Tangerang, Venuemagz.com – PT Okta Sejahtera Insani kembali menyelenggarakan Indonesia International Hospital Expo untuk ke-38 kalinya. Pameran alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit ini digelar pada tanggal 7–10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
Direktur Operasional PT. Okta Sejahtera Insani, Tony S. Natakarman, menjelaskan bahwa Hospital Expo 2026 menempati area seluas 36.910 meter persegi dengan total 960 booth di dalamnya. Pameran ini menghadirkan 625 perusahaan dan institusi yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
Peserta didominasi oleh perusahaan asal Indonesia yang berjumlah 66 persen dari total keseluruhan. Sementara itu, peserta internasional berasal dari negara India, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, Taiwan, Thailand, Singapura, dan Tiongkok.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1978, Indonesia International Hospital Expo memiliki tujuan yang masih relevan hingga saat ini. Terdapat tiga tujuan utama dalam pameran ini salah satunya sebagai titik temu antara produsen dan konsumen di bidang alat kesehatan serta rumah sakit.
“Dapat menjadi jembatan yang mempertemukan langsung para produsen distributor alat kesehatan dari dalam dan luar negeri dengan para pengguna yaitu rumah sakit, klinik, hingga tenaga kesehatan. Mereka diharapkan dapat menjalin dialog transaksi dan kemitraan yang saling menguntungkan,” jelas Tony dalam Pembukaan Indonesia International Hospital Expo di ICE BSD pada 7 Oktober 2026.

Tujuan selanjutnya adalah memberikan informasi terkait perkembangan alat kesehatan dan inovasi yang tengah berkembang saat ini. Beberapa inovasi yang ditampilkan menunjukkan pemanfaatan AI dalam praktik pelayanan kesehatan di berbagai negara dunia,
Misalnya saja Dental Chair with AI yang dapat dioperasikan melalui perintah suara. Lalu AI-Based Cardiovascular Risk Assessment yang menganalisis foto retina untuk membantu mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular secara non invasif serta Robotic Assisted Arthroplasty System yang membantu dokter ortopedi melakukan operasi penggantian sendi lutut dengan presisi tinggi.
“Di sini para pengunjung dapat melihat, mencoba, dan mempelajari langsung teknologi terbaru di dunia kesehatan. Mulai dari penggunaan AI, diagnostik, terapeutik, hingga digital health,” kata Tony lagi.
Lebih dari sekadar kecanggihan teknologi, pemanfaatan AI berpotensi memberikan manfaat nyata bagi pelayanan kesehatan. AI dapat membantu tenaga kesehatan mengolah data dalam jumlah besar, mengenali pola dan risiko lebih dini, pendukung keputusan klinis, serta mengurangi beban pekerjaan administratif.
Dengan begitu, tenaga kesehatan dapat lebih fokus pada pasien, sedangkan rumah sakit memiliki peluang meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.

“Kami hadir sebagai titik temu antara kebutuhan rumah sakit dan perkembangan teknologi kesehatan. Tahun ini, kami melihat semakin kuatnya perkembangan AI, robotik, digital health dan berbagai teknologi yang berpotensi mendukung kualitas pelayanan sekaligus efisiensi rumah sakit,” ungkap Yudha Imam Sutedja selaku Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani.
Terakhir, pameran ini bertujuan sebagai stimulator dan akselerator untuk perkembangan alat kesehatan di Indonesia. Oleh sebabnya, pihak penyelenggara berharap pameran ini dapat menjadi pemicu lahirnya investasi di bidang kesehatan dan rumah sakit Indonesia.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah
“Dapat juga meningkatkan kualitas produksi lokal dan pada akhirnya meningkatkan kemandirian serta ketahanan sistem kesehatan nasional,” tambah Tony.
Selain pameran, Hospital Expo 2026 juga menghadirkan ragam kegiatan mulai dari seminar hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang mendalam kepada para pengunjung terkait industri kesehatan dan rumah sakit di dunia.
Pemeriksaan gratis yang dapat dinikmati pengunjung berkaitan dengan gula darah, tekanan darah, lemak tubuh, golongan darah, osteoporosis, kolesterol, asam urat, liver scan, USG, ECG, HbA1c, komposisi tubuh, dan indeks massa tubuh (IMT). Selain itu, tersedia juga kegiatan donor darah bersama PMI Provinsi Banten.
Dengan banyaknya kegiatan yang dihadirkan selama pameran, Hospital Expo 2026 ditargetkan dapat menghadirkan lebih dari 15.000 pengunjung setiap harinya. Pengunjung diharapkan datang dari kalangan praktisi, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, penyedia digital health, industri alat kesehatan, hingga masyarakat umum.
Bagi yang tertarik berkunjung ke Indonesia International Hospital Expo 2026 dapat membeli tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang setiap harinya. Pameran dan berbagai aktivitas lainnya dapat dilihat di Hall 5 hingga 10 ICE BSD Tangerang.




