Tips Menjadi Sales dalam Industri MICE

Tuesday, 23 June 20 Bonita Ningsih

Dalam sebuah penyelenggaraan kegiatan MICE, banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilibatkan, salah satunya ialah sales yang menjadi peran penting dalam terbentuknya sebuah acara. Bagi Anda yang ingin mencoba terjun sebagai sales dalam industri MICE, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Raenita Pristiani Aktuariana, Project Manager Dyandra Promosindo, mengatakan, untuk menjadi seorang sales harus punya beberapa skill, tidak hanya berjualan. Berikut tips dari Raenita untuk menjadi sales yang andal di industri MICE.

1. Percaya diri

Saat bertemu klien, setiap sales harus memiliki percaya diri yang tinggi agar produknya dipercaya oleh orang lain. Sikap percaya diri ini juga harus dibarengi dengan penguasaan product knowledge yang akan dijual.

2. Komunikasi yang baik

Setiap sales harus memiliki komunikasi yang baik untuk menghindari miss communication sehingga calon klien itu mengerti apa yang disampaikan.

3. Jeli melihat peluang

Dalam pekerjaannya, seorang sales harus mampu melihat peluang dan prospek sebuah bisnis. Sales juga harus pandai menganalisis kondisi sekitarnya agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

4. Memiliki kreativitas tinggi

Seorang sales dituntut untuk mengetahui ide-ide baru sesuai dengan tren yang ada.

5. Memiliki kemampuan negosiasi yang baik

Seorang sales harus mampu memiliki kemampuan bernegosiasi yang baik dalam segi bujet atau dengan vendor.

6. Menguasai teknologi

Seorang sales harus mengerti teknologi dan tidak boleh melewati teknologi terbaru. Hal ini sebagai pendukung pekerjaan sehingga dapat mempermudah proses bisnisnya.

7. Memiliki manajemen stres

Seorang sales harus memiliki pengelolaan manajemen stres di setiap pekerjaannya. Selain kontrol dari diri sendiri, manajemen stres ini juga dapat dibantu oleh tim kerja yang solid.

Sales itu pasti stres karena menghadapi kliennya berbeda-beda dengan tuntutan yang berbeda juga. Kalau tidak bisa meminimalisir stres itu, saat pengajuan kita ditolak klien, pasti kita akan gugup sehingga mudah melakukan kesalahan,” ujar Raenita.

8. Tangguh menghadapi penolakan

Tekun, optimistis, dan pantang menyerah merupakan sikap dasar yang harus dimiliki oleh seorang sales. Ketika terjadi penolakan bisnis oleh klien, seorang sales tidak boleh pantang menyerah karena ujung tombak dalam mencari dana berada di tangan sales.

“Sebesar apa pun event-nya, pasti akan mengalami penolakan. Jadi, jangan baru ditolak sekali sudah menyerah. Padahal, ada ribuan database yang harus di-approach oleh mereka,” ucapnya.