BerandaEventArt Jakarta 2025 Berhasil Datangkan 38.000 Pengunjung dari Berbagai Negara

Art Jakarta 2025 Berhasil Datangkan 38.000 Pengunjung dari Berbagai Negara

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Pekan seni rupa, Art Jakarta, mengakhiri perhelatannya yang ke-15 dengan hasil positif. Sekitar 38.000 pengunjung berhasil datang ke acara ini selama tiga hari sejak tanggal 3-5 Oktober 2025, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 

Meskipun berada di tengah ketidakpastian politik dan perlambatan ekonomi, Art Jakarta, secara konsisten dapat mendatangkan puluhan ribu pengunjung selama tiga hari. Jumlah tersebut menjadi kisaran yang ajek sejak edisi sebelumnya pada tahun 2024.

Besarnya jumlah pengunjung ini memperlihatkan sinyal daya tahan dunia terhadap pasar seni rupa. Pasalnya, pengunjung tak hanya datang dari Indonesia tetapi juga mancanegara. Begitu pula dengan galeri seni yang terlibat juga berasal dari sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia lainnya.

foto: Erwin Gumilar.

Tahun ini, Art Jakarta, menghadirkan 75 galeri dari 16 negara dunia. Selain Indonesia, negara lainnya yang juga bergabung adalah Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, Cina, Taiwan, Korea Selatan, dan masih banyak lainnya.

“Perbandingan jumlah galeri Indonesia dan internasionalnya sebenarnya tidak terlalu jauh. Galeri Indonesia ada 40 dan 35 dari internasional,” kata Enin Supriyanto, Artistic Director Art Jakarta 2025.

Director Asia Esther Schipper, Muchi Shaw, mengaku bangga dapat menjadi bagian Art Jakarta 2025 karena bisa mendapatkan pengalaman luar biasa. Ia juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini karena selama tiga hari pameran, dirinya dapat menemukan banyak pengalaman berkesan bersama yang lainnya. 

BACA JUGA:  World Superbike Mandalika Tawarkan Tiket Harian Mulai Dari Rp150 Ribu

“Kami dapat menyaksikan komunitas yang kuat, hidup, dan hangat, yang dibangun bersama kolektor, institusi, dan kolega di Art Jakarta. Hal ini yang mendorong kami terlibat secara mendalam dengan dunia seni rupa di Indonesia,” jelasnya. 

Dalam penyelenggaran tahun ini, Art Jakarta, juga melaporkan hasil penjualan yang positif dari sebelumnya. Pihak penyelenggara mencatat ada arus kolektor baru yang meramaikan pasar tahun ini meskipun pasar dunia sedang mengalami perlambatan. 

Dengan demikian, Art Jakarta, berhasil mempertahankan posisinya sebagai pekan seni dengan fokus kuat pada Asia Tenggara. Art Jakarta berhasil menyediakan platform penting bagi seniman, profesional seni rupa, dan pemangku kepentingan lainnya dari dunia seni.

“Edisi tahun ini mempertunjukkan karya-karya bagus, penjualan yang konkret, energi yang murni, dan eksekusi kelas dunia. Saya bangga menyaksikan baik kolektor, kurator, maupun galeries dalam dan luar negeri tidak hanya mengalami seni rupa tapi juga semangat Indonesia.,” ungkap Winda Malika Siregar salah satu Kolektor Seni.

Menurutnya, Art Jakarta, telah menjadi perhatian dunia sehingga pandangan internasional terhadap seni rupa sudah mengarah ke Indonesia. Tak heran jika sudah banyak galeri lokal yang tumbuh bagus dengan suara kuratorial lebih tajam dan lebih kuat terhadap para seniman.

Sorotan Utama Publik

Karya-karya Eddie Hara di Julius Baer VIP Lounge menjadi salah satu sorotan utama publik di Art Jakarta 2025. Eddie menampilkan “CALL 911. DESTROY BAD ART” yang kritis sekaligus jenaka, dengan program interaktif yang diminati 600-an pengunjung VIP selama tiga hari. Pameran tunggal yang langka ini menjadi ajang interaksi langsung antara publik seni rupa Asia Tenggara dan Eddie Hara, yang telah lama tinggal di Swiss. 

