Bali, Venuemagz.com — IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud, yang dijadwalkan resmi dibuka pada akhir tahun ini sebagai debut yang sangat dinantikan dari merek hotel gaya hidup mewah Kimpton di Indonesia. Dirancang sebagai perpanjangan dari energi kreatif Bali, hotel ini akan menghadirkan pendekatan khas Kimpton yang mengutamakan keramahan personal, layanan intuitif, serta desain yang mendorong rasa ingin tahu dan koneksi antar-tamu.
Sebagai destinasi baru di jantung Ubud, Kimpton Suntaya Bali Ubud berlokasi di Jalan Bisma dan hanya beberapa menit berjalan kaki dari berbagai ikon Ubud, termasuk Pasar Seni Ubud serta kawasan bersejarah Puri Ubud dan Puri Saren Water Palace yang dirancang oleh maestro seni Bali, I Gusti Nyoman Lempad.
Fasilitas khas Kimpton yang akan tersedia antara lain program gratis “Forgot It, We’ve Got It!”, yang menyediakan berbagai kebutuhan perjalanan yang dipilih secara khusus; Kimpton Kickstart, yang menyajikan kopi, teh, dan pastry setiap hari; serta Kimpton Social, acara pertemuan sore hari yang dirancang untuk mendorong percakapan dan kebersamaan.
Austin Jones, General Manager Kimpton Suntaya Bali Ubud, membawa pengalaman yang luas dalam jaringan Kimpton serta pemahaman mendalam mengenai konsep perhotelan berbasis gaya hidup. Setelah terlibat dalam pengembangan hampir selusin properti Kimpton di berbagai lokasi, kini ia memimpin peluncuran perdana merek tersebut di Indonesia.
“Merupakan kehormatan bagi kami untuk memperkenalkan Kimpton di Indonesia, khususnya di tempat yang sekaya budaya dan sekreatif Ubud,” ujar Jones.
“Kimpton Suntaya dirancang agar terasa terbuka, penuh jiwa, dan terhubung, bukan hanya dengan lanskap sekitarnya, tetapi juga dengan masyarakat yang tinggal dan berkunjung ke sini. Kami ingin hotel ini menjadi tempat berkumpul yang dinamis, di mana tamu maupun warga lokal dapat menikmati Bali dengan cara yang terasa alami, personal, dan tanpa kesan dibuat-buat,” ujarnya.
Kimpton Suntaya Bali Ubud akan menghadirkan 101 akomodasi yang dirancang secara cermat, mulai dari kamar standar, suite luas dengan kolam renang pribadi, hingga vila eksklusif dengan kolam renang pribadi.
Konsep Kuliner Premium
Program kuliner hotel akan mencakup lima destinasi makan yang berbeda. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Imamura Ubud, pengalaman omakase eksklusif yang dipimpin oleh Chef Hirofumi Imamura, peraih bintang Michelin. Ia juga akan mengelola Shaku by Imamura, restoran bergaya izakaya Jepang yang menghadirkan pengalaman santap elegan namun tetap santai dan menyenangkan.
Wellness dan Gaya Hidup
Sebagai destinasi yang dikenal dengan berbagai program retret transformasional, Kimpton Suntaya Bali Ubud akan menghadirkan konsep gaya hidup dan kebugaran yang khas. Fasilitasnya mencakup studio kebugaran dua lantai dan area pemulihan khusus yang menawarkan pengalaman terapi gerak dan terapi kontras modern.
Sementara itu, Sakshi Spa mengadopsi tradisi penyembuhan Bali untuk menciptakan berbagai ritual yang dirancang guna memulihkan tubuh sekaligus memberikan perspektif baru bagi para tamu.
Makna Nama “Suntaya”
Nama “Suntaya” merepresentasikan lokasi sekaligus filosofi hotel. Nama tersebut terinspirasi dari bahasa Sanskerta, di mana Suniya berarti ketenangan dan Taya berarti vitalitas. Kombinasi keduanya mencerminkan ritme unik Ubud, tempat ketenangan dan kebersamaan hidup berdampingan secara seimbang.
Terletak di tepi Sungai Wos, hotel ini mengambil inspirasi dari kekuatan tenang air yang mengalir dan ritme alam yang konstan. Keseimbangan antara ketenangan dan energi tersebut membentuk pengalaman menginap di Kimpton Suntaya Bali Ubud, mulai dari arsitektur dan desain interior hingga cara tamu menikmati setiap ruang di dalamnya.
Hasilnya adalah sebuah hotel yang terasa membumi, mengalir alami, dan memiliki keterhubungan yang kuat dengan lingkungan sekitarnya.
Arsitektur Terinspirasi Tradisi Bali
Arsitektur Kimpton Suntaya Bali Ubud dirancang sebagai interpretasi kontemporer dari prosesi upacara adat Bali yang identik dengan gerakan, ritme, dan energi kolektif.
Dirancang oleh firma arsitektur Denton Corker Marshall, properti ini mengikuti kontur alami perbukitan dan lanskap sungai Ubud, menciptakan komposisi bertingkat yang terasa megah sekaligus intim. Fasade dan ritme struktur bangunannya secara halus merefleksikan semangat kebersamaan serta tradisi upacara yang menjadi bagian penting budaya Bali.
Perjalanan Merek Kimpton
Kimpton didirikan oleh Bill Kimpton di San Francisco pada tahun 1981 dan menjadi pelopor konsep hotel butik yang unik, berkarakter kuat, serta berorientasi pada desain di Amerika Serikat.
Merek hotel gaya hidup mewah ini memulai ekspansinya di Asia melalui pembukaan Kimpton Da An Taipei, kemudian berkembang pesat dengan sejumlah properti ternama seperti Kimpton Maa-Lai Bangkok dan Kimpton Kitalay Samui di Thailand, Kimpton Tsim Sha Tsui Hong Kong, serta Kimpton Naluria Kuala Lumpur.
Tahun ini, portofolio Kimpton juga akan bertambah dengan pembukaan sejumlah hotel baru, termasuk Kimpton Mayfair Adelaide, Kimpton Era Midtown New York, Kimpton De Post Rotterdam, dan Kimpton Shanghai 9 Tree Art Center.








