Tangerang, Venuemagz.com – Cosmobeauté Indonesia 2026 resmi dibuka hari ini di Hall 5–9, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, menandai penyelenggaraan edisi ke-19 pameran bisnis yang menjadi platform terbesar untuk mempertemukan seluruh pelaku industri kecantikan. Cosmobeauté Indonesia 2026 dibuka secara resmi oleh Ni Luh Puspa selaku Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, yang menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan industri kecantikan Indonesia, serta pentingnya kolaborasi dan penguatan ekosistem industri dalam memperkuat posisi Indonesia yang memiliki potensi besar di sektor ini.
“Industri kecantikan, saat ini sudah berkembang semakin luas. Beauty tidak lagi hanya berbicara tentang penampilan, tetapi semakin terhubung dengan wellness. Indonesia sendiri tercatat sebagai wellness market terbesar di Asia Tenggara pada 2024. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan ini juga menjadi penguat posisi Indonesia sebagai destinasi wellness, beauty, dan kesehatan, sembari diperkuat dengan berbagai program dan kebijakan dari sisi pemerintah dan kolaborasi dengan sektor swasta. Dari sektor pariwisata, kami percaya bahwa sektor beauty dan juga wellness serta kesehatan ini dapat mendorong pariwisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan, sehingga bisa memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ni Luh Puspa.
Memasuki edisi ke-19, tahun ini penyelenggaraan Cosmobeauté Indonesia menghadirkan lebih dari 562 perusahaan yang menampilkan 1.550 brand dari 17 negara dan wilayah, termasuk Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Korea, Malaysia, Prancis, Singapura, Swiss, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Kehadiran 8 paviliun juga memperluas akses terhadap produk, teknologi, dan solusi dari pasar internasional.
Beragamnya produk dan peserta tersebut juga dilengkapi dengan rangkaian program yang membawa berbagai perkembangan industri ke dalam ruang diskusi dan pembelajaran. Mulai dari bahan baku dan formulasi, kemajuan ilmiah dan teknologi, serta tren konsumen hingga manufaktur dan rantai pasok, berbagai topik tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk mengikuti perkembangan terbaru sekaligus bertukar pengetahuan dan perspektif.
“Penyelenggaraan Cosmobeauté Indonesia tahun ini mencerminkan bagaimana industri kecantikan terus berkembang, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui inovasi, pengetahuan, teknologi, keterampilan, dan kolaborasi. Melalui pameran dan berbagai program yang dihadirkan, kami ingin menyediakan ruang bagi pelaku industri untuk bertemu, bertukar perspektif, dan mengeksplorasi berbagai peluang dalam ekosistem industri kecantikan yang semakin luas,” ujar Kristi Wulandari, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia.
Sebagai platform bisnis bagi industri kecantikan, Cosmobeauté Indonesia mempertemukan pelaku industri melalui Beauté Meeting, dengan membuka peluang bagi produk, teknologi, bahan baku, dan solusi sesuai kebutuhan bisnis, sekaligus membangun koneksi dengan peserta pameran dan buyer. Di sisi lain, Beauté Speak dan Supply Chain Academy menghadirkan berbagai wawasan mengenai perkembangan industri, mulai dari regulasi, kemajuan ilmiah dan formulasi, tren pasar dan konsumen, transformasi digital, hingga manufaktur dan rantai pasok.
“Di tengah perubahan tren, teknologi, dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, industri kecantikan dituntut untuk terus berinovasi tanpa kehilangan kualitas dan identitasnya. Saya percaya, kemajuan sebuah industri tidak hanya lahir dari kreativitas, tetapi juga dari keberanian untuk berkolaborasi dan terus belajar menghadapi perkembangan zaman,” ucap Rudy Hadisuwarno, Founder PT Rudy Hadisuwarno Oetomo.
Kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan kreativitas juga dihadirkan melalui Beautéducation, yang berisikan seminar, pelatihan praktik, workshop, dan program sertifikasi di bidang kecantikan, kuku, rambut, estetika, parfum, salon, dan spa. Program ini juga mencakup Cosmo Inclusive Makeup Class dan Cosmo Inclusive Barber Class yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan di sektor kecantikan.
Sementara itu, Beauté Live dan Beauté Spot membawa berbagai demonstrasi langsung, pertunjukan tata rias dan rambut, diskusi, kompetisi profesional, serta penghargaan. Begitu pun Cosmobeauté Experience Connect, di mana pengunjung juga dapat menikmati berbagai layanan kecantikan secara langsung, mulai dari massage, nail art, hingga hair & skin check.
Komitmen terhadap perkembangan industri juga tecermin melalui Cosmobeauté Indonesia Sustainability Awards 2026, yang memberikan apresiasi kepada exhibitor atas komitmen dan praktik keberlanjutan melalui empat kategori: Sustainable Product Innovation, Sustainable Packaging & Circularity, Social Impact & Ethical Business, serta Carbon Conscious Operations.
Peran ini semakin diperluas melalui keterlibatan institusi dari berbagai negara yang membawa perspektif dan standar internasional ke industri kecantikan Indonesia. Salah satunya adalah M Beauty & Academy, sebagai cabang resmi pertama K-Beauty In Association di Indonesia, yang menghadirkan program edukasi sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dan tren kecantikan antara Korea Selatan dan Indonesia.
“Kehadiran kami di Cosmobeauté Indonesia menjadi kesempatan untuk mempertemukan pengetahuan dan tren kecantikan dari Korea Selatan dengan para profesional dan beauty enthusiast di Indonesia. Melalui pendidikan berstandar internasional, kami ingin tidak hanya berbagi keterampilan, tetapi juga membangun jembatan pertukaran pengetahuan yang dapat mendukung perkembangan talenta dan industri kecantikan di kedua negara,” ujar Jo Min Kyung, Korean Director M Beauty & Academy.
Melalui rangkaian pameran dan program pendukungnya, Cosmobeauté Indonesia 2026 mendorong kolaborasi antara pelaku industri, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta menciptakan peluang yang dapat mendukung pertumbuhan industri kecantikan secara berkelanjutan. Cosmobeauté Indonesia 2026 akan berlangsung pada 1–3 Oktober 2026 di Hall 5-9 ICE BSD City.




