BerandaEventBertualang di Festival Pesona Tanjung Lesung 2017

Bertualang di Festival Pesona Tanjung Lesung 2017

Published on

spot_img
spot_img

Bupati Pandeglang meluncurkan Festival Pesona Tanjung Lesung (FPTL) 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata. Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 yang mengangkat tema “Sport & Adventure” akan diselenggarakan pada 22 sampai 24 September 2017 di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 merupakan festival budaya yang dipadukan dengan wisata olahraga (sport tourism), yang diharapkan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi Banten. “Akses ke Tanjung Lesung makin baik dengan keberadaan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 kilometer yang mulai beroperasi pada 2018. Selain itu, akan dibangun pula jalan kereta api Rangkasbitung-Labuan yang akan mulai beroperasi pada 2020,” imbuh Wahidin.

Menurut Wahidin, pembangunan infrastruktur tersebut mendorong pariwisata di wilayah Banten. Provinsi pemekaran Jawa Barat itu memiliki 127 air terjun dan 260 rawa atau danau yang berpotensi besar menjadi destinasi wisata. “Tidak salah Tanjung Lesung dijadikan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus),” paparnya.

BACA JUGA:  Empat Delegasi Indonesia Hadir di BRICS+ Fashion Summit 2025, Bahas Potensi Fashion Unggulan Negaranya

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, wisata bahari merupakan destinasi wisata unggulan yang dimiliki oleh Provinsi Banten yang patut dikembangkan. “Dari hasil survei, Banten itu unggul dalam wisata bahari. Jadi, ketika bicara soal wisata bahari yang paling dekat itu adventure dan sport,” imbuh Arief.

Dari lima festival yang ada dalam rangkaian acara Festival Pesona Tanjung Lesung, empat di antaranya sport dan adventure serta satu festival budaya. “Saya berharap festival ini bisa mengangkat wisata bahari di Tanjung Lesung,” papar Arief.

Arief menambahkan, apabila wisata bahari maju, akan bertambah pembangunan pelabuhan kepariwisataan baik untuk cruise maupun yacht. “Untuk wisata bahari saya tekankan, perlu suatu atraksi  yang sudah populer seperti triathlon, salah satu bagian dari sport tourism. Jadi, kami ingin memulai sesuatu yang sudah populer,” kata Arief.

Arief mengatakan, penyelenggaraan kegiatan festival ini menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan KEK Tanjung Lesung yang belakangan ini semakin menarik para investor. “Untuk investasi kenapa begitu sulit, tentu izinnya sangat berbelit-belit. Jangan membuat investor takut, berikan kemudahan apa harus diberikan investor,” kata Arief.

BACA JUGA:  Korea Travel Fair Akan Digelar Untuk Pertama Kalinya di Indonesia

Untuk akses, Arief mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk mendukung KEK Tanjung Lesung menjadi prioritas karena memudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi wisata. “Jalur darat sudah oke dengan adanya pembangunan jalan tol. Dengan demikian perjalanan hanya sekitar 2 jam,” imbuh Arief.

Rully Lasahido, Managing Director PT Banten West Java selaku pengelola KEK Tanjung Lesung, mengatakan, pihaknya sebagai pengelola KEK berkomitmen kuat untuk menghadirkan kegiatan yang dapat meningkatkan jumlah kedatangan wisman maupun wisnus. Menurut Rully, khusus untuk tahun 2017 Tanjung Lesung akan menggagas “Dive Centre” yang akan menjadi ikon baru aktivitas wisata di Tanjung Lesung.

“Meskipun baru pertama kali diadakan, festival ini akan memberikan kontribusi baik untuk kemajuan pariwisata di Banten dan sekitarnya. Mudah-mudahan acara ini akan menjadi agenda nasional tahunan,” kata Rully.

BACA JUGA:  IPA Convex Bantu Pemerintah Menjawab Tantangan Energi dan Perubahan Iklim

Kegiatan Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 dimeriahkan dengan Lomba Kolecer dan Bebegig atau orang-orangan sawah untuk mengusir hama sawah seperti burung hantu atau tikus pada 22-24 September 2017. Selain itu, ada Rhino XTriathlon pada 24 September 2017 dan lomba MTB XC Marathon (Mountain Bike Cross Country). Lalu, Sunset Trail Run pada 23 September 2017.

Rhino XTriathlon akan menempuh rute dengan panjang lintasan renang 500 meter dan 1.000 meter, ditambah rute sepeda 10 kilometer untuk satu putaran, dan rute lari 5 kilometer untuk satu putaran. Perhelatan Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 yang diselenggarakan untuk pertama kalinya ini diikuti 300 peserta, di antaranya 10 peserta dari luar negeri.

Pada tahun 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Banten sebanyak 1.079.888 orang. Pada Januari-Juli 2017 sebanyak 399.551 wisatawan atau naik signifikan dibanding periode Januari-Juli 2016 sebanyak 385.214 wisatawan.

spot_img

Meeting Unik di Hadapan Buddha

Jakarta, Venuemagz.com -- Di tengah tren penyelenggaraan meeting yang semakin mengutamakan pengalaman, House of...

Novotel Singapore Robertson Quay Hadirkan Fasilitas untuk Tamu Bisnis dan Wisata

Singapura, Venuemagz.com – Novotel dengan bangga mengumumkan pembukaan Novotel Singapore Robertson Quay, hotel modern...

Halal Indo 2026 Bangun Masa Depan Ekosistem Halal Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Gaya hidup halal kini telah bertransformasi menjadi sebuah ekosistem ekonomi serta...

Libur Agustusan di Dago, Menikmati Bandung dari Ketinggian yang Tenang

Bandung, Venuemagz.com - Ketika musim libur Hari Kemerdekaan tiba, Bandung hampir selalu masuk dalam...