BerandaEventBatik Jadi Tren Mode dan Gaya Hidup

Batik Jadi Tren Mode dan Gaya Hidup

Published on

spot_img

Batik tak hanya cocok dikenakan untuk acara resmi, tapi juga dapat menjadi gaya berpakaian yang kasual. Untuk memperkenalkan batik sebagai gaya fashion terkini, Debindo Mitra Tama menyelenggarakan Batik Fashion 2016 pada 23-27 November 2016 di Grand City Surabaya.

Boediono, Direktur PT Debindo Mitra Tama, mengatakan, acara ini diikuti 175 peserta yang merupakan perajin batik dari luar Jawa Timur, di antaranya dari Solo, Madura, Kediri, Yogyakarta, Lasem, Cirebon, Bandung, Pekalongan, dan Jakarta. Boediono menargetkan acara ini dikunjungi sekitar 25.000 orang.

BACA JUGA:  KAI Expo 2018 Siapkan 239.240 Tiket Promo

Putu Sulistiani Prabowo, Ketua APBJ (Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur), mengatakan, melalui Batik Fashion 2016 ini juga dapat terlihat kesempatan untuk pengembangan ekonomi kreatif. Event ini juga menunjukkan keterampilan dari anak asuh YPAC (Yayasan Penyandang Anak Cacat) Indonesia bekerja sama dengan Rotarry Club dan Dinas sosial Pemkot Surabaya.

“Pameran tahun ini cukup berbeda, yakni dari ketersediaan space dengan sistem sharing profit 80:20 bagi yang belum mampu menyewa stan. Dengan demikian, para pelaku UKM batik tetap bisa melakukan transaksi produk dengan harga murah dan berkualitas,” ujar Putu.

BACA JUGA:  Cosmobeauté Indonesia 2026 Segera Digelar, Hadirkan Kelas Kecantikan Bagi Disabilitas hingga AI

Denny Djoewardi, Ketua APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) Jawa Timur, mengatakan, aplikasi kain batik juga merupakan tren mode busana yang sekaligus menjadikannya gaya hidup di kalangan masyarakat.

“Tahun ini ada empat sub tema yang digemari masyarakat, yakni warna, gaya, detail busana, serta corak motif yang menonjolkan ciri khas daerah masing-masing. Dari tahun ke tahun tren mode juga mengalami perubahan, salah satunya warna monokrom dan warna indigo kain batik,” ujar Denny.

BACA JUGA:  Floortech Indonesia Pamerkan Peluang di Industri Lantai dan Permukaan

APPMI mengklaim Jawa Timur memiliki motif dan corak yang khas, antara lain batik pesisir dengan corak pantai, nuansa laut, burung, dan alam; Sawunggaling dengan corak tanaman bakau dan ayam berkisar; dan Banyuwangi dengan motif gajah oling.

“Ke depan, rencana kami dari asosiasi mencanangkan patron batik bisa lebih menyerap pangsa pasar lebih jelas dan luas. Artinya, APPMI segera kerja sama dengan 20 daerah untuk pembinaan dari sisi tren mode, motif, warna, dan desain,” ujar Denny.

Penulis: Jefri Yulianto

Petualangan Satwa Lintas Benua di Batu Secret Zoo

Batu, Venuemagza.com -- Kawasan Jatim Park 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, menjadi rumah...

Jatim Park Group Tambah Dua Hotel Anyar di Kota Batu

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group resmi meluncurkan dua hotel baru sekaligus, yaitu 1979...

Art Jakarta 2026 Hadirkan Instalasi Seni dari Limbah Kabel hingga Batik Iwan Tirta

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4...

Jatim Park Group Bangun Kompleks Sport Center dan MICE Berkapasitas 4.000 Orang

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group siap memperluas imperium bisnis pariwisatanya dengan membangun sebuah...

Petualangan Satwa Lintas Benua di Batu Secret Zoo

Batu, Venuemagza.com -- Kawasan Jatim Park 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, menjadi rumah...

Jatim Park Group Tambah Dua Hotel Anyar di Kota Batu

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group resmi meluncurkan dua hotel baru sekaligus, yaitu 1979...

Art Jakarta 2026 Hadirkan Instalasi Seni dari Limbah Kabel hingga Batik Iwan Tirta

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4...