<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wisata halal &#8211; VenueMagz.com</title>
	<atom:link href="https://venuemagz.com/tag/wisata-halal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<description>Referensi Industri MICE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 May 2026 06:17:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://venuemagz.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-Favicon-32x32.png</url>
	<title>wisata halal &#8211; VenueMagz.com</title>
	<link>https://venuemagz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127860349</site>	<item>
		<title>Filipina Perkuat Infrastruktur Pariwisata Ramah Muslim</title>
		<link>https://venuemagz.com/destination/filipina-perkuat-infrastruktur-pariwisata-ramah-muslim/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/destination/filipina-perkuat-infrastruktur-pariwisata-ramah-muslim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 06:17:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[filipina]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=45094</guid>

					<description><![CDATA[Filipina, Venuemagz.com – Filipina terus memperkuat posisinya sebagai tujuan wisata ramah muslim di Asia dengan tumbuhnya ekosistem halal dan atraksi wisata ramah muslim di negara ini. Momentum ini diperkuat dengan kerja sama pariwisata yang baik antara Filipina dengan negara muslim di kawasan, seperti Brunei, Indonesia, dan Malaysia melalui Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Filipina, Venuemagz.com – Filipina terus memperkuat posisinya sebagai tujuan wisata ramah muslim di Asia dengan tumbuhnya ekosistem halal dan atraksi wisata ramah muslim di negara ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momentum ini diperkuat dengan kerja sama pariwisata yang baik antara Filipina dengan negara muslim di kawasan, seperti Brunei, Indonesia, dan Malaysia melalui Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Filipina baru-baru ini diakui Mastercard-CrescentRating sebagai destinasi ramah muslim dan berada di peringkat ke-8 negara non-OIC dalam 2025 Global Muslim Travel Index (GMTI). Filipina juga terus mendapatkan pengakuan internasional terhadap upayanya memperkuat sektor pariwisata ramah muslim. Di sini, wisatawan dapat menemukan berbagai jenis akomodasi, restoran bersertifikat halal, atraksi budaya, dan layanan pariwisata yang didesain bagi wisatawan muslim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain infrastruktur pariwisata, Filipina juga memperkuat sumber daya manusianya, mempersiapkan destinasi, dan inisiatif budaya untuk memperkuat citranya sebagai destinasi ramah muslim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pariwisata (DOT) juga terus memberikan dukungan melalui implementasi Muslim-Friendly Accommodation Establishment (MFAE) Recognition Program di seluruh hotel dan atraksi wisata, serta mengajak restoran, akomodasi, dan jasa pariwisata untuk mendapatkan sertifikasi halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Infrastruktur dan Pengalaman Wisata Halal</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga sekarang, DOT telah mengakui 67 Muslim-Friendly Accommodation Establishments (MFAEs) di seluruh Filipina. Hal tersebut mencerminkan komitmen Filipina untuk memperkuat ekosistem pariwisata halal dan ramah muslim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pelaku usaha yang mendukung upaya ini adalah Megaworld Hotels &amp; Resorts yang menjadi jaringan hotel pertama di Filipina yang mendapatkan 100 persen pengakuan MFAE di seluruh propertinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pengembangan infrastruktur pariwisata, Filipina juga memperkuat SDM pariwisatanya. Melalui berbagai pelatihan dan <em>capacity building, </em>sekitar 3.000 SDM pariwisata telah mendapatkan pengetahuan mengenai pariwisata halal, memahami kebutuhan para tamu muslim, dan pentingnya untuk memberikan pelayanan yang sesuai kepercayaan wisatawan muslim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Boracay menjadi daerah yang berupaya kuat menjadi destinasi ramah muslim melalui sejumlah inisiatif, seperti peluncuran Marhaba Boracay, yakni area pantai seluas 800 meter persegi yang didedikasikan bagi tamu keluarga muslim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah restoran halal dan fasilitas beribadah umat muslim di Boracay, Cebu, Cagayan de Oro, Davao City, dan Metro Manila juga terus bertambah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kolaborasi dengan Negara Muslim</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pariwisata Filipina juga terus memperkuat kerja sama dengan market negara muslim, termasuk dari Timur Tengah dan negara tetangga, seperti Brunei, Indonesia, dan Malaysia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konektivitas langsung dari market internasional ke beberapa destinasi seperti Manila, Cebu, dan Clark mempermudah wisatawan untuk menikmati berbagai atraksi pariwisata di Filipina yang beragam. Konektivitas domestik juga memudahkan wisatawan untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika market wisata halal terus tumbuh, Filipina terus berkomitmen memberikan pengalaman berwisata yang ramah, penuh dengan keberagaman budaya, dan menghargai para wisatawan muslim.