PT Delapan Angan Cipta (DAC Events) bersama Dea Textile, produsen sekaligus distributor tekstil di Indonesia akan menyelenggarakan Pesta Muslim Jakarta untuk pertama kalinya. Acara yang dirancang dengan konsep B2C (Business to Customer) ini akan diselenggarakan pada 7 hingga 9 Maret 2025 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan.
Pesta Muslim Jakarta menghadirkan pengalaman belanja dan fashion show ala Pasar Tanah Abang dalam suasana premium di Jakarta. Pemeran fesyen muslim ini akan menghadirkan tren modest fashion terbaru, inspirasi gaya hidup muslim, serta beragam produk makanan halal menjelang Lebaran.
“Konsepnya sangat menarik dan unik dari segi bisnis karena kami akan memindahkan para pedagang di Tanah Abang ke JICC selama tiga hari penuh. Mungkin selama ini teman-teman di Tanah Abang belum pernah ikut pameran nasional, makanya, kami akan bawa ke acara ini. Ini kita lakukan agar semua pedagang di sana growth up,” jelas Adwil Yusuf, CEO Dea Textile, dalam peluncuran Pesta Muslim Jakarta di Jakarta.
Mengusung konsep One Stop Solution Market, Pesta Muslim Jakarta 2025 mengajak pengunjung menikmati kemeriahan belanja khas pasar Tanah Abang dalam format yang lebih eksklusif. Dengan tema #PopUpTenaAbang dan #LebaranGlowUpChallenge diharapkan acara perdananya ini dapat berjalan dengan baik dan berlangsung meriah.
#PopUpTenaAbang menghadirkan atmosfer pusat belanja tekstil dan fashion terbesar di Indonesia ke venue yang lebih nyaman dan potensi market yang baru. Sementara #LebaranGlowUpChallenge mengajak pengunjung menemukan tampilan terbaik mereka melalui modest fashion brand terkini, workshop interaktif, dan sesi berbagi bersama fashion enthusiast.
“Kami ingin menjadikan Pesta Muslim Jakarta sebagai pusat inspirasi bagi muslim modern, tempat di mana fashion, bisnis, dan komunitas bertemu. Dengan menghadirkan tenant dari Pasar Tanah Abang, kami berharap event ini menjadi titik loncatan bagi brand lokal menuju pasar internasional,” ujarnya lagi.
Penyelenggaraan Pesta Muslim Jakarta juga bagian dari National Halal Fair yang digagas oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dengan mempertemukan 150 booth dari berbagai kategori bisnis dan industri. Sebanyak 60 persen booth diisi fashion dan sisanya mencakup kuliner, wedding, beauty & care, tour & travel, hingga multiproduk di berbagai daerah khususnya yang sudah mempunyai Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).
“Melalui Pesta Muslim Jakarta, kami ingin mendorong pertumbuhan pelaku bisnis terutama di bidang fashion muslim, agar semakin berkembang dan menjangkau pasar lebih luas,” ujar Sutan Emir Hidayat, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah-KNEKS.
Sebagai event perdana, diharapkan Pesta Muslim Jakarta dapat digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan. Tak hanya di Jakarta saja, acara ini juga diharapkan dapat berkembang ke berbagai daerah lainnya di Indonesia. “Ini suatu hal yang baik untuk dimulai dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan harapan dapat digelar setiap tahun dan semakin besar sehingga dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia,” ucapnya lagi.





