Shanghai Blue 1920 Adakan Bazar Seni dan Angkringan

Monday, 19 August 19 Bonita Ningsih
Shanghai Blue 1920

Restoran bergaya China dan Betawi, Shanghai Blue 1920, mengadakan bazar seni dan angkringan di halaman restorannya pada 16 Agustus 2019. Bazar yang digelar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, ini sebagai salah satu cara untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-74.

Julie Nursanty, Restaurant Manager Shanghai Blue, mengungkapkan, bazar ini kali pertama dilakukan oleh Shanghai Blue 1920. Mengangkat tema “Indonesia Tempo Dulu”, bazar seni dan angkringan ini menampilkan segala sesuatu terkait Indonesia, mulai dari kain tradisional hingga makanan khas Indonesia.

“Kita ingin memperingati hari kemerdekaan dengan menonjolkan romansa dan sejarah Indonesia,” ujar Julie.

Hadirnya angkringan di bazar ini sebagai salah satu simbol Indonesia tempo dulu. Menurutnya, saat ini keberadaan angkringan di Jakarta sudah sangat jarang sehingga pihaknya ingin menghidupkan kembali di bazar ini.

“Di dalam angkringannya banyak sekali kue tradisional yang disajikan, seperti kue mangkok, lemper, kue talam, lapis jongkong, bakwan udang, risol, dan banyak lainnya,” ujarnya.

Sedangkan bazar seni diisi oleh berbagai macam jenis fashion, aksesori, handicraft, tas, bantal, dan lainnya. Uniknya, bazar seni ini menghadirkan vendor yang menjual berbagai macam barang yang didaur ulang, seperti dari sampah plastik dan sedotan. Untuk bazar seni diisi oleh 22 vendor, sedangkan angkringan berasal dari pihak Shanghai Blue 1920.

“Kue-kue tradisionalnya itu yang bikin dari pihak kami sendiri. Ini secara khusus disediakan saat bazar ini, biasanya kami tidak menyediakan kue-kue ini di resto,” katanya lagi.

Bazar seni dan angkringan ini hadir pada pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Julie berharap, ke depannya Shanghai Blue 1920 akan rutin mengadakan acara ini sebagai salah satu cara memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.