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/destination/filipina-perkuat-infrastruktur-pariwisata-ramah-muslim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45094</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Global Muslim Travel Index Nobatkan Indonesia sebagai Destinasi Ramah Muslim Dunia</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/global-muslim-travel-index-nobatkan-indonesia-sebagai-destinasi-ramah-muslim-dunia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/global-muslim-travel-index-nobatkan-indonesia-sebagai-destinasi-ramah-muslim-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harry]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 04:13:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Ramah Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Global Muslim Travel Index]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=36740</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia kembali berhasil meraih predikat &#8220;Top Muslim Friendly Destination of The Year 2024&#8221; dalam Mastercard Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) yang berlangsung di Singapura, 30 Mei 2024. Prestasi ini mengantarkan Indonesia mendapatkan predikat tersebut selama dua tahun berturut-turut dari tahun 2023. Penghargaan &#8220;Top Muslim Friendly Destination of The Year 2024&#8221; diterima secara langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Indonesia kembali berhasil meraih predikat &#8220;Top Muslim Friendly Destination of The Year 2024&#8221; dalam Mastercard Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) yang berlangsung di Singapura, 30 Mei 2024. Prestasi ini mengantarkan Indonesia mendapatkan predikat tersebut selama dua tahun berturut-turut dari tahun 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan &#8220;Top Muslim Friendly Destination of The Year 2024&#8221; diterima secara langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tentunya amanah ini perlu kita pertahankan, kita jaga, dan terus kita tingkatkan. Karena muslim <em>friendly</em> berkaitan dengan higienitas dari sebuah produk,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga mengatakan, populasi muslim global mencapai dua miliar atau sekitar 25 persen dari populasi dunia pada 2022. Dan, menurut laporan Global Muslim Travel Index 2023, diperkirakan akan meningkat mencapai 2,3 miliar atau sekitar 27 persen dari populasi dunia pada 2030.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini menjadi peluang dan potensi industri halal untuk bisa berkembang secara eksponensial karena populasi muslim global terus tumbuh,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak memperoleh predikat ini di tahun 2023, Indonesia terus memperluas layanan bagi wisatawan muslim dan mempromosikan layanan pariwisata ramah muslim, mendorong masa tinggal pengunjung yang lebih lama, dan meningkatkan belanja wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 2024, Indonesia memprioritaskan peningkatan beberapa program pariwisata ramah muslim, seperti sertifikasi halal untuk bisnis dan UMKM, Santri Digitalpreneur,&nbsp; e-katalog Masjid Agung Indonesia, <em>global hub of modest fashion</em>, hingga kolaborasi bilateral dengan Arab Saudi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga mengatakan, deretan program tersebut diharapkan dapat mewujudkan pencapaian target 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara di tahun 2024, serta mengakselerasi terbukanya lapangan kerja yang salah satunya bertumpu pada pariwisata halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penciptaan lapangan kerja di sektor pariwisata enam kali lipat lebih banyak dibandingkan sektor-sektor lainnya, dan ini juga utamanya bisa memberdayakan masyarakat secara signifikan,&#8221; kata Sandiaga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/global-muslim-travel-index-nobatkan-indonesia-sebagai-destinasi-ramah-muslim-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36740</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DKI Jakarta Kembangkan Wisata Halal</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/dki-jakarta-kembangkan-wisata-halal/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/dki-jakarta-kembangkan-wisata-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Herry Drajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 03:39:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=16460</guid>

					<description><![CDATA[Pasar wisatawan muslim adalah salah satu sektor pariwisata yang mempunyai pertumbuhan tercepat di dunia. Menurut Global Muslim Travel Index, jumlah wisatawan muslim pada tahun 2020&#160; sebanyak 158 juta orang dengan pertumbuhan 6 persen dan mempunyai pengeluaran US$300 miliar. Untuk itu, banyak negara berusaha untuk menangkap peluang tersebut dengan mengembangkan wisata halal, seperti Korea Selatan, Jepang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pasar wisatawan muslim adalah salah satu sektor
pariwisata yang mempunyai pertumbuhan tercepat di dunia. Menurut Global Muslim
Travel Index, jumlah wisatawan muslim pada tahun 2020&nbsp; sebanyak 158 juta orang dengan pertumbuhan 6 persen
dan mempunyai pengeluaran US$300 miliar. Untuk itu, banyak negara berusaha
untuk menangkap peluang tersebut dengan mengembangkan wisata halal, seperti
Korea Selatan, Jepang, Thailand, Singapura, Malaysia, dan lain sebagainya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hamid Ponco Wibowo, Kepala Perwakilan Bank
