BerandaEventHalal Indo 2026 Hadir Lebih Masif dengan Perluas Area Pameran

Halal Indo 2026 Hadir Lebih Masif dengan Perluas Area Pameran

Published on

spot_img
spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) bersama Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) untuk ketiga kalinya. Pameran berkaitan dengan industri halal ini akan digelar pada tanggal 24 hingga 27 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

Pameran ini dihadirkan sebagai salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem halal dunia. Seperti diketahui, Indonesia memiliki populasi muslim yang besar sehingga berpotensi menjadi pusat halal dunia. 

Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, menjelaskan bahwa jumlah penduduk muslim di Indonesia pada tahun 2025 telah mencapai 248,6 juta jiwa atau 87,13 persen dari populasi yang ada. Dengan konsumsi rumah tangga sebesar Rp12,834 triliun dan belanja penduduk muslim mencapai Rp11,182 triliun.

Selain itu, kinerja ekspor produk halal termasuk dari sektor fesyen telah menunjukkan potensi yang besar. Berdasarkan data pada tahun 2024, kinerja ekspor produk halal asal Indonesia telah mencapai US$ 8,28 miliar dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. 

BACA JUGA:  Kementerian Ekraf Fasilitasi Enam Jenama Kriya Lokal di IFEX 2026

Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, berpotensi menjadi pusat halal dunia. Apalagi kinerja ekspor produk halal, termasuk sektor fesyen, menunjukkan potensi yang besar dengan mencapai USD 8,28 miliar pada tahun 2024. 

“Industri halal Indonesia ini terus menunjukkan tren positif. Capaian tersebut harus kita optimalkan sebaik mungkin untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki ekosistem halal yang kuat di dunia,” ujar Faisol saat Kick-Off Halal Indo di Kantor Kemenperin Jakarta pada 18 Juni 2026. 

Kick-Off Halal Indo 2026 di Kantor Kemenperin Jakarta pada 18 Juni 2026. 

Optimistis Faisol terhadap hal ini bukan tanpa alasan. Ia menilai, prospek industri halal global semakin menunjukkan pertumbuhan yang positif sehingga sangat menjanjikan Indonesia. Hal ini dilihat dari jumlah konsumsi masyarakat muslim dunia pada enam sektor utama ekonomi syariah yaitu makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta media dan ekonomi kreatif.

Berdasarkan data yang ia terima, konsumsi masyarakat muslim dunia terhadap enam sektor tersebut mencapai US$2,43 triliun pada tahun 2023. Jumlah ini diproyeksikan meningkat menjadi US$43,36 triliun pada tahun 2028. Besarnya potensi pasar tersebut menjadi peluang strategis yang harus dimanfaatkan Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam rantai nilai halal global.   

BACA JUGA:  Resmi Digelar, ISSEI 2025 Perkuat Ketahanan Industri Baja Nasional

“Oleh sebabnya, kita dukung sekuat tenaga agar acara ini bisa menjadi pameran halal dunia yang besar. Mampu bersaing dengan Halal Expo di negara-negara lainnya terutama dari Malaysia karena saat ini kita hanya kalah dari mereka,” ucapnya lagi.

Skala Lebih Besar

Untuk memperluas peluang Indonesia terhadap ekosistem halal, maka penyelenggaraan tahun ini akan dibuat dengan skala yang lebih masif dan ekspansif. Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, memastikan Halal Indo 2026 akan hadir dengan area yang lebih luas jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kita menggunakan dua hall dan sekarang diperluas menjadi tiga hall sekaligus. Luas total area yang akan digunakan mencapai 19.110 meter persegi,” ujar Daswar dalam kesempatan yang sama. 

Perluasan ini juga sejalan dengan target penyelenggara untuk menghadirkan peserta dan pengunjung yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, Halal Indo berhasil menghadirkan 346 eksibitor dari 31 negara dengan 27.340 pengunjung selama pameran berlangsung. 

BACA JUGA:  Bali Beyond & Travel Fair Kian Membesar

“Pada penyelenggaraan kali ini kami menargetkan dapat menghadirkan 500 peserta dengan lebih dari 31 negara. Kami juga berharap dapat mendatangkan lebih dari 30 ribu pengunjung selama Halal Indo 2026,” ungkapnya lagi.

Dengan demikian, ia berharap Halal Indo dapat menjadi pameran sekaligus wadah terbaik untuk mempertemukan ekosistem halal mulai dari para pelaku industri, investor, buyers internasional, regulator, dan komunitas. Beberapa industri unggulan yang akan hadir dalam acara ini adalah makanan dan minuman, fesyen, kosmetik, kesehatan dan farmasi, hingga pendidikan, pariwisata, dan hospitality.

“Kehadiran mereka membuktikan bahwa acara ini menjadi sebuah wadah kolaborasi yang produktif dan interaktif bagi banyak pihak. Kolaborasi ini adalah kunci, bagaimana kita semua dapat bersatu untuk memperkuat industri halal Indonesia,” tutup Daswar. 

spot_img

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Jakarta, Venuemagz.com -- Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan fasilitas terbarunya yang diberi nama LUME, destinasi kuliner...

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

Resmi Dibuka, D-8 Halal Expo Indonesia 2026 Siap Dorong Rantai Nilai Halal Global 

Jakarta, Venuemagz.com - PT Angan Kreasi Semesta (Skyconnection) bersama Kementerian Luar Negeri RI, KNEKS...

Pameran JIPS 2026 Resmi Dibuka, Tawarkan Diskon hingga Smart Pet Feeder Gratis

Tangerang, Venuemagz.com — PT Mavic Dyandra Internasional kembali menggelar Jakarta International Pet Show (JIPS)...

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 Segera Hadir, Jadi Panggung Kolaborasi Industri Halal Dunia

Jakarta, Venuemagz.com — D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 akan segera digelar pada 8–12...