaysia sudah biasa. Tapi, ketika mereka mengunggah konten seperti di Durbar Square di Kathmandu, Giant Buddha di Bhutan, tentu menjadi sesuatu yang menarik,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain unik, Nepalâ€”Bhutan pun mempunyai destinasi gaya hidup kekinian. Berkunjung ke destinasi tersebut wisatawan dapat melakukan aktivitas lain seperti bersepeda, hiking dan running. &#8220;Lama penerbangan ke destinasi tersebut pun dapat di tempuh selama 7 jam,&#8221; lanjut Tedjo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya kira Milenial, sudah bergeser tren-nya. Dari yang mass tourism destinations beralih ke unique destinations,&#8221; pungkas Tedjo dalam sesi webinar HAM Series yang ke-2 di Omah TTC, Kemayoran, Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/tren-berwisata-pasca-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22972</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TTC Travel Mart go Internasional Pada 2020</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/ttc-travel-mart-go-internasional-pada-2020/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/ttc-travel-mart-go-internasional-pada-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 05:46:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=16466</guid>

					<description><![CDATA[Di era serba digital, kegiatan mempertemukan buyers dan sellers dalam sebuah travel mart ternyata masih dinilai efektif untuk memperluas jaringan bisnis. Setidaknya itu terlihat dari ramainya perhelatan TTC Travel Mart yang berlangsung di Jakarta (9 September) dan Medan (11 September). Menurut Tedjo Iskandar, founder TTC Travel Mart, kali ini tercatat ada 146 sellers yang mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di era serba digital, kegiatan mempertemukan <em>buyers</em>
dan <em>sellers</em> dalam sebuah <em>travel mart</em> ternyata masih dinilai
efektif untuk memperluas jaringan bisnis. Setidaknya itu terlihat dari ramainya
perhelatan TTC Travel Mart yang berlangsung di Jakarta (9 September) dan Medan
(11 September). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tedjo Iskandar, <em>founder</em> TTC
Travel Mart, kali ini tercatat ada 146 <em>sellers</em> yang mengikuti kegiatannya.
Dari total <em>sellers</em> itu, ada sekitar 40 <em>sellers</em> baru yang
berpartisipasi. &#8220;Banyak <em>sellers</em> baru, mereka ikut untuk memasuki pasar Indonesia,&#8221;
kata Tedjo. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun demikian, diakui oleh Tedjo bahwa pelaksaan
TTC Travel Mart mengalami penurunan sekitar 10 persen dibandingkan pelaksanaan
tahun sebelumnya. &#8220;Sekarang banyak yang menggelar <em>travel mart</em>. Maskapai,
media, asosiasi banyak yang buat. Dan <em>tourism board</em> beberapa negara juga
buat,&#8221; kata Tedjo. &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guna menyiasati penurunan itu, Tedjo berencana
akan meningkatkan frekuensi pelaksanaan TTC Travel Mart pada tahun esok. &#8220;Saya
akan buat TTC Travel Mart Nusantara yang digelar di luar negeri, seperti Bangkok.
Nanti target pesertanya ialah para pemain <em>inbound</em>,&#8221; katanya. &#8220;Sebenarnya
ini bukan yang pertama, pada 2012 saya juga pernah buat di Manila. Dan sekarang
akan saya coba lagi.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, ada pengalaman berbeda yang
diberikan Tedjo kepada para <em>sellers</em> pada pelaksanaan TTC Travel Mart
kali ini. Para <em>sellers</em> yang berasal dari pelbagai negara diajak untuk
menggunakan Kereta Bandara menuju lokasi acara. &#8220;Selain lebih efisien, supaya
para sellers juga tahu perkembangan transportasi di Jakarta,&#8221;kata Tedjo </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/ttc-travel-mart-go-internasional-pada-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16466</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Travel Mart di Tengah Lesunya Perekonomian</title>
		<link>https://venuemagz.com/event/travel-mart-di-tengah-lesunya-perekonomian/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/event/travel-mart-di-tengah-lesunya-perekonomian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Venue]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2018 09:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=12530</guid>