Indonesia DKI Jakarta, mengatakan, saat ini di beberapa negara mempunyai tren
baru, seperti Inggris mencanangkan sebagai pusat keuangan syariah di Barat,
Thailand menjadi dapur halal dunia, serta Australia mempunyai visi menjadi
pemasok daging sapi halal terbesar di dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia sebagai negara dengan jumlah
muslim terbesar di dunia sudah pasti menjadi target pasar mereka. Pada sisi
lain, Indonesia memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan muslim dari
negara lain. Merujuk pada Global Muslim Travel Index 2019, Indonesia berada
pada urutan pertama <em>Top Halal Tourist
Destinations</em> 2019 dengan skor 78, diikuti dengan Malaysia, Turki, dan Arab Saudi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendorong pengembangan industri
pariwisata halal di Indonesia, khususnya di Jakarta, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Jakarta Tourism Forum (JTF) dan PHRI
DKI Jakarta mengadakan <em>Focus Group
Discussion</em> (FGD) bertajuk &#8220;Sertifikasi Halal Dapur dan Restoran Hotel&#8221;. FGD
ini bertujuan untuk mengembangkan wisata halal di DKI. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelaran yang dilaksanakan di Jakarta pada
tanggal 4 September 2019 ini dihadiri oleh Salman Dianda Anwar, Ketua JTF;
Hamid Ponco Wibowo, Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta; Mohamed Khair bin Muhamed
Noor dari Muis (Majelis Ugama Islam) Singapura; DR Yono Haryono dari Departemen
Ekonomi Keuangan Syariah Bank Indonesia; Joko Budi Jaya, GM Aston Hotel
Makassar; serta para <em>general manager</em> hotel
di Jakarta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anang Sutono, Ketua&nbsp;Tim&nbsp;Percepatan&nbsp;Pengembangan&nbsp;Pariwisata
Halal&nbsp;Kementerian Pariwisata, mengatakan, &#8220;Pariwisata halal adalah seperangkat
layanan tambahan amenitas, atraksi, dan aksesibilitas yang ditujukan dan
diberikan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan muslim.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pariwisata halal adalah bagian strategi
untuk memanfaatkan peluang pariwisata dengan menciptakan pasar baru. &#8220;Pariwisata
halal adalah untuk memenuhi persyaratan utama bagi saudara-saudara kita yang
muslim, hak bagi muslim mendapatkan produk halal. Sementara bagi masyarakat
umum ini menjadi pilihan, bahkan di negara-negara maju menjadi <em>lifestyle</em>,&#8221; ujar Salman. &nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/dki-jakarta-kembangkan-wisata-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DKI Jakarta Targetkan Menjadi Pusat Wisata Halal Dunia</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/dki-jakarta-targetkan-menjadi-pusat-wisata-halal-dunia/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/dki-jakarta-targetkan-menjadi-pusat-wisata-halal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Venue]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2019 03:48:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=16337</guid>

					<description><![CDATA[Global Muslim Travel Index (GMTI) memperkirakan jumlah wisatawan halal dunia akan mencapai 158 juta orang pada tahun 2020. Angka itu tumbuh 21 persen dibandingkan jumlah wisatawan halal dunia pada 2017. Jumlah tersebut di luar ibadah haji dan umrah. Pertumbuhan pasar tersebut akan terus meningkat menjadi US$300 miliar pada tahun 2026, seiring dengan berubahnya tren wisatawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Global Muslim Travel Index (GMTI) memperkirakan jumlah wisatawan
halal dunia akan mencapai 158 juta orang pada tahun 2020. Angka itu tumbuh 21
persen dibandingkan jumlah wisatawan halal dunia pada 2017. Jumlah tersebut di
luar ibadah haji dan umrah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan pasar tersebut akan terus meningkat menjadi US$300
miliar pada tahun 2026, seiring dengan berubahnya tren wisatawan negara-negara
muslim yang ingin menghabiskan liburan di luar negeri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini tentu saja menjadi pasar yang sangat menarik oleh
negara-negara non-muslim untuk mengambil pasar ini, seperti Singapura,
Thailand, Korea, dan Jepang, sementara Indonesia sendiri yang merupakan
mayoritas muslim belum secara optimal memanfaatkan pasar wisata halal ini.<br>
<br>
Terkait hal tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta melihat
wisata halal merupakan sebuah konsep pariwisata yang berpotensi untuk
dikembangkan memasuki fase global <em>mainstream
market</em>, bukan sekadar <em>niche market</em>,
meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh DKI Jakarta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut terungkap dalam FGD (<em>Focus Group Discussion</em>) yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata
&amp; Kebudayaan DKI Jakarta di Hotel Bidakara, 28 Agustus 2019, yang mengundang
<em>stakeholders</em> terkait serta para pembicara
seperti Sapta Nirwandar (<em>chairman</em>
Indonesia Halal Life Center), Anang Sutono (Ketua Tim Percepatan Pariwisata
Halal Kementerian Pariwisata RI), Marissa Haque Fawzi (penggiat pariwisata
halal), dan Yono Haryono (<em>Senior
Economist</em> Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.&nbsp; </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam FGD tersebut terungkap beberapa fakta bahwa ternyata Jakarta
