BerandaNewsProduk Indonesia Terjual US$2 Juta di Internationale Möbelmesse 2020

Produk Indonesia Terjual US$2 Juta di Internationale Möbelmesse 2020

Published on

spot_img

Partisipasi Indonesia dalam ajang Internationale Möbelmesse (IMM) 2020 memperoleh hasil yang menggembirakan dengan mencatatkan potensi transaksi lebih dari US$2 juta.

IMM merupakan pameran tahunan khusus untuk pelaku usaha di bidang furnitur dan perabotan, arsitek, serta desain interior terbesar di dunia. Menempati area seluas 246.500 meter persegi, acara ini berlangsung di Koln, Jerman, pada 13 – 19 Januari 2020.

Pada pameran yang diikuti 1.160 peserta dari berbagai negara ini, sebanyak 149.500 pengunjung dan buyer dari berbagai negara hadir dalam pameran ini. Mereka adalah perwakilan perusahaan, distributor/pedagang besar, importir, serta pengecer dari Eropa, Amerika, dan kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA:  50 Juta Turis Cina Kunjungi Asia Pasifik

Pada IMM 2020, paviliun Indonesia menempati Hall 5.1. Pendirian paviliun ini merupakan inisiasi dari Indonesia Furniture & Craft Promotion Forum (IFPF) dan ITPC Hamburg, Jerman. Paviliun Indonesia diikuti delapan perusahaan yakni Aryasena, Ayana Interior & Furniture, CV Nuansa Kayu Bekas, CV Yudhistira, CV Xhaka Art, Permata Furni, PT Indoexim International, serta PT Laka Indonesia Design.
Risnawaty, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg, mengatakan, “Setelah absen di tahun sebelumnya, Indonesia kembali berpartisipasi pada pameran IMM 2020. Diharapkan keikutsertaan pada pameran ini dapat memperkenalkan keunikan produk kerajinan dan furnitur Indonesia.”

BACA JUGA:  Dyandra Media International Meraih Dua Penghargaan Bergengsi

Menurut Risnawaty, pengunjung paviliun Indonesia tertarik dengan desain produk furnitur Indonesia. Pada hari kedua dilakukan kegiatan networking dengan buyers yang mengundang para importir dari Jerman dan Uni Eropa. Pada kegiatan ini buyers juga dimanjakan dengan masakan khas Indonesia.

Dody Edward, Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, mengungkapkan, Eropa masih merupakan pasar tujuan utama bagi ekspor produk furnitur Indonesia, baik perusahaan kecil maupun menengah karena tingginya minat masyarakat Eropa terhadap produk furnitur asal Indonesia.

BACA JUGA:  Status Bencana Dicabut, Kunjungan Turis Dikebut

“Hal ini menyebabkan banyak perusahaan, baik distributor/pedagang besar maupun retail, di kawasan Eropa yang mencari peluang untuk melakukan hubungan bisnis dengan perusahaan Indonesia. Salah satu kelebihan produk Indonesia adalah desainnya yang unik, buatan tangan pengrajin, serta bahan baku yang tidak banyak tersedia di negara lain,” ujar Dody.

spot_img

Destinasi Wisata Urban Berkelanjutan Hadir di Paramount Petals 

Jakarta, Venuemagz.com - Peringatan Hari Bumi yang berlangsung pada 22 April lalu menjadi momentum...

Korea Hybrid Travel Fair Tawarkan Tiket PP Korea Hanya Rp2 Juta

Jakarta, Venuemagz.com - Korea Hybrid Travel Fair 2026 tengah digelar di Main Atrium, Gandaria...

Korea Hybrid Travel Fair 2026 Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Wisata Beyond Korea

Jakarta, Venuemagz.com -  Korea Hybrid Travel Fair 2026 resmi dibuka pada hari ini tanggal...

Memaksimalkan Konser Musik Global Sebagai Penggerak Pariwisata dan MICE

Jakarta, Venuemagz.com — Konser musik bukan sekadar pesta, melainkan mesin penggerak pariwisata dan MICE...

Destinasi Wisata Urban Berkelanjutan Hadir di Paramount Petals 

Jakarta, Venuemagz.com - Peringatan Hari Bumi yang berlangsung pada 22 April lalu menjadi momentum...

Korea Hybrid Travel Fair Tawarkan Tiket PP Korea Hanya Rp2 Juta

Jakarta, Venuemagz.com - Korea Hybrid Travel Fair 2026 tengah digelar di Main Atrium, Gandaria...

Korea Hybrid Travel Fair 2026 Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Wisata Beyond Korea

Jakarta, Venuemagz.com -  Korea Hybrid Travel Fair 2026 resmi dibuka pada hari ini tanggal...