BerandaRestoMencicipi Kuliner Peranakan Kuno di Meradelima

Mencicipi Kuliner Peranakan Kuno di Meradelima

Published on

spot_img

Di atas bangunan bergaya kolonial, Meradelima hadir dengan kuliner khas peranakan yang dipengaruhi cita rasa Cina, Melayu, dan Arab.

Sejak berdiri pada tahun 1621, perkembangan kota Jakarta tak bisa dilepaskan dari keberadaan masyarakat Tionghoa yang ramai berbisnis di Jakarta, terutama untuk berdagang. Tak hanya berdagang, masyarakat Tionghoa juga meninggalkan warisan berupa kuliner peranakan yang mampu memanjakan lidah. Hingga kini, kuliner kuno ini masih dapat ditemui di Meradelima, restoran fine-dining di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Meradelima berada di sebuah bangunan bergaya kolonial era 50-an berlantai dua dengan luas 1.100 meter persegi. Menurut Maria Fransiska, Public Relations Meradelima, awalnya restoran ini terletak di kawasan Pondok Indah. Namun, pada 2009, sang pemilik memutuskan untuk memindahkan lokasi restoran ke kawasan pusat kota.

“Di sini (Kebayoran Baru) kami bisa menampung 250 kursi hingga 500 tamu untuk standing party, sedang di tempat lama hanya sekitar 70 kursi,” kata Maria.

BACA JUGA:  Kafe Podjok Tjikini, Tempat Kumpul Baru di Pusat Jakarta

Makan sambil Meeting

Meskipun Meradelima adalah sebuah restoran, tapi tempat ini juga memiliki ruang-ruang untuk keperluan meeting, antara lain ruang Delima, Bamboo, Teratai, Peony, Crysant, dan China Bar. Kapasitas setiap ruang tersebut berkisar antara 20 kursi hingga 220 kursi, atau sekitar 150 orang hingga 550 orang untuk standing party. Bila dirasa masih kurang, pengunjung bisa memanfaatkan area foyer sebagai tambahan. Besarnya kapasitas serta banyaknya ruangan privat inilah yang membuat Meradelima kerap dijadikan tempat meeting hingga pesta pernikahan.

Tempat makan utama di restoran ini terletak di lantai satu dengan kapasitas 120 kursi. Ruang makan ini memiliki konsep minimalis bercat putih dihiasi aneka pajangan antik berwarna cokelat kayu. Di lantai satu inilah terdapat ruangan privat seperti Bamboo, Chrysant, Peony, dan China Bar. Naik ke lantai dua, pengunjung akan disambut hiasan berupa gerbang berbahan kayu jati bertabur tulisan Cina. Menurut Maria, tulisan itu bermakna “semoga Anda diberkati dengan kesuksesan dan kebahagiaan selamanya”.

BACA JUGA:  Restoran Convoi Tawarkan Hidangan Asia dan Barat

Kontras dengan suasana di lantai satu, area di lantai dua lebih ceria dengan kombinasi warna hijau dan kuning. Meski berbeda konsep, tapi keduanya disatukan dengan warna merah yang merupakan simbol keberuntungan dan kebahagiaan.

Tiap ruang dipermanis dengan sejumlah koleksi antik sang empunya restoran, seperti kebaya encim aneka warna bermotif Mega Mendung yang dipajang dalam bingkai kaca raksasa di dinding. Ada pula meja kayu jati, cermin, guci antik berpola Phoenix, lemari antik berwarna merah, serta piring-piring khas Cina yang tergantung di dinding.

“Semua koleksi ini merupakan milik Lili Admodirdjo, Sonya Sukhyar, Caroline Admodirdjo, Linny Adisubrata, dan Ina Admodirdjo. Mereka memang suka mengoleksi barang-barang kuno dan antik,” tutur Maria.

BACA JUGA:  ARTOTEL Suites Mangkuluhur - Jakarta Kembali Membuka Restoran BERANDA

Nuansa oriental dan melayu semakin terasa ketika sejumlah staf restoran melayani pengunjung dalam balutan Cheongsam berwarna hitam berpadu merah, ditemani lantunan pelan musik keroncong. Suasana ini akan membuat Anda seakan-akan kembali ke masa di mana Batavia masih menjadi pusat perdagangan Asia Tenggara yang ramai dikunjungi berbagai bangsa.

Perlu diketahui, Meradelima merupakan bagian dari Pakis Culinary, sebuah grup restoran yang menaungi empat tempat makan terkemuka di Jakarta, di antaranya Meradelima, Bunga Rampai, Waroeng Kita, dan Kembang Goela. Keempat restoran ini sama-sama mengusung tema kuno dan antik, meski dengan gaya berbeda.

Lokasi
Jl. Adityawarman No. 47 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Jam operasional
Senin-Minggu: 11.00-23.00

Rsvp: 021 7265 112
Fax: 021 7265113

Penulis: Mutya Hanifah

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...