					<description><![CDATA[Kondisi perekonomian dunia yang stagnan memberikan dampak negatif terhadap perhelatan TTC Travel Mart 2018 yang berlangsung pada 17 September 2018. Dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah sellers TTC Travel Mart mengalami penurunan sekitar 20 persen menjadi 128 seller. Adapun jumlah buyers yang datang tercatat mencapai lebih dari 900 buyer. Menurut Tedjo Iskandar, Pendiri TTC Travel Mart, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi perekonomian dunia yang stagnan memberikan dampak negatif terhadap perhelatan TTC Travel Mart 2018 yang berlangsung pada 17 September 2018. Dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah <em>sellers</em> TTC Travel Mart mengalami penurunan sekitar 20 persen menjadi 128 <em>seller</em>. Adapun jumlah <em>buyers</em> yang datang tercatat mencapai lebih dari 900 <em>buyer</em>.</p>
<p>Menurut Tedjo Iskandar, Pendiri TTC Travel Mart, selain kondisi perekonomian global yang melambat, kian menjamurnya <em>travel mart</em> di pelbagai daerah juga turut memengaruhi minat para <em>sellers</em> untuk mengikuti kegiatannya. &#8220;Kompetisinya sengit. Banyak <em>travel mart</em> yang digelar dalam waktu yang berdekatan,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p>Lebih lanjut Tedjo menjelaskan bahwa profil <em>sellers</em> TTC saat ini sekitar dua per tiganya didominasi oleh biro perjalanan luar negeri, dan sepertiganya biro perjalanan domestik. &#8220;Sekarang banyak <em>sellers</em> yang menjual destinasi di wilayah Indonesia Timur, semisal Raja Ampat, Sumba, Lombok, dan Komodo,&#8221; katanya.</p>
<p>Tedjo juga mengakui bahwa saat ini pola dan perilaku masyarakat untuk berwisata mengalami pergeseran. Teknologi internet menjadi pemicunya. &#8220;Sekarang banyak turis yang berwisata tanpa menggunakan jasa biro perjalanan. Mereka riset destinasinya di Internet, membeli tiket murah di pameran, dan memesan kamar melalui aplikasi. Turis juga berhemat,&#8221; katanya.</p>
<p>Guna menyiasati perubahan perilaku konsumen, biro perjalanan dituntut lebih kreatif dalam mengemas paket wisata. Misalnya, paket wisata dipadukan dengan aktivitas menyaksikan konser musik, <em>sport event</em>, ataupun festival. &#8220;Atau menyasar ceruk yang <em>niche</em> market sehingga harganya tidak terbaca,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p>Meskipun perilaku konsumen telah mengalami pergeseran, namun kegiatan semisal TTC Travel Mart ini masih terbilang efektif untuk mendongkrak bisnis biro perjalanan. Setidaknya itu dirasakan oleh Rizal Amir, Direktur Cinta Holiday. Menurutnya, TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh Tedjo merupakan salah satu cara ampuh untuk memperluas jaringan bisnis.</p>
<p>&#8220;Tedjo tak segan untuk memberikan <em>database</em> kepada kami. Jadi, ketika kami ingin menggarap segmen pasar baru, kami biasa minta tolong kepada Tedjo. Pelayanan ini yang tak dilakukan oleh penyelenggara <em>travel mart</em> lainnya,&#8221; kata Rizal yang beberapa tahun terakhir rutin mengikuti perhelatan TTC Travel Mart.</p>
<p>TTC Travel Mart guna memperluas jaringan bisnis juga dimanfaatkan oleh Suraj Subedi dari Bhutan ID Tours &amp; Treks. Menurutnya, Bhutan sebagai destinasi tujuan wisata mulai mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia. &#8220;Kami sudah dua kali mengikuti TTC Travel Mart. Ini <em>event</em> bagus, jumlah turis Indonesia yang kami tangani meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, tahun ini TTC Travel Mart juga tampil perdana di Yogyakarta pada 19 September 2018. Â Diikuti sekitar 82 <em>seller</em> dan dihadiri 150 <em>buyer</em>, kegiatan ini mendongkrak pamor Yogyakarta sebagai destinasi tujuan wisata. &#8220;Pada <em>event</em> perdana ini saya memberikan <em>cash back</em> sebesar Rp500.000 kepada <em>buyers</em> yang hadir,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p>Penulis: Bayu Hari</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/event/travel-mart-di-tengah-lesunya-perekonomian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12530</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tedjo Iskandar, Pendiri TTC Travel Mart, Comblang Buyer &#038; Seller</title>
