Airbnb Berikan Full Refund Bagi Calon Tamunya

Thursday, 02 April 20 Bonita Ningsih

Jaringan Airbnb akan menyediakan dana sebesar US$250 juta untuk membantu kerugian para pemilik penginapan yang bergabung di dalamnya. Dana tersebut dapat digunakan untuk menggantikan kehilangan uang dari pengembalian dana para tamu penginapan akibat pandemik virus corona atau COVID-19.

Pekan lalu, Airbnb membuat sebuah keputusan terbesar dengan mengembalikan uang secara penuh bagi tamu yang membatalkan pemesanannya akibat COVID-19. Oleh karenanya, saat ini Airbnb akan mengucurkan dana tersebut sebagai bentuk pesan damai bagi seluruh tuan rumah Airbnb yang terdampak dari pembatalan tersebut.

“Mohon dipahami keputusan ini bukan keputusan bisnis, tapi berdasarkan pada perlindungan kesehatan masyarakat,” kata Brian Chesky, salah satu pendiri Airbnb.

Seperti diketahui, keberadaan virus ini meresahkan masyarakat dunia sehingga banyak dari mereka yang membatalkan penginapannya di Airbnb. Tamu penginapan yang membatalkan pemesanan harus tetap tinggal di rumah untuk menghindari penyebaran virus COVID-19. Larangan keluar rumah juga sudah dianjurkan oleh pemerintah negara setempat agar warganya dapat selamat dari virus ini.

Kebijakan pengembalian uang secara penuh ini dilakukan pihak Airbnb untuk memprioritaskan keamanan dan kesehatan para tamunya. Meskipun sempat terjadi perdebatan dengan para mitra atau tuan rumah penginapan, pihak Airbnb tetap yakin bahwa keputusan ini merupakan yang paling benar dan terbaik.

Halaman : 12

Jaringan Airbnb akan menyediakan dana sebesar US$250 juta untuk membantu kerugian para pemilik penginapan yang bergabung di dalamnya. Dana tersebut dapat digunakan untuk menggantikan kehilangan uang dari pengembalian dana para tamu penginapan akibat pandemik virus corona atau COVID-19.

Pekan lalu, Airbnb membuat sebuah keputusan terbesar dengan mengembalikan uang secara penuh bagi tamu yang membatalkan pemesanannya akibat COVID-19. Oleh karenanya, saat ini Airbnb akan mengucurkan dana tersebut sebagai bentuk pesan damai bagi seluruh tuan rumah Airbnb yang terdampak dari pembatalan tersebut.

BACA JUGA:   Okupansi Hotel di Bali Kuartal Dua Kurang Dari 10 Persen

“Mohon dipahami keputusan ini bukan keputusan bisnis, tapi berdasarkan pada perlindungan kesehatan masyarakat,” kata Brian Chesky, salah satu pendiri Airbnb.

Seperti diketahui, keberadaan virus ini meresahkan masyarakat dunia sehingga banyak dari mereka yang membatalkan penginapannya di Airbnb. Tamu penginapan yang membatalkan pemesanan harus tetap tinggal di rumah untuk menghindari penyebaran virus COVID-19. Larangan keluar rumah juga sudah dianjurkan oleh pemerintah negara setempat agar warganya dapat selamat dari virus ini.

BACA JUGA:   Asosiasi Hotel Phuket Galang Dana untuk Beasiswa Perhotelan

Kebijakan pengembalian uang secara penuh ini dilakukan pihak Airbnb untuk memprioritaskan keamanan dan kesehatan para tamunya. Meskipun sempat terjadi perdebatan dengan para mitra atau tuan rumah penginapan, pihak Airbnb tetap yakin bahwa keputusan ini merupakan yang paling benar dan terbaik.