BerandaNewsFestival Sriwijaya Ke-23: Pesta Budaya Rakyat Sumsel

Festival Sriwijaya Ke-23: Pesta Budaya Rakyat Sumsel

Published on

spot_img

Daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global terus meningkat, salah satu indikatornya adalah penilaian World Economy Forum dari semula berada di peringkat 70 menjadi peringkat 50 dunia, yakni dari segi pengembangan potensi alam dan budaya masyarakat. Upaya peningkatan tersebut terus diupayakan, salah satunya dengan mendukung penyelenggaraan event budaya seperti Festival Sriwijaya yang memasuki tahun ke-23. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata di daerah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik diselenggarakannya Festival Sriwijaya ke-23 oleh Pemprov Sumatera Selatan yang akan berlangsung di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya Karang Anyar, Palembang, pada 11-14 Juni 2015.

BACA JUGA:  Produk Indonesia Terjual US$2 Juta di Internationale Möbelmesse 2020

“Melalui penyelenggaraan Festival Sriwijaya ini kita mengharapkan agar masyarakat Sumsel terus memperbaiki kelemahan pariwisata, terutama di bidang infrastruktur ICT dan infrastruktur pariwisata maupun kesehatan dan higienitas lingkungan,” kata Arief Yahya.

Festival Sriwijaya ke-23 kali ini akan menampilkan budaya khas Sumsel sebagai provinsi yang memiliki ragam budaya, mulai dari tarian, seni, pakaian, kuliner, hingga masyarakatnya lewat pawai budaya. Semua acara itu melibatkan partisipasi seniman dan budayawan serta masyarakat Sumsel.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, dalam Festival Sriwijaya ke-23 tahun 2015 ini Pemprov Sumsel menyiapkan ragam kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya, yakni kali ini banyak melibatkan para seniman dan budayawan. “Kita mementaskan Dul Muluk, teater tradisional khas Sumsel yang menampilkan pantun, syair, dan nyanyian di dalam ceritanya. Juga seni musik tradisional Batang Hari Sembilan oleh 60 pemusik dan musisi bernada pentatonic berlirik pantun serta nasihat,” ujar Alex.

BACA JUGA:  Epson Ciptakan Lighting Projector Terbaru Untuk Pameran

Festival Sriwijaya ke-25 tahun 2015 ini juga menyediakan ruang bagi pemusik jalanan, baik yang tradisional hingga kontemporer, untuk menampilkan hasil karya mereka. Sedikitnya 20 grup pemusik jalanan akan memeriahkan acara yang mereka sebut sebagai tempat ekspresi dan kreativitas.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, mengatakan, dalam festival kali ini juga ditampilkan kesenian Kuda Lumping yang melibatkan 64 paguyuban Kuda Lumping se-Sumsel. Kesenian Tanah Jawa yang juga dimainkan oleh masyarakat pribumi di Sumsel itu menjadi yang pertama kali tampil pada festival serupa di Indonesia.

BACA JUGA:  Thailand Mengharapkan Lonjakan Turis dari Rusia

“Ada juga pertunjukan dan workshop wayang kulit Palembang. Kesenian ini berbeda dengan wayang kulit Purwo yang biasa dimainkan di Pulau Jawa karena dimainkan dengan bahasa Palembang Kuno, dan tokoh raja-raja pewayangan yang tampil dari sisi kiri,” ujar Irene. Keterlibatan wayang kulit Palembang di Festival Sriwijaya ke-23 merupakan bagian dari pelestarian Warisan Budaya Tak Benda yang sudah tercatat di UNESCO sejak tahun 2003.

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...