		<link>https://venuemagz.com/profile/tedjo-iskandar-pendiri-ttc-travel-mart-comblang-buyer-seller/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/profile/tedjo-iskandar-pendiri-ttc-travel-mart-comblang-buyer-seller/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Venue]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2018 08:28:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>
		<category><![CDATA[TTC Travel Mart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=12485</guid>

					<description><![CDATA[Setelah mahir membawa turis berkeliling dunia, Tedjo Iskandar memutuskan mencoba peruntungan di ceruk bisnis berbeda, menjadi penyelenggara travel mart. Hasilnya tidak hanya mempertebal Â dompetnya, tetapi juga pundi-pundi para buyer dan seller. MESKIPUN sekaleng bir kerap menemani langkah Tedjo Iskandar, ia tetap piawai ketika mengawal para tamunya pelesiran. Kepribadiannya yang supel, ramah, dan disiplin dalam hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Setelah mahir membawa turis berkeliling dunia, Tedjo Iskandar memutuskan mencoba peruntungan di ceruk bisnis berbeda, menjadi penyelenggara travel mart. Hasilnya tidak hanya mempertebal Â dompetnya, tetapi juga pundi-pundi para buyer dan seller.</em></p>
<p>MESKIPUN sekaleng bir kerap menemani langkah Tedjo Iskandar, ia tetap piawai ketika mengawal para tamunya pelesiran. Kepribadiannya yang supel, ramah, dan disiplin dalam hal waktu membuat banyak orang merasa senang ketika Tedjo menjadi pramuwisata. Tak ayal, pada masa jayanya, banyak biro perjalanan memercayakan tamu istimewanya untuk berkeliling dunia bersama Tedjo.</p>
<p>Kiprah Tedjo di bidang pramuwisata berawal pada tahun 1980-an. Usai lulus SMA, ia memutuskan merantau dari Palembang ke Jakarta untuk melanjutkan sekolah pariwisata di Trisakti. Sambil kuliah, ia menjadi pekerja lepas di biro perjalanan.</p>
<p>&#8220;Awalnya, hanya pengantar-jemput tamu dari dan ke bandara, kemudian pemandu tur Jakarta, lalu dipercaya sebagai <em>tour leader</em> untuk perjalanan ke luar negeri,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p>Setamat kuliah, pamornya sebagai <em>tour leader</em> kian harum. Ia kerap diminta oleh kalangan selebriti untuk menemani pelesiran ke Eropa. &#8220;Ketika itu saya memang terkenal di kalangan artis,&#8221; katanya.</p>
<p>Tidak hanya di kalangan selebriti, ketika itu Tedjo juga cukup dekat dengan sejumlah awak media, yang kemudian menginspirasinya untuk berkolaborasi mengemas paket wisata menonton konser musisi mancanegara.</p>
<p>&#8220;Saya beberapa kali bekerja sama dengan media untuk membuat tur menonton konser Michael Jackson, Bon Jovi, North Sea Jazz Festival, dan Woodstock. Saya juga pernah membuat tur NBA,&#8221; kenang Tedjo.</p>
<p>Tedjo enggan sukses sendirian. Pengetahuan dan pengalamannya di bidang pramuwisata ia tularkan kepada generasi muda. Ia pun menjadi dosen di almamaternya, mengajar tentang pariwisata dunia. Kemudian, pada tahun 1994, ia membuka Tourism Training Center (TCC), sebuah lembaga pendidikan untuk <em>tour leader</em>.</p>
<p>&#8220;Saya pun membuat tur yang diikuti mahasiswa ke sejumlah negara di Eropa, Asia, dan Australia. Ketika itu, saya sempat dipergunjingkan oleh sesama <em>tour leader</em> karena membuka â€˜rahasiaâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> di bisnis ini,&#8221; kata Tedjo. &#8220;Ketika itu, Eropa memang lahan â€˜basahâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />, banyak sekali orang yang ingin berjalan-jalan ke sana.&#8221;</p>
<p>Seperti putaran roda, karier Tedjo tidak melulu berada di atas. Pada tahun 1998, ketika krisis ekonomi menghampiri Indonesia, pundi-pundi dolar Tedjo pun ikut menipis. Pasalnya, jumlah dan frekuensi grup yang pelesiran ke sejumlah destinasi wisata di dalam dan luar negeri menciut.</p>
<p>Namun, pertunjukan harus tetap berjalan. Tedjo pun memanfaatkan kedekatannya dengan sejumlah toko ternama di Eropa untuk menjadi <em>brand ambassador</em>. &#8220;Saya menjadi perwakilan toko-toko, di antaranya parfum, jam tangan, dan berlian. Ada empat toko yang saya pegang waktu itu. Saya pun mendapatkan bayaran bulanan dari masing-masing toko,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p><strong>Menjadi Comblang </strong></p>