BACA JUGA:  ArtMoments Jakarta Targetkan 23.000 Pengunjung dan Rp60 Miliar Transaksi

Sorotan lainnya di Art Jakarta ditampilkan oleh Treasury melalui presentasi karya Azizi Al Majid dan Nuri Fatimah berjudul “Reserve of Care”. Karya mereka menjadi pengingat akan peninggalan bagi generasi mendatang, yang mengena bagi keluarga-keluarga di antara pengunjung. 

Booth Bibit juga menjadi perhatian pengunjung dengan karya dari Agus Suwage bertajuk “Potret Diri dan Panggung Sandiwara”. Di sini, Bibit juga menciptakan semarak melalui program interaktif bertajuk “Portrait of Possibilities”. Pengunjung diundang untuk mengambil inspirasi dari 60 potret Agus Suwage demi menggambar proyeksi masa depan mereka sendiri.

Karya Agus Suwage bertajuk “Potret Diri dan Panggung Sandiwara” (foto: Erwin Gumilar)

Kemudian, BCA menghadirkan “Petualangan Si Jabrik di Dunia myBCA” dalam kolaborasi dengan seniman Muklay. BCA juga memberikan banyak promo kepada para pengunjung dan berhasil menjadi institusi perbankan andal yang menghargai pelanggannya.

Hal lainnya yang mencuri perhatian pengunjung adalah dengan hadirnya program AJX yang menampilkan Korea Focus dan MTN Seni Budaya. Korean Focus dihadirkan secara khusus oleh Korean Ministry of Culture, Sport, and Tourism dan Korea Arts Management Service, Korea Focus dengan menampilkan karya dari galeri muda.

BACA JUGA:  Accor Live Limitless Hadirkan Panggung di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2023 

Terdapat 12 galeri muda yang memperkenalkan generasi baru seniman Korea yang juga menjanjikan. Program ini menjadi ajang pertukaran langsung antara ekosistem seni yang dinamis baik di Indonesia maupun Korea. 

Sedangkan, MTN Seni Budaya, menghadirkan enam seniman Indonesia dengan rangkaian karya bertajuk “Arus Baru”. Seniman yang terlibat adalah Dzikra Afifah, Iwan Yusuf, Mariam Sofrina, Natasha Tontey, Syaiful Garibaldi, dan Uji Handoko. 

MTN Seni Budaya dihadirkan oleh Kementerian Kebudayaan RI dengan tujuan untuk menghubungkan langsung seniman-seniman tersebut dengan pemangku kepentingan seni rupa lebih luas. Misalnya saja kepada galeri-galeri dari Korea Selatan dan Hong Kong. 

Memiliki booth merah terang, Art Jakarta Papers, berhasil menjadi pusat perhatian lainnya selama pameran berlangsung. Art Jakarta Papers disajikan sebagai sneak peek untuk pekan seni rupa yang akan datang berbasis karya dari kertas. 

Art Jakarta Papers memajang karya beberapa seniman menarik yang dikenal atas dedikasi mereka dalam penjelajahan medium dari kertas. Beberapa karya kolektif dihadirkan dalam pameran ini seperti printmaking Krack!, Devfto Printmaking Institute, EDISII, Irfan Hendrian, dan The Leonardi. 

Edisi perdana Art Jakarta Papers akan diselenggarakan pada 6-8 Februari 2026 mendatang. Nantikan informasi terbaru lainnya tentang Art Jakarta Papers melalui akun sosial media mereka. 

Petualangan Satwa Lintas Benua di Batu Secret Zoo

Batu, Venuemagza.com -- Kawasan Jatim Park 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, menjadi rumah...

Jatim Park Group Tambah Dua Hotel Anyar di Kota Batu

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group resmi meluncurkan dua hotel baru sekaligus, yaitu 1979...

Art Jakarta 2026 Hadirkan Instalasi Seni dari Limbah Kabel hingga Batik Iwan Tirta

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4...

Jatim Park Group Bangun Kompleks Sport Center dan MICE Berkapasitas 4.000 Orang

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group siap memperluas imperium bisnis pariwisatanya dengan membangun sebuah...

Art Jakarta 2026 Hadirkan Instalasi Seni dari Limbah Kabel hingga Batik Iwan Tirta

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4...

Art Jakarta 2026 Siap Digelar, Boyong 75 Galeri Internasional Mencakup 19 Galeri Baru

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, akan kembali digelar pada...

FLOII Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Global untuk Majukan Industri Florikultura Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions resmi membuka Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo untuk...