Jakarta, Venuemagz.com — Sejak pembentukan Malaysia Convention & Exhibition Bureau (MyCEB) pada tahun 2009 oleh Kementerian Pelancongan Malaysia, jumlah kegiatan MICE internasional di Malaysia terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat, baik dari sisi jumlah acara, delegasi, maupun dampak ekonominya.
Wajar saja, sebab tujuan awal dari pembentukan Malaysia Convention & Exhibition Bureau adalah untuk memperkuat sektor MICE di Malaysia.
Pada 2022, MyCEB bersama mitra industri mencatat 152 business events, dengan 402.320 delegasi dan 92.000 di antaranya merupakan delegasi internasional, menghasilkan estimasi dampak ekonomi sebesar RM1,23 miliar.
Tahun berikutnya, Malaysia mencatat 248 business events dengan 180.703 delegasi internasional dan dampak ekonomi sekitar RM2,8 miliar.
Pada 2024, MyCEB memperkirakan lebih dari 270 acara diselenggarakan di Malaysia, naik sekitar 7 persen dibanding 2023, yang kala itu mencatat 253 acara MICE. MyCEB juga menyebut telah mengamankan 305 acara untuk periode 2023–2030, dengan proyeksi dampak ekonomi RM4,8 miliar dan sekitar 2,3 juta delegasi sejak lembaga itu berdiri.
Dalam siaran resminya, Malaysia Convention & Exhibition Bureau menegaskan bahwa sejak didirikan pertama kali, MyCEB telah mendukung penyelenggaraan 2.857 business events.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa Malaysia semakin kompetitif sebagai destinasi business events atau MICE di Asia. Malaysia Convention & Exhibition Bureau juga menekankan bahwa infrastruktur yang baik, lingkungan bisnis yang stabil, dan dukungan pemerintah menjadi faktor utama yang menjaga kepercayaan penyelenggara internasional.
Ditemui dalam acara ISCOMICE 2026, DR. Khairiah Binti Hj. Ismail, Programme Director and Senior Lecturer Bachelor of International Events Managements (BIEM), School of Hospitality, Tourism & Events Taylor’s University, Malaysia, mengatakan, keberadaan sebuah convention bureau sangat penting bagi suatu negara.
“Tidak hanya untuk business events, tapi juga untuk pariwisata secara keseluruhan. Statistik di Malaysia membuktikan hal tersebut,” ujar Khairiah.
Pasalnya, convention bureau akan memberikan dukungan berupa aktivitas pemasaran agar semakin banyak kegiatan MICE internasional diadakan di negara tersebut.
Sementara itu, bagaimana kabar Indonesia Convention Bureau (INACEB)?