<p>Tedjo ingin naik kelas di industri pariwisata nasional. Ia tidak hanya ingin dikenal sebagai <em>tour leader </em>yang andal, tetapi juga menjadi <em>organizer</em>. Pada tahun 2005, ia pun mencoba peruntungan dengan menggelar TTC Travel Mart untuk pertama kalinya.</p>
<p><a href="https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2018/09/TTC-Travel-Mart_814A1062.jpg" data-rel="lightbox-gallery-F29yY1gf" data-rl_title="TTC Travel Mart_814A1062" data-rl_caption="" title="TTC Travel Mart_814A1062"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12487" src="https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2018/09/TTC-Travel-Mart_814A1062.jpg" alt="Tedjo Iskandar TTC Travel Mart" width="800" height="533" srcset="https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2018/09/TTC-Travel-Mart_814A1062.jpg 800w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2018/09/TTC-Travel-Mart_814A1062-300x200.jpg 300w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2018/09/TTC-Travel-Mart_814A1062-768x512.jpg 768w, https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2018/09/TTC-Travel-Mart_814A1062-640x426.jpg 640w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<p>&#8220;Meskipun istri saya orang agensi dan saya <em>tour leader</em>, saya tidak tertarik untuk mendirikan agen perjalanan. Musuhnya banyak, sedangkan kami hanya pemain kecil. Bagaimana mau melawannya? Akhirnya semua sudah beralih ke <em>online</em>,&#8221; katanya.</p>
<p>Menjadi comblang <em>buyer</em> dan <em>seller</em> ternyata keputusan yang tepat. Berawal dari 16 meja, TTC Travel terus bertumbuh hingga pernah menjual 190 meja dan mendatangkan ratusan <em>buyer</em> dari dalam dan luar negeri.</p>
<p>Saat ini, TTC Travel Mart sudah 26 kali berlangsung di Jakarta, 18 kali di Surabaya, 7 kali Medan, dan 2 kali di Makassar. &#8220;Saya buat dua kali setahun, pada triwulan pertama dan triwulan ketiga,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p>Jaringan yang Tedjo bentuk ketika menjadi <em>tour leader</em> menjadi kunci sukses dalam mengembangkan TTC Travel Mart. Selain itu, ia juga ulet dan telaten dalam mengundang <em>buyer</em> dan <em>seller</em>, walaupun dengan cara sederhana, yaitu memanfaatkan media sosial.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapatkan alamat surel, saya undang mereka. Tidak melalui <em>e-mail blast</em>, saya kirim per 25 <em>e-mail</em> ke <em>buyer</em> dan <em>seller</em>. Untuk promosi, saya juga tidak punya situs, hanya mengandalkan Facebook,&#8221; ungkap Tedjo.</p>
<p>Dia pun menyadari bahwa dalam bisnis ini eksistensi diri mempunyai peranan penting. Itulah yang mendorongnya untuk rajin hadir dalam setiap perhelatan <em>travel mart</em> di berbagai daerah dan beberapa negara di ASEAN, semisal Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura.</p>
<p>&#8220;Kemarin saya datang ke ASEAN Tourism Forum (ATF) di Singapura, bukan sebagai delegasi (<em>buyer</em> atau <em>seller</em>), melainkan pengunjung biasa. Saya datang sekadar menyapa klien yang ikut ATF dan memperluas jaringan,&#8221; kata Tedjo.</p>
<p>Dari sisi pelaksanaan, gaya Tedjo sebagai comblang juga agak berbeda. Tanpa acara seremonial, tanpa peraturan (<em>buyer</em> dan <em>seller</em> bebas menentukan siapa yang akan mereka temui), dan tentu saja ada sesi <em>free flow</em> untuk minum bir.</p>
<p>&#8220;Pada <em>travel mart</em> lain, <em>buyer</em> difasilitasi akomodasi dan tiket. Sementara di TTC Travel Mart tidak, mereka datang atas biaya sendiri. Saya hanya menyediakan makan siang dan <em>coffee break</em>,&#8221; ujar Tedjo. &#8220;Namun, saya mampu meyakinkan mereka bakal untung bila mengikuti acara saya.&#8221;</p>
<p>Tim Tedjo untuk menyelenggarakan TTC Travel Mart juga tidak banyak, hanya empat orang. Ketika hari-H, barulah ia meminta bantuan anak dan istrinya. Meskipun hanya tim mini, efektivitas kegiatan ini terbukti nyata dalam mendatangkan bisnis bagi <em>buyer</em> dan <em>seller</em>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/profile/tedjo-iskandar-pendiri-ttc-travel-mart-comblang-buyer-seller/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12485</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
