BerandaNewsSandiaga Uno Sebut Bali Masih Sepi Wisatawan Mancanegara

Sandiaga Uno Sebut Bali Masih Sepi Wisatawan Mancanegara

Published on

spot_img

Pemerintah Indonesia telah membuka penerbangan internasional ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 14 Oktober 2021 silam. Terdapat 19 negara yang sudah diizinkan masuk ke Bali untuk menjalankan perjalanan wisata.

Meski telah dibuka pada pekan lalu, kehadiran wisatawan mancanegara ke Bali masih terpantau sepi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

“Per hari ini Bali masih terpantau sepi dari wisatawan mancanegara di penerbangan reguler,” ujar Sandiaga.

Sandiaga mengatakan banyak faktor yang menyebabkan masih sepinya wilayah Bali bagi wisatawan mancanegara. Ia menilai wisatawan mancanegara masih butuh waktu untuk menyiapkan segala dokumen yang diperlukan saat melakukan perjalanan internasional.

BACA JUGA:  Thailand Perpanjang Visa Turis Bagi Rusia, India, dan Taiwan

“Kesiapan industri juga masih terus dikoordinasikan dan saat ini kami masih menunggu jadwal penerbangan yang akan dikeluarkan maskapai internasional,” ungkap Sandiaga.

Kendati demikian, Sandiaga memastikan bahwa minat wisatawan mancanegara untuk berwisata ke Bali masih relatif tinggi. Hal ini terlihat dengan adanya permintaan penerbangan langsung (charter flight) dari Rusia dan Ukraina untuk melakukan wisata ke Pulau Dewata.

“Rusia dan Ukraina sudah mulai merencanakan kunjungannya apalagi akan ada libur musim dingin dari bulan November 2021 sampai Februari 2022,” ujar Sandiaga lagi.

BACA JUGA:  Canon dan Datascrip Turut Menyukseskan Perhelatan Asian Games 2018

Selain itu, Sandiaga, juga akan gencar mempromosikan pembukaan Bali terhadap wisatawan mancanegara melalui kerja sama dengan biro perjalanan wisata terkait. Promosi juga dilakukan melalui media serta perwakilan negara di 19 negara tersebut.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, masih terus memantau persiapan 19 negara tersebut untuk berkunjung ke Bali. Ia juga akan memastikan bahwa 19 negara terpilih tersebut dapat membuka perjalanan internasionalnya ke Bali.

BACA JUGA:  Tahun Depan, Nashville Siap Gelar IBTM Amerika

“Namun, kalau ada salah satu dari mereka belum membuka penerbangan ke kita, tidak menutup kemungkinan akan kita drop dari list 19 negara tersebut,” kata Luhut dalam keterangan persnya melalui akun YouTube Sekretariat Kabinet RI.

Luhut juga mengatakan akan melakukan evaluasi setiap minggunya untuk memitigasi dampak buruk dengan membuka pintu masuk dari 19 negara tersebut. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yakni membuka pintu pariwisata internasional secara hati-hati.

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Dorong Sustainable Fashion dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, Venuemagz.com – Mangkuluhur ARTOTEL Suites kembali berkolaborasi dengan desainer mode Indonesia, Didiet Maulana,...

Hub Strategis Jakarta: Mangkuluhur ARTOTEL Suites Satukan Bisnis, Seni, dan Kebugaran

Jakarta, Venuemagz.com — Seiring dengan evolusi industri perhotelan mewah yang kini melampaui kemewahan konvensional,...

Konser YE Live in Jakarta Perkuat Wisata Konser di Jakarta

Harga Tiket YE Live in Jakarta 2026 Mulai Rp1,875 Juta, Ini Kategori yang Sold...

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Dorong Sustainable Fashion dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, Venuemagz.com – Mangkuluhur ARTOTEL Suites kembali berkolaborasi dengan desainer mode Indonesia, Didiet Maulana,...

Hub Strategis Jakarta: Mangkuluhur ARTOTEL Suites Satukan Bisnis, Seni, dan Kebugaran

Jakarta, Venuemagz.com — Seiring dengan evolusi industri perhotelan mewah yang kini melampaui kemewahan konvensional,...