BerandaEventSeluruh Pameran Dagang Ditunda Hingga Masa Tanggap Darurat Berakhir

Seluruh Pameran Dagang Ditunda Hingga Masa Tanggap Darurat Berakhir

Published on

spot_img

Pada 13 April 2020, Kementerian Perdagangan mengeluarkan Surat Edaran No. 005 Tahun 2020 tentang Penundaan Pameran Dagang Dalam Negeri Pada Masa Tanggap Darurat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Surat Edaran yang ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto tersebut meminta kepada kepala dinas yang membidangi perdagangan di wilayah provinsi, kabupaten/kota, Ketua Umum Asperapi, dan seluruh pelaku usaha yang membidangi pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran yang menyelenggarakan pameran dagang untuk menunda seluruh penyelenggaraan pameran dagang sampai dengan masa tanggap darurat wabah COVID-19 berakhir, yakni pada tanggal 29 Mei 2020.

BACA JUGA:  Trade Expo Indonesia 2025 Catatkan Transaksi Rp 376,20 Triliun

Penundaan tersebut dilatarbelakangi oleh pernyataan WHO (World Health Organization) tentang penyebaran COVID-19 sebagai pandemik global yang penyebarannya di Indonesia semakin meningkat dan meluas.

Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi), menanggapi terbitnya surat edaran tersebut dengan optimistis.

“Sebagai pelaku bisnis kami tentunya harus optimistis, tetapi kita juga harus siap melihat realitanya. Kalau Menteri Perdagangan sudah memberikan sinyal, artinya berdasarkan data,” ujar Andreas.

BACA JUGA:  Bali Blues Festival Digelar Lebih Lama

Kegiatan pameran di Indonesia berhenti setelah adanya pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret 2020 tentang adanya pasien positif corona di Indonesia, diikuti dengan imbauan untuk melakukan physical distancing dan larangan mengadakan acara yang bersifat mengumpulkan massa.

Selanjutnya, untuk menekan angka penyebaran virus corona, pemerintah melakukan perpanjangan masa tanggap darurat sampai dengan tanggal 29 Mei 2020. Hal itu mengakibatkan banyak event yang pelaksanaannya ditunda ke semester dua 2020, bahkan ada juga yang membatalkannya.

BACA JUGA:  Tips Mengelola Stan Pameran Dagang

Menurut Andeas, jika surat edaran tersebut sesuai dengan perkembangan yang terjadi, kemungkinan besar event yang dapat segera dilaksanakan adalah event selain pameran. Karena untuk menyelenggarakan pameran banyak pihak yang harus terlibat, serta membutuhkan persiapan yang panjang.

“Perhitungan saya event pameran tidak mungkin bisa dilaksanakan pada bulan Juni. Untuk bulan Juli masih 50:50, bulan Agustus juga masih agak berat, tetapi kalau untuk September saya yakin bisa dilaksanakan,” jelas Andreas.

spot_img
spot_img

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Saat BTS Datang, Busan Tak Hanya Menjual Konser

Jakarta, Venuemagz.com - Kehadiran BTS di sebuah kota hampir selalu menghadirkan efek berantai. Hotel...

Trade Expo Indonesia 2025 Catatkan Transaksi Rp 376,20 Triliun

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com -Perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) tahun ini resmi ditutup oleh Menteri...

TEI ke-40 Siap Digelar, Hadirkan Ribuan Peserta dan Buyer dari 106 Negara

Tangerang, Venuemagz.com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) kembali menyelenggarakan Trade Expo Indonesia...

JMFW 2026 Resmi Diluncurkan, Hadirkan Pameran Dagang hingga 12 Parade Gelaran Busana

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) kembali menghadirkan ajang modest fashion Jakarta Muslim Fashion...