Jakarta, Venuemagz.com – Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4 Oktober di Hall B3, C3, & C1, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama tiga hari, Art Jakarta akan diisi oleh karya seni dari 75 galeri internasional dan juga seniman-seniman bawaan dari mitra strategis acara.
Para mitra strategis yang mendukung Art Jakarta 2026 dibagi dalam beberapa jenis seperti Lead Partners berupa Julius Baer, Bibit dan Stockbit, Treasury, dan BCA. Selain dukungan, keempat mitra ini juga menghadirkan serangkaian presentasi seni khusus yang dapat dinikmati bagi pengunjung Art Jakarta 2026. (baca selengkapnya di: https://venuemagz.com/event/art-jakarta-2026-siap-digelar-boyong-75-galeri-internasional-mencakup-19-galeri-baru/)
Sementara itu, para Main Partners juga menampilkan instalasi seni terbaiknya yang berkolaborasi dengan jajaran perupa dan studio-studio desain. Misalnya saja iForte dan Protelindo Group yang berkolaborasi dengan seniman Agnes Hansella dalam Hutan Kabel, sebuah instalasi yang memanfaatkan kembali limbah kabel.
Main Partners lainnya adalah TACO yang menghadirkan instalasi karya Aji Fajar/Palette Studio, The Curiosity Engine. Terinspirasi dari kampanye New Horizon serta palet warna fajar milik TACO, karya ini merajut ulang mekanisme yang akrab guna memantik rasa ingin tahu dan peluang baru.

Dua Main Partners lainnya memberi ruang bagi para pemenang kompetisi seni masing-masing untuk hadir dalam Art Jakarta 2026. Misalnya SUPERMUSIC yang menghadirkan para pemenang dari kompetisi ART MEETS MUSIC. Kompetisi ini mengundang para peserta untuk menerjemahkan energi, gestur, dan gaya hidup skena musik alih-alih sekadar menampilkan atribut genre atau representasi harfiah musisi di panggung.
Terdapat juga Main Partners yang baru bergabung di tahun ini yaitu MR.D.I.Y. dengan menghadirkan karya tujuh pemenang MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026. Presentasi ini juga akan menampilkan enam penerima penghargaan dari rangkaian kompetisinya di Malaysia dan Thailand.
Main Partners lainnya yang baru bergabung dalam Art Jakarta adalah AIA. Pada edisi pertamanya ini, AIA mempersembahkan kolaborasinya bersama Maestro Batik Iwan Tirta melalui The Living Legacy.
Lalu, EDISII akan menampilkan seleksi art prints karya Ugo Untoro, Sunaryo, Agus Suwage, serta sederet seniman lainnya. Aesop juga akan hadir dengan Aesop Women’s Library. The Solitaire, pusat bedah estetika berkelas dunia, turut mencatat kemitraan perdananya dalam pameran tahun ini.
Kolaborasi brand dan produk bersama para perupa juga membuahkan bentuk kreativitas yang memikat. ALCHEMIST berkolaborasi dengan pelukis kontemporer asal Jepang, Mai Yokoyama, akan merancang booth serta kemasan produk dalam pameran tersebut.
Sedangkan, Darbotz terpilih sebagai kolaborator Djournal, di mana identitas visualnya diterjemahkan ke dalam bentuk merchandise eksklusif, tiga kreasi kopi, desain booth, hingga karya patung. Sementara, MINI menghadirkan semangat kolaborasi bersama Paul Smith dengan mengeksplorasi beragam gagasan personal mereka tentang pemaknaan ‘destinasi’.
Bagi yang tertarik berkunjung ke Art Jakarta 2026 dapat membeli tiket masuk seharga Rp150.000/oran melalui artjakarta.com. Pameran akan dibuka untuk umum mulai pukul 11.00 hingga 20.00 WIB.