belum maksimal menggarap pasar wisata halal, antara lain destinasi religi
seperti masjid belum dijual padahal di negara lain masjid dijadikan destinasi
wisata, belum adanya <em>trade center high</em>
<em>class</em> untuk wisatawan muslim padahal <em>spending</em> mereka besar, belum adanya
paket-paket Ramadan yang dijual untuk wisatawan asing, terutama Turki, yang
ingin menikmati suasana Ramadan di Jakarta karena waktunya lebih pendek, belum
ada <em>guide book</em> dan <em>website</em> halal yang lengkap untuk DKI
Jakarta, destinasi wisata halal masih diperuntukkan untuk pasar lokal,
banyaknya produk/pengusaha yang belum menyadari pentingnya sertifikasi halal, belum
adanya kesesuaian antara target dan <em>venue</em>
yang akan dicapai untuk wisata halal, dan yang paling penting lagi adalah masih
banyaknya peraturan-peraturan yang belum saling mendukung serta pemahaman
mengenai wisata halal, wisata syariah, dan <em>muslim
friendly</em> yang masih sangat kurang di masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun masih banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh
DKI Jakarta dalam menggarap pasar wisata halal, tetapi peluang yang sangat
besar membuat <em>stakeholders</em> terkait
dan pemda bertekad untuk melakukan percepatan wisata halal di DKI Jakarta untuk
digerakkan bersama-sama dalam melakukan langkah dan strateginya. Semoga visi <em>stakeholders</em> menjadikan DKI Jakarta
menjadi pusat wisata halal berkelas dunia terwujud dalam beberapa tahun
mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penulis: Nurhayati</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/dki-jakarta-targetkan-menjadi-pusat-wisata-halal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisata Halal Dapat Ubah Gaya Hidup</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/wisata-halal-dapat-ubah-gaya-hidup/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/wisata-halal-dapat-ubah-gaya-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2019 02:57:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15465</guid>

					<description><![CDATA[Tren wisata halal tengah berkembang di Indonesia, bahkan dunia. Hal ini terjadi lantaran banyak masyarakat muslim yang melakukan perjalanan wisata di berbagai penjuru dunia. Apalagi, mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam, membuat wisata halal cepat berkembang di Indonesia. Sapta Nirwandar, Ketua Indonesia Halal Lifestyle, mengatakan bahwa wisata halal ini erat kaitannya dengan sesuatu yang halal. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tren wisata halal tengah berkembang di Indonesia, bahkan
dunia. Hal ini terjadi lantaran banyak masyarakat muslim yang melakukan
perjalanan wisata di berbagai penjuru dunia. Apalagi, mayoritas penduduk di
Indonesia beragama Islam, membuat wisata halal cepat berkembang di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sapta Nirwandar, Ketua Indonesia Halal Lifestyle, mengatakan
bahwa wisata halal ini erat kaitannya dengan sesuatu yang halal. Masyarakat
muslim saat ini sudah lebih peduli terhadap produk yang akan digunakannya
sehingga memilih produk dengan label halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kecenderungan orang menggunakan produk halal sudah semakin
tinggi sehingga halal sudah menjadi tren global, kebutuhan global, hingga
bisnis global,&#8221; ujar Sapta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingginya permintaan produk halal dimanfaatkan dengan baik
oleh para pelaku usaha untuk menyiapkan segala sesuatu yang halal. Sapta
mencontohkan seperti farmasi, pakaian, kosmetik, serta makanan menjadi hal yang
paling diperhatikan oleh masyarakat muslim dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka juga memanfaatkan pelayanan halal seperti perbankan,
rumah sakit, hingga pariwisata. Makanya, tren wisata halal itu masih terus
berkembang hingga saat ini,&#8221; ujar Sapta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan produk halal, menurut Sapta, juga dapat mengubah
gaya hidup seseorang menjadi lebih baik. Menurutnya, segala sesuatu yang halal
sudah pasti baik saat digunakan atau dikonsumsi ke dalam tubuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada juga dikatakan oleh Mukharom, <em>General Manager</em> PRIME PARK Hotel
Pekanbaru. Menurutnya, saat ini wisata halal tidak hanya ditujukan oleh umat
muslim, tetapi masyarakat luas juga memanfaatkan wisata halal untuk mengubah
gaya hidupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, wisata halal itu sekarang identik dengan kesehatan
juga. Bahkan, saat ini yang datang ke sini bukan hanya dari negara Malaysia,
tetapi dari negara lain juga memanfaatkan wisata halal,&#8221; ungkap Mukharom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pekanbaru yang berada di Provinsi Riau memang tengah
menggenjot wisata halal di daerahnya. Menjadi salah satu pelaku usaha di bidang
pariwisata, PRIME PARK Hotel Pekanbaru menyediakan berbagai fasilitas yang
mendukung wisata halal di daerahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Makanan yang kita siapkan itu sudah pasti halal dan sudah
terjamin higienisnya. Ini sesuai dengan konsep halal yang tadi saya katakan,
yakni berhubungan dengan kesehatan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, pihaknya sudah mendapatkan sertifikat halal yang
