Lima Destinasi Super Prioritas Dipercepat Pembangunannya

Tuesday, 10 September 19 0 Comments   Harry Purnama
Destinasi Super Prioritas

Kementerian Pariwisata menggelar rapat kerja nasional (rakornas) III pada 10-11 September 2019 di Swissotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Rakornas kali ini khusus membahas mengenai pengembangan lima destinasi super prioritas, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Kelima daerah tersebut sedang didorong pengembangan infrastrukturnya untuk kemudian dipromosikan secara masif.

“Infrastruktur di lima destinasi super prioritas harus tuntas pada tahun 2020. Ini adalah arahan Pak Presiden,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Pada rakornas kali ini juga membahas mengenai dukungan aksesibilitas dan konektivitas serta pembahasan mengenai Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika.

Peningkatan daya saing SDM, masyarakat, dan industri pariwisata pun akan didiskusikan pada rakornas ini. Diharapkan hasilnya berupa rencana aksi kegiatan dan penganggaran peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing industri.

Hingga saat ini, Kementerian Pariwisata bersama berbagai instansi terkait mulai menjalankan instruksi Presiden Jokowi terkait pengembangan lima destinasi super prioritas tersebut. Adapun progres yang telah dicapai adalah berdirinya The Kaldera Toba Nomadic Escape di lahan zona otorita kabupaten Toba Samosir yang nantinya pada 10 Oktober 2019, juga akan berlangsung groundbreaking glamping di area yang sama.

Sementara itu, untuk mendorong perkembangan wisata di Borobudur, pemerintah telah membangun Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. Hingga Oktober 2019, bandara baru ini telah melayani 66 penerbangan dengan kapasitas bandara mencapai tiga juta penumpang.

Adapun untuk di Mandalika, proses pengukuran topografi dan konstruksi untuk pembangunan sirkuit Moto GP akan dimulai pada Oktober 2019, dan ditargetkan selesai pada tahun 2020. Di Labuan Bajo juga sedang mencapai tahap finalisasi pembangunan hotel, marina, area komersial, dan pelabuhan feri.

Sementara itu, pada Oktober 2019, pemerintah menargetkan percepatan penetapan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai KEK Pariwisata Likupang yang telah disepakati pada 27 Agustus 2019.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kelima destinasi super prioritas tersebut, pemerintah telah memberi anggaran sekitar Ro6,5 triliun, dengan rincian Rp2,2 triliun untuk Danau Toba, Rp2,1 triliun untuk Borobudur, Rp6,3 triliun untuk Labuan Bajo, dan Rp1,9 triliun untuk Mandalika.