BerandaNewsSmart Tourism Menjadi Fondasi Pengembangan Smart City

Smart Tourism Menjadi Fondasi Pengembangan Smart City

Published on

spot_img

Sektor pariwisata berkaitan erat dengan pengembangan smart city (kota pintar) yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung, dan begitu pula sebaliknya. Di Indonesia, smart city dan smart tourism berjalan beriringan dan saling berkaitan, di mana dalam pengembangan pariwisata selalu mengedepankan penerapan teknologi, seperti hotel, restoran, tur operator, desa wisata, juga komunitas lokal. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman melek digital dan layanan yang modern bagi wisatawan, namun di sisi lain tetap memberikan pengalaman berwisata yang autentik.

BACA JUGA:  Berbekal ISO 9001:2015, Alcor MICE Siap Hadapi Tantangan Industri MICE

“Konsep kota cerdas telah membuka peluang bagi pariwisata untuk berkembang menjadi smart tourism,” ujar Menparekraf Sandiaga saat menjadi pembicara kunci di salah satu diskusi pleno World Cities Summit 2024, 4 Juni 2024, di Singapore Convention Exhibition, Singapura. “Karenanya dalam pengembangan kota ke depan dalam konsep smart cities harus dapat membangun spot-spot pariwisata. Bagaimana kota dapat menghadirkan kesejahteraan bagi populasinya berbekal kekuatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.”

BACA JUGA:  Rapat Koordinasi MICE Lintas Kementerian 2016

Sebuah smart city juga harus mengedepankan kreativitas. Sebab, kota cerdas juga harus tumbuh sebagai kota kreatif. Indonesia saat ini telah memiliki lima kota kreatif kelas dunia yang telah masuk dalam daftar jaringan kota kreatif UNESCO, yakni Bandung, Jakarta, Pekalongan, Ambon, dan Solo.

“Kota-kota yang ke depannya menghadapi tantangan beragam harus mampu menampilkan kreativitas dari masyarakatnya beserta seluruh pemangku kepentingan. Bagaimana kita menyiapkan kota-kota ini untuk menjadi kota-kota kreatif,” kata Sandiaga.

BACA JUGA:  Peserta IT&CMA 2017 Menambah Luas Stan yang Digunakan

World Cities Summit sendiri merupakan ajang pertemuan tiap dua tahunan bagi para pemimpin pemerintah dan pakar industri untuk mengatasi tantangan menjadi kota layak huni, berkelanjutan, dan berketahanan.

Smart tourism adalah hal yang sangat penting dalam pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan kompetitif di era digital. Namun, diperlukan penguatan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan dalam proses pembangunan smart tourism juga smart city,” kata Sandiaga.

spot_img

Destinasi Long Weekend Idul Adha 2026, Momentum Ideal untuk Incentive Trip dan Small-Scale MICE

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan ini jadi salah satu momen long weekend yang paling dinanti...

Swiss-Belhotel Sambut Libur Sekolah dengan Banjir Diskon dan Fasilitas Anak

Jakarta, Venuemagz.com - Grup manajemen perhotelan global, Swiss-Belhotel International (SBI), terus menghadirkan inisiatif baru...

Nakhoda Baru Ascott Jakarta: Wissam Aboujaoude Siap Bawa Perspektif Global dalam Pelayanan 

Jakarta, Venuemagz.com - Ascott Jakarta memperkenalkan General Manager terbarunya yang dijabat oleh Wissam Aboujaoude....

IPOS Siapkan Platform B2B Digital, Transaksi Akan Berlangsung Setiap Hari

Jakarta, Venuemagz.com -- Harry Dwi Nugraha, Pendiri IPOS (Indonesia Professional Organizer Society), mengungkapkan rencana...