dikeluarkan Dinas Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Sertifikat ini menjadi bukti bahwa Pekanbaru, Riau, siap mendukung wisata halal
yang ada di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami juga menyediakan musala di lantai dua sebagai
fasilitas pendukung dalam mengembangkan wisata halal. Tempat salat juga kami
pisah antara laki-laki dan perempuan,&#8221; ungkapnya lagi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/wisata-halal-dapat-ubah-gaya-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15465</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inilah Rumus Serang Jadi Destinasi Wisata Religi</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/inilah-rumus-serang-jadi-destinasi-wisata-religi/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/inilah-rumus-serang-jadi-destinasi-wisata-religi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2019 18:16:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Serang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=15314</guid>

					<description><![CDATA[Untuk mengembangkan wisata religi di Serang, ada tiga hal yang harus dilakukan. Pertama, harus memiliki masterplan pengembangan wisata religi. Kedua, implementasi kebijakan pengembangan SDM pariwisata. Ketiga, pengembangan wisata tirta di Kalimati. Demikian diutarakan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menjadi pembicara kunci dalam acara Sarasehan Pengembangan Wisata Religi di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengembangkan wisata religi di Serang, ada tiga hal yang harus dilakukan. Pertama, harus memiliki <em>masterplan</em> pengembangan wisata religi. Kedua, implementasi kebijakan pengembangan SDM pariwisata. Ketiga, pengembangan wisata tirta di Kalimati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demikian diutarakan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menjadi pembicara kunci dalam acara Sarasehan Pengembangan Wisata Religi di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, Jumat (28/6/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arief&nbsp; juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Serang, Banten, agar siap menyambut daerahnya sebagai wilayah yang mengutamakan pengembangan pariwisata, khususnya wisata religi dan sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pengetahuan agama juga penting untuk membangun SDM pariwisata yang lebih berkomitmen dengan segala sifat dan kebiasaan baik antar-umat manusia,&#8221; kata Arief. <br> <br>Dikesempatan yang sama, Wakil Presiden RI terpilih, KH. Ma&#8217;aruf Amin mengapresiasi langkah Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan wisata halal Indonesia. Dia pun setuju dengan langkah atau program yang dicanangkan Kementerian Pariwisata. <br> <br> &#8220;Semoga pedomannya segara ada dan dapat mempercepat pertumbuhan wisata Indonesia. Kita harap wisata halal Indonesia dapat menjadi yang terbaik di dunia,&#8221; ujar Ma&#8217;ruf Amin. <br> <br>Ma&#8217;aruf Amin menilai, pelayanan terbaik sebaiknya selalu diberikan kepada wisatawan. Salah satu upayanya dapat dilakukan dengan menghadirkan layanan berstandar halal.Â   <br> <br> &#8220;Kita jangan hanya mengandalkan halal dan status mayoritas muslim saja. Tapi kalau tidak bisa memberikan pelayanan terbaik, wisatawan tidak mau datang,&#8221; kata Maâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />ruf Amin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara Sarasehan dibuka oleh Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, yang diikuti oleh 150 santri, guru pondok pesantren, dan warga di sekitar Tanara. Acara sarasehan tersebut diadakan bersamaan dengan Haul Al Maghfurlah Syaikh Nawawi Al Bantani ke-126.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, tantangan wisata halal di Serang yaitu SDM dan masalah sampah menjadi yang utama. <br> <br> &#8220;Kementerian Pariwisata akan membantu dalam promosi serta pengembangan destinasi dan sumber daya manusia. Masalah sampah juga harus segera diselesaikan, karena pariwisata itu harus bersih. Semua pihak harus turut serta dari level provinsi sampai desa,&#8221; kata Ratu Tatu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/inilah-rumus-serang-jadi-destinasi-wisata-religi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serang Destinasi Wisata Halal</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 May 2019 16:59:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14983</guid>

					<description><![CDATA[Potensi Serang menjadi destinasi wisata halal besar. Salah satunya karena keberadaan Tanara, tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten, tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad Nawawi Bin Umar pada 1813. Syekh Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru Hasjim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ia juga memiliki 115 kitab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Potensi
Serang menjadi destinasi wisata halal besar. Salah satunya karena keberadaan Tanara,
tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten, tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad
Nawawi Bin Umar pada 1813. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Syekh
Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru
Hasjim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ia juga memiliki 115 kitab
