BerandaNewsSmart Tourism Menjadi Fondasi Pengembangan Smart City

Smart Tourism Menjadi Fondasi Pengembangan Smart City

Published on

spot_img

Sektor pariwisata berkaitan erat dengan pengembangan smart city (kota pintar) yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung, dan begitu pula sebaliknya. Di Indonesia, smart city dan smart tourism berjalan beriringan dan saling berkaitan, di mana dalam pengembangan pariwisata selalu mengedepankan penerapan teknologi, seperti hotel, restoran, tur operator, desa wisata, juga komunitas lokal. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman melek digital dan layanan yang modern bagi wisatawan, namun di sisi lain tetap memberikan pengalaman berwisata yang autentik.

BACA JUGA:  Penerbangan Internasional di Bali Kembali Dibuka Pada 14 Oktober 2021

“Konsep kota cerdas telah membuka peluang bagi pariwisata untuk berkembang menjadi smart tourism,” ujar Menparekraf Sandiaga saat menjadi pembicara kunci di salah satu diskusi pleno World Cities Summit 2024, 4 Juni 2024, di Singapore Convention Exhibition, Singapura. “Karenanya dalam pengembangan kota ke depan dalam konsep smart cities harus dapat membangun spot-spot pariwisata. Bagaimana kota dapat menghadirkan kesejahteraan bagi populasinya berbekal kekuatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.”

BACA JUGA:  Tiga Kompetensi Wajib SDM MICE

Sebuah smart city juga harus mengedepankan kreativitas. Sebab, kota cerdas juga harus tumbuh sebagai kota kreatif. Indonesia saat ini telah memiliki lima kota kreatif kelas dunia yang telah masuk dalam daftar jaringan kota kreatif UNESCO, yakni Bandung, Jakarta, Pekalongan, Ambon, dan Solo.

“Kota-kota yang ke depannya menghadapi tantangan beragam harus mampu menampilkan kreativitas dari masyarakatnya beserta seluruh pemangku kepentingan. Bagaimana kita menyiapkan kota-kota ini untuk menjadi kota-kota kreatif,” kata Sandiaga.

BACA JUGA:  Royal Enfield Gelar Sesi Safety Riding

World Cities Summit sendiri merupakan ajang pertemuan tiap dua tahunan bagi para pemimpin pemerintah dan pakar industri untuk mengatasi tantangan menjadi kota layak huni, berkelanjutan, dan berketahanan.

“Smart tourism adalah hal yang sangat penting dalam pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan kompetitif di era digital. Namun, diperlukan penguatan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan dalam proses pembangunan smart tourism juga smart city,” kata Sandiaga.

Lampaui Target, TEI 2026 Catatkan Potensi Transaksi US$ 22,94 Miliar dan 45.287 Pengunjung

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com - Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 telah sukses digelar dan resmi...

Eastern Indo Collective Promosikan Pesona Indonesia Timur Lewat Festival Musik di Korea Selatan 

Sleman, Venuemagz.com - Gelombang energi dan denyut budaya Indonesia Timur siap mengguncang panggung musik...

Archipelago Hotels Perluas Jaringan di Semarang Lewat Kehadiran fave+ Hotel Banyumanik

Semarang, Venuemagz.com – Archipelago Hotels terus memperkuat ekspansinya di Jawa Tengah melalui pembukaan fave+...

IIMS Garage Balikpapan 2026 Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif Kalimantan

Balikpapan, Venuemagz.com – Dyandra Promosindo kembali menggelar IIMS Garage Balikpapan 2026 pada 21-25 Oktober...