Sanur Bali, Venuemagz.com — Suasana tenang di THE 1O1 Bali Oasis Sanur menjadi ruang bagi karya seni kontemporer Bali melalui pameran bertajuk “Blue Silence” karya seniman visual Bali, Penawati.
Pameran yang berlangsung hingga November 2026 ini mengajak pengunjung melihat kembali material yang kerap dianggap tidak bernilai melalui pendekatan seni dan kerajinan tangan.
Blue Silence menampilkan rangkaian karya tekstil yang dibuat dari ratusan potongan kain bekas. Material tersebut dibungkus, disusun, dan dirangkai secara manual hingga membentuk komposisi bernuansa biru.
Warna dan tekstur menjadi elemen utama dalam karya Penawati. Biru dipilih untuk menghadirkan kesan hening sekaligus merepresentasikan air, alam, kenangan, dan perjalanan waktu.
Alih-alih sekadar menghadirkan karya dekoratif, pameran ini menawarkan pengalaman untuk memperlambat sejenak ritme keseharian. Pengunjung diajak mengamati bagaimana material yang sebelumnya telah digunakan dapat memperoleh kehidupan dan makna baru melalui proses kreatif.
“Melalui Blue Silence, saya mengeksplorasi hubungan yang tenang antara kenangan, alam, dan kehidupan sehari-hari. Setiap karya diciptakan melalui proses kerajinan tangan yang repetitif, mengubah tekstil bekas menjadi sesuatu yang bermakna dan kontemplatif,” ujar Penawati.
Penggunaan kain bekas juga memperlihatkan bagaimana praktik seni dapat bersinggungan dengan isu keberlanjutan. Potongan tekstil yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah justru diolah menjadi karya yang memiliki nilai estetika sekaligus cerita.
Bagi THE 1O1 Bali Oasis Sanur, kehadiran Blue Silence menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman budaya yang lebih dekat dengan tamu. Hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara wisatawan, seni, dan kreativitas lokal Bali.
Karya-karya pilihan Penawati dalam pameran tersebut juga tersedia untuk dimiliki oleh pengunjung. Harga karya dibanderol mulai dari Rp1 juta hingga Rp15 juta.
Pameran Blue Silence by Penawati berlangsung di THE 1O1 Bali Oasis Sanur selama Agustus hingga November 2026. Tamu hotel maupun masyarakat umum dapat mengunjungi pameran sekaligus menikmati interpretasi Penawati tentang keheningan, keberlanjutan, alam, dan perjalanan waktu melalui medium tekstil.