berisikan ilmu Tauhid, Fiqh, dan Hadist serta menafsirkan kitab kuning.&nbsp; &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita
tetapkan â€˜positioningâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Serang termasuk Banten adalah wisata halal, dengan
adanya sejarah Syekh Nawawi. Untuk wisata halal sendiri, Indonesia sudah ada di
peringkat nomor 1 dunia versi Indeks Wisata Halal yang diranking Cresscent
Rating Mastercard, GMTI atau Global Muslim Travel Index 2019,&#8221; kata Arief
Yahya saat melakukan
kunjungan kerja
ke Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (29/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam
kunjungan kerja itu, Arief
Yahya bertandang ke sejumlah destinasi
di Tanara, seperti Masjid Agung Tanara, Pesantren An Nawawi, melihat cikal
bakal pembangunan Islamic Center, dan Sungai Cidurian yang bakal direvitalisasi
sebagai destinasi wisata Tirta Kali Mati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada
kesempatan itu digelar Rapat Bersama Pembahasan Kawasan Wisata Religi Syekh
Nawawi Al Bantani, di Pendopo Kabupaten Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata
halal menurut Arief Yahya, sudah menyumbang banyak kunjungan wisatawan
mancanegara dengan pemasukan yang besar. Pertumbuhannya meningkat dan sudah
banyak negara di dunia yang menggencarkan wisata halal. Banten pun diharapkan
dapat masuk daftar 10 destinasi halal di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya
tunggu master plan-nya dari Kabupaten Serang untuk pengembangan wisata halal.
Nanti, kita minta bantuan dari Kementerian PUPR untuk aksesibilitas dan
revitalisasi sungai,&#8221; kata Arief Yahya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian
Pariwisata akan membantu dalam promosi serta pengembangan destinasi dan sumber
daya manusia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati
Serang Ratu Tatu Chasanah dalam kesempatan yang sama mengatakan tantangan
wisata halal di Serang meliputi kesiapan sumber daya manusia dan masalah sampah
menjadi yang utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masalah
sampah harus segera diselesaikan, karena pariwisata itu harus bersih. Semua
pihak harus turut serta dari level provinsi sampai desa,&#8221; kata Ratu Tatu
Chasanah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/serang-destinasi-wisata-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Berbisnis Pariwisata</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/mahasiswa-berbisnis-pariwisata/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/mahasiswa-berbisnis-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2019 19:54:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata bandung]]></category>
		<category><![CDATA[pesona wisata halal]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14863</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berupaya menginspirasi anak-anak muda termasuk untuk berbisnis di sektor pariwisata. &#8220;Pariwisata itu bisnis yang paling menguntungkan, mudah, dan murah. Jangan ragu untuk mengatakan core bisnis negaramu itu adalah pariwisata,&#8221; kata Menpar Arief Yahya dalam acara Inspirasi Ramadan (IRAMA) dengan tema &#8220;Pesona Wisata Halal&#8221; yang berlangsung di Ruang Utama Masjid Salman, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Menteri Pariwisata
(Menpar) Arief Yahya berupaya menginspirasi anak-anak muda termasuk untuk
berbisnis </em><em>di</em><em>
sektor pariwisata.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pariwisata
itu bisnis yang paling menguntungkan, mudah, dan murah. Jangan ragu untuk
mengatakan <em>core</em> bisnis negaramu itu
adalah pariwisata,&#8221; kata Menpar Arief Yahya dalam acara Inspirasi Ramadan (IRAMA) dengan tema
&#8220;Pesona Wisata Halal&#8221; yang berlangsung di Ruang Utama Masjid Salman,
ITB, Bandung pada Jumat (24/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di
depan 500 peserta IRAMA, Menpar menjelaskan berbagai hal terkait wisata halal,
dimana saat ini Indonesia berada pada peringkat pertama Global Muslim Travel
Index (GMTI) 2019. Maka tidak heran jika pembangunan dan pelayanan wisata halal
terus diperbaiki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat
pertama kali saya menjadi Menteri Pariwisata pada 2014, Indonesia berada di
urutan keenam, tiap tahun tumbuh dan sekarang pada 2019 menjadi nomor satu
dunia. Dan ini prosesnya tidak gampang dan butuh perjuangan,&#8221; kata Menpar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata
halal, Lanjut Menpar, bisa diadopsi di seluruh daerah di Indonesia sehingga ia
berharap Bandung dan Jawa Barat secara umum bisa mengoptimalkannya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia
juga mencontohkan Lombok yang sudah menetapkan diri sebagai destinasi halal
hingga dalam perkembangannya jumlah wisatawan mancanegara yang datang tumbuh
signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Lombok
setelah menetapkan diri menjadi destinasi wisata halal, wismannya tumbuh hampir
40 persen dari satu juta pada 2015 menjadi 1,4 juta di 2017. Sedangan wisnus
muslimnya tumbuh hingga 100 persen, saya harap Bandung juga melihat peluang
itu,&#8221; kata Menpar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian,
5 dari 10 destinasi wisata halal terbaik dunia 2019 ada di Indonesia. Kelima
destinasi tersebut yaitu Lombok, Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Jakarta dan
