BerandaEventKemendag Tunda Seleksi Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020

Kemendag Tunda Seleksi Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Perdagangan menunda seleksi penerima penghargaan Primaniyarta 2020 yang diberikan kepada eksportir berprestasi dan Primaduta 2020 yang diberikan kepada buyer dari luar negeri ditunda. Penundaan tersebut terkait dengan penundaan gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2020 di mana penyerahan kedua penghargaan tersebut termasuk dalam rangkaian acara TEI.

“Kemendag menunda kegiatan penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020. Saat ini kami fokus pada pencegahan penyebaran, percepatan penanganan, dan pemulihan dampak COVID-19. Hal itu juga mengingat para pelaku usaha baik di dalam dan luar negeri turut terdampak wabah ini,” ujar Kasan, Plt. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional.

BACA JUGA:  Trade Expo Indonesia 2024 Resmi Dibuka Presiden Jokowi

Ada empat kategori penghargaan Primaniyarta, yaitu eksportir berkinerja, eksportir pembangun merek global, eksportir potensi unggulan, dan eksportir pelopor pasar baru. Sementara penghargaan Primaduta diberikan kepada buyer dari luar negeri yang terbagi dalam lima kategori, yaitu pasar utama-produk manufaktur, pasar nontradisional-produk manufaktur, pasar utama-produk usaha kecil dan menengah (UKM), pasar nontradisional-produk UKM, dan pasar prospektif.

BACA JUGA:  Trade Expo Indonesia 2023 Incar Pasar Negara Non-Tradisional

“Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah untuk mengapresiasi para eksportir berprestasi dan buyer luar negeri yang loyal membeli produk Indonesia,” jelas Kasan.

Untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan penghargaan Primaniyarta dan Primaduta dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi yang dilanjutkan dengan penjurian. Setiap tahap seleksi melibatkan tim evaluasi dan tim juri yang berasal dari praktisi, pakar, akademisi, perwakilan media, dan instansi terkait, antara lain Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa serta Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Beacukai Kementerian Keuangan, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Otoritas Jasa Keuangan, serta lembaga lainnya.

BACA JUGA:  Bromo Marathon 2025: Uji Adrenalin di Ketinggian 1.840 Meter

Pada tahun 2019 penghargaan Primaniyarta diberikan kepada 26 eksportir berprestasi dan penghargaan Primaduta diberikan kepada 45 buyer dari luar negeri.

spot_img

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Trade Expo Indonesia 2025 Catatkan Transaksi Rp 376,20 Triliun

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com -Perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) tahun ini resmi ditutup oleh Menteri...

Wonderful Pariwisata Indonesia Hadir di TEI 2025

Tangerang, Venuemagz.com - Trade Expo Indonesia (TEI) tengah digelar untuk ke-40 kalinya. Pameran dagang...

TEI Hadirkan Ragam Program, Berikan Penghargaan Primaniyarta untuk Eksportir Terbaik

Tangerang, Venuemagz.com - Trade Expo Indonesia (TEI) kembali hadir untuk ke-40 kalinya pada tanggal...