BerandaTourism in BriefBekas Pertambangan Ombilin Jadi Situs Warisan Dunia

Bekas Pertambangan Ombilin Jadi Situs Warisan Dunia

Published on

spot_img

Diakuinya bekas lokasi pertambangan Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat, sebagai warisan dunia kategori budaya oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB atau UNESCO diharapkan mampu memikat investor dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Selamat, Ombilin di Sawahlunto sudah ditetapkan salah satu warisan budaya oleh UNESCO,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Arief mengatakan, jika sudah mendapatkan status dari UNESCO maka akan sangat mudah untuk menjual dan memasarkan Ombilin di Sawahlunto sebagai destinasi wisata.

BACA JUGA:  Acara Jadi Kendaraan Banyuwangi Bujuk Investor Bertandang

“Status itu sangat penting. Karena akan mempermudah untuk menarik investor, juga menarik wisatawan datang,” katanya.

Menpar Arief dalam framework pengembangan destinasi akan selalu menggunakan konsep 3A, (Atraksi, Akses, dan Amenitas). Dan jika ingin menjadi pemain global maka harus menggunakan global standar.

Standar global yang dimaksud diwujudkan dalam bentuk membangun bandara internasional di banyak tempat. Sementara dari sisi amenitas, ditandai dengan makin banyak dikembangkan hotel-hotel bintang 5 yang berkelas dunia di berbagai destinasi.

BACA JUGA:  Lomba Foto ‘Pesona Mudik 2019’ Berhadiah Rp300 Juta

“Ketiga adalah atraksi yang juga harus berkelas dunia. Di banyak tempat di dunia, UGG itu selalu memberi dampak yang signifikan terhadap wisatawan. Branding-nya langsung mendunia karena diakui oleh UNESCO,” kata Arief.

Ombilin menambah koleksi Indonesia yang saat ini memiliki empat warisan dunia kategori alam yakni Taman Nasional Komodo (1991), Taman Nasional Lorentz (1999), Hutan Tropis Sumatera (2004), dan Taman Nasional Ujung Kulon (1991).

BACA JUGA:  Kolaborasi Kementerian Perhubungan dan Pariwisata

Selain itu, Indonesia sudah punya empat warisan dunia kategori budaya, yaitu Candi Borobudur (1991), Candi Prambanan (1991), Situs Sangiran (1996), dan sistem Subak di Bali (2012).

spot_img

Pameran Wedding Marriott Bonvoy Tawarkan Hadiah Utama Rp500 Juta

Jakarta, Venuemagz.com - Weddings by Marriott Bonvoy: Indonesia Showcase 2026 akan kembali hadir di...

Nawana by Alana Menjadi Brand Terbaru dari Archipelago International

Jakarta, Venuemagz.com -- Archipelago International pada 10 April 2026 memperkenalkan brand baru sekaligus hotel...

Pasar MICE Melemah, Hotel Mulai Fokus ke Paket Staycation

Jakarta, Venuemagz.com - Pemerintah Indonesia terus melakukan efisiensi anggaran pada tahun ini guna menjaga...

Kemitraan Strategis Perdana antara Singapore Tourism Board dengan Ciputra Group

Surabaya, Venuemagz.com— Singapore Tourism Board (STB) dan Ciputra Group mengumumkan kemitraan strategis selama satu...