BerandaNewsArief Yahya Lantik Shana Fatina sebagai Direktur BOP Labuan Bajo

Arief Yahya Lantik Shana Fatina sebagai Direktur BOP Labuan Bajo

Published on

spot_img

Menteri Pariwisata Arief Yahya melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Pejabat Administrator (Eselon III), Pejabat Pengawas (Eselon IV), Direksi dan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Labuan Bajo, serta pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Pariwisata. Acara tersebut berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, pada 15 Januari 2019.

Para pejabat baru yang dilantik tersebut berdasarkan unsur 3C (character, competence, dan collaboration) yang diterapkan pada semua pejabat di lingkungan Kementerian Pariwisata, dan kinerjanya terus dievaluasi setiap enam bulan sekali. “Pejabat yang baru dilantik ini diseleksi dengan ketat agar sesuai dengan kompetensi dan tugas yang diembannya sehingga menempati posisi yang tetap atau the right man in the right place,” kata Arief Yahya.

BACA JUGA:  Dyandra Media International Catatkan Pendapatan Rp1,12 Triliun pada Kuartal III 2024

Sebelum dilantik, calon pejabat eselon II terlebih dahulu harus mengikuti penilaian yang dilakukan lembaga profesional, sedangkan calon pejabat Eselon III dan IV dilakukan seleksi melalui proses Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) yang dipimpin oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata.

Berdasarkan Presiden Nomor 32 Tahun 2018 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Flores, Nomor: B.310/Maritim/04/2018 Tanggal 11 April 2018, Arief Yahya melantik Shana Fatina sebagai direktur. Melalui pembentukan BOP Labuan Bajo, ditargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 500.000 orang pada 2019.

BACA JUGA:  Bukan di Jakarta, Lapangan Golf Terbaik Indonesia Ada di Bandung

Tuntutan pembangunan di kota Labuan Bajo sebagai pintu gerbang dan zona penyangga Taman Nasional Komodo (TNK) sangatlah mendesak. Tujuannya untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan serta penerimaan negara bukan pajak dari sektor pariwisata.

“Untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke daerah tersebut, dibutuhkan kelengkapan 3A (Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi). Untuk atraksi misalnya, rutin diadakan Festival Komodo, yang tahun ini akan berlangsung 5-10 Maret,” kata Shana.

Para pejabat yang dilantik terdiri atas satu orang yang mendapat promosi jabatan Eselon II, yakni  sebagai Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Pemasaran I Regional I, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Dessy Ruhati yang sebelumnya sebagai Kepala Bagian Manajemen Krisis Kepariwisataan; dan 31 pejabat Eselon III, dan 66 pejabat Eselon IV.

BACA JUGA:  UKM Pariwisata Go Digital

Para pejabat baru tersebut selain ada yang mendapat promosi, juga mutasi dan rotasi. Di antara pejabat Eselon III di Biro Komunikasi Publik (Komblik) dilakukan rotasi jabatan antara lain Kabag Informasi Publik Djoko Waluyo menempati posisi baru sebagai Kabag Publikasi Nusantara dan Pengelolaan Media menggantikan pejabat lama Katijah yang kini menempati posisi sebagai Kabag Informasi Publik.

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...

Dari Matcha Buah hingga Gelato Rumput Laut Ada di “JAPAN’S FOOD” EXPORT FAIR Winter 2026

Tokyo, Venuemagz.com — Mulai dari matcha rasa buah, gelato rumput laut, hingga natto dengan...

Meruorah Komodo Siapkan Paket Land Trip di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -Labuan Bajo telah lama dikenal dunia sebagai gerbang menuju keajaiban bahari...

Labuan Bajo: Perpaduan Keindahan Alam dengan Keajaiban Purba

Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, telah lama dikenal sebagai...

ASITA Sebut Market Inbound ke Indonesia Timur sedang Berkembang

Pemerintah terus menggenjot pariwisata Indonesia termasuk dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Selain...