Hutan Kota GBK by Plataran Tiru Konsep Central Park

Friday, 11 October 19 Herry Drajat
Hutan Kota GBK

Di tengah belantara gedung pencakar langit ibu kota Jakarta, Plataran akan menghadirkan sebuah taman di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) layaknya Central Park di New York, Amerika Serikat. Di area bernama Hutan Kota by Plataran ini akan ditambahkan dengan lebih banyak pohon sehingga area bekas driving range golf ini akan menjadi semakin hijau.

Dari total area 4,5 hektare, Plataran akan mengelola lahan seluas 3,2 hektare, dan sisanya dikelola oleh Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK). Hutan Kota GBK ini juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas, seperti jogging track, kolam ikan,Plataran Tiga Dari Dining, Pidari Coffee Lounge and Rooftop, Conservatorium Venue, Plataran Tembok Ekspresi, Plataran Pets Ground, Majapahit Tribute Park, Plataran Putri Dewi Amphiteater, Khatulistiwa Exhibition Deck, musala, serta lapangan basket.

Dengan mengangkat tema “Light of Nusantara” serta mengintegrasikan konsep dasar dari alam, kebudayaan, dan kejayaan Indonesia, Plataran akan menjadikan Hutan Kota By Plataran sebagai area yang representatif untuk penyelenggaraan kegiatan MICE.

“Khatulistiwa Exhibition Deck menggunakan lahan seluas 1.500 meter persegi, di mana penyelenggaraan pameran bisa dilaksanakan secara terbuka ataupun menggunakan tenda, jadi fleksibel. Kami siapkan tenda buatan Jerman yang dikenal berkualitas bagus,” ujar Yosua Makes, CEO Plataran.

Hutan Kota GBK ini nantinya akan ditanam pohon-pohon dari jenis tertentu yang disukai burung-burung liar dan tentunya akan menjadi paru-paru Jakarta. “Kami harapkan dalam setahun sudah rimbun. Kita ingin tempat ini berbeda,” ujar Yosua Makes.

Josua berharap pembangunan Hutan Kota By Plataran akan selesai pada tanggal 19 Desember 2019 karena direncanakan akan menjadi venue untuk acara 100 tahun RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) pada 21 Desember 2019.

Halaman : 12

Di tengah belantara gedung pencakar langit ibu kota Jakarta, Plataran akan menghadirkan sebuah taman di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) layaknya Central Park di New York, Amerika Serikat. Di area bernama Hutan Kota by Plataran ini akan ditambahkan dengan lebih banyak pohon sehingga area bekas driving range golf ini akan menjadi semakin hijau.

Dari total area 4,5 hektare, Plataran akan mengelola lahan seluas 3,2 hektare, dan sisanya dikelola oleh Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK). Hutan Kota GBK ini juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas, seperti jogging track, kolam ikan,Plataran Tiga Dari Dining, Pidari Coffee Lounge and Rooftop, Conservatorium Venue, Plataran Tembok Ekspresi, Plataran Pets Ground, Majapahit Tribute Park, Plataran Putri Dewi Amphiteater, Khatulistiwa Exhibition Deck, musala, serta lapangan basket.

Dengan mengangkat tema “Light of Nusantara” serta mengintegrasikan konsep dasar dari alam, kebudayaan, dan kejayaan Indonesia, Plataran akan menjadikan Hutan Kota By Plataran sebagai area yang representatif untuk penyelenggaraan kegiatan MICE.

“Khatulistiwa Exhibition Deck menggunakan lahan seluas 1.500 meter persegi, di mana penyelenggaraan pameran bisa dilaksanakan secara terbuka ataupun menggunakan tenda, jadi fleksibel. Kami siapkan tenda buatan Jerman yang dikenal berkualitas bagus,” ujar Yosua Makes, CEO Plataran.

Hutan Kota GBK ini nantinya akan ditanam pohon-pohon dari jenis tertentu yang disukai burung-burung liar dan tentunya akan menjadi paru-paru Jakarta. “Kami harapkan dalam setahun sudah rimbun. Kita ingin tempat ini berbeda,” ujar Yosua Makes.

Josua berharap pembangunan Hutan Kota By Plataran akan selesai pada tanggal 19 Desember 2019 karena direncanakan akan menjadi venue untuk acara 100 tahun RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) pada 21 Desember 2019.