Sumatera Barat. Pada 5 daerah itu, destinasi wisatanya selalu didukung dengan
restoran halal yang bersertifikat. Menpar
juga menambahkan tidak hanya terdapat restoran halal, wisatawan dimanjakan
dengan beragam fasilitas pendukung wisata halal.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di
samping itu, jumlah tempat ibadah juga banyak dan tersebar merata. Serupa
dengan bandaranya yang dilengkapi prayer room. Untuk hotel, dapurnya
tersertifikat halal lalu atraksinya kuat dengan nuansa Islami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Potensi
yang ada di sini luar biasa. Kami optimistis, penerapan konsep wisata ini akan
berpengaruh positif bagi kenaikan kunjungan wisatawannya,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/mahasiswa-berbisnis-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14863</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisata Halal Butuh SDM Berkualitas</title>
		<link>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/wisata-halal-butuh-sdm-berkualitas/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/wisata-halal-butuh-sdm-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Hari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 May 2019 18:23:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism in Brief]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14813</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang bergerak dalam industri hotel dan restoran di Indonesia untuk mengembangkan wisata halal. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Anang Sutono di Jakarta, Jumat (17/5/2019) mengatakan untuk kepentingan itu pihaknya menggelar Workshop: Certificate in Halal Tourism (Sector) Training and Accreditation. Kegiatan yang diselenggarakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kementerian
Pariwisata (Kemenpar) mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang
bergerak dalam industri hotel dan restoran di Indonesia untuk mengembangkan
wisata halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua
Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata (Kemenpar)
Anang Sutono di Jakarta, Jumat (17/5/2019) mengatakan untuk kepentingan itu
pihaknya menggelar Workshop: Certificate in Halal Tourism (Sector) Training and
Accreditation.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan
yang diselenggarakan Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan
Antar Lembaga dan Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kemenpar
tersebut dilaksakanan di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, pada 17-18 Mei 2019
yang dihadiri 60 orang dari pelaku usaha di bidang hotel dan restoran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia
mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan
kapasitas SDM pariwisata halal melalui sertifikasi kompetensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain
itu, pariwisata halal sebagai seperangkat perluasan layanan amenitas, daya
tarik wisata, dan aksesibilitas harus dapat mengakomodasi dan memenuhi
pengalaman, kebutuhan, dan keinginan wisatawan muslim.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Oleh
karena itu, insan pariwisata halal di Indonesia harus memiliki kapasitas yang
berstandar global dan jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan industri yang terus
meningkat,&#8221; kata Anang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan
Workshop: Certificate in Halal Tourism (Sector) Training and Accreditation itu
menghadirkan beberapa narasumber seperti CEO CrescentRating Singapore Fazal
Bahardeen dan&nbsp; Elevated Consultancy and Training dan Murdoch University
Singapore Barkathunnisha Abu Bakar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anang
juga mengatakan, kegiatan ini merupakan satu wujud komitmen Kemenpar untuk
meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia pada tataran global, khususnya
dalam konteks pariwisata halal.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berbagai
kegiatan pengembangan pariwisata halal sejenis diharapkan dapat terus
menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata halal kelas dunia,&#8221; kata
Anang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/tourism-in-brief/wisata-halal-butuh-sdm-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Riau Genjot Destinasi Wisata Halal</title>
		<link>https://venuemagz.com/news/riau-genjot-destinasi-wisata-halal/</link>
					<comments>https://venuemagz.com/news/riau-genjot-destinasi-wisata-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bonita Ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2019 08:11:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://venuemagz.com/?p=14457</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia kini menduduki peringkat pertama destinasi wisata halal terbaik di dunia bersama negara tetangganya, Malaysia, dengan skor 78. Penobatan tersebut diberikan oleh Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019 dan mengungguli 130 destinasi dari seluruh dunia. Menjadi yang terbaik di dunia membuat pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk lebih menggenjot wisata halal yang ada di Indonesia, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Indonesia kini menduduki peringkat pertama destinasi wisata
halal terbaik di dunia bersama negara tetangganya, Malaysia, dengan skor 78.
Penobatan tersebut diberikan oleh Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019 dan
mengungguli 130 destinasi dari seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjadi yang terbaik di dunia membuat pemerintah pusat dan
pemerintah daerah untuk lebih menggenjot wisata halal yang ada di Indonesia, salah
satunya ialah yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Riau. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Fahmizal Usman, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, mengatakan,
pihaknya akan terus menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata halal.
Bahkan, saat ini Riau menduduki peringkat tiga teratas di Indonesia sebagai
daerah wisata halal terbaik di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita di bawah NTB dan Aceh. Kalau mereka berdua tidak
menempati dua teratas perlu dipertanyakan karena mereka itu didukung oleh
pemerintah, sedangkan kita tidak didukung, tetapi bisa masuk tiga teratas,&#8221;
ujar Fahmizal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai cara dilakukan pihaknya untuk mendukung wisata
halal di Indonesia, seperti menyediakan makanan halal dan tempat ibadah yang
layak. Menurutnya, dengan fasilitas tersebut akan semakin banyak wisatawan yang
hadir di Riau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nantinya, orang muslim yang datang ke Riau akan merasa aman
dengan fasilitas yang kita berikan. Karena wisata halal itu harus ramah dengan
muslim,&#8221; katanya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk lebih mendukung wisata halal di Riau, Fahmizal juga
mengajak para pelaku penyedia jasa seperti hotel untuk menyediakan fasilitas
yang diperlukan. Misalnya saja penyediaan tempat ibadah khusus di dalam hotel
dan penyediaan makanan halal di setiap hotel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita beri imbauan kepada setiap hotel untuk menyediakan
tempat salat yang layak. Apalagi menjelang bulan puasa biasanya banyak paket
buka bersama. Jadi, jangan sampai mereka yang datang itu tidak disediakan
tempat salat. Perlu diperhatikan juga kapasitas yang disediakannya, sudah layak
atau belum,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mukharom,<em> General Manager</em>&nbsp;PRIME PARK Hotel
Pekanbaru, mengatakan, saat ini pihaknya tengah gencar membantu pemerintah
untuk mendukung destinasi wisata halal di Riau. Target marketnya tidak hanya
untuk wisatawan lokal, namun wisatawan mancanegara juga diharapkan dapat
merasakan wisata halal di Riau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebenarnya wisata halal memang sudah dikembangkan lama,
namun tahun ini pemerintah lebih gencar, dan beberapa hotel diarahkan untuk
menyiapkan fasilitas tersebut,&#8221; ungkap Mukharom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak hotel menyediakan makanan halal di setiap sajiannya,
bahkan saat ini pihaknya tengah mengurus sertifikasi halal yang dikeluarkan
Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sertifikat halal
ini yang akan menjadi pedoman hotel dalam memberikan pelayanan terbaiknya bagi
wisata halal di Indonesia, khususnya Riau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ternyata halal itu tidak lagi identik dengan muslim saja,
tetapi sekarang identik dengan kesehatan juga. Jadi, nanti target marketnya
banyak, bukan hanya orang-orang Malaysia,&#8221; ujar Mukharom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mukharom menyebutkan, salah satu restoran yang ada di
Thailand sudah menjadikan konsep tersebut di sana. Tidak lagi identik dengan
muslim, konsep halal sekarang juga dapat dirasakan oleh semua orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Salah satu restoran itu menyediakan makanan halal dan
diserbu semua orang, karena sekarang halal itu identik dengan kesehatan juga.
Jadi, kita ingin melakukan hal itu juga di sini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyediaan tempat ibadah untuk umat muslim juga sudah
disediakan PRIME PARK Hotel Pekanbaru. Terletak di lantai dua, musala ini
memiliki luas 12 x 8 meter dan dibagi dua bagian untuk laki-laki dan perempuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Salah satu persyaratannya itu memisahkan keduanya saat salat.
Jadi, itu sudah kita lakukan di sini. Bahkan, kita ingin renovasi musala yang
ada agar lebih luas dan indah lagi,&#8221; ucapnya lagi. </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://venuemagz.com/news/riau-genjot-destinasi-wisata-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